Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 129


__ADS_3

"Bidadari"


"Bidadari"


Ayumi mendengar seseorang memanggil. Ayumi tahu siapa seseorang yang biasa memanggilnya bidadari siapa lagi kalau bukan Danilo.


Danilo merasa ngos-ngosan. Karena harus mengejar Ayumi yang tidak berhenti saat dirinya memanggil.


"Hah..hah..hah" Danilo memegang dadanya.


"Bidadari" panggil Danilo lagi.


Ayumi berhenti melangkah. Namun, ia tidak menoleh ke belakang.


Danilo merasa lega karena, Ayumi mau berhenti. Danilo melangkah menghampiri Ayumi.


"Huft, akhirnya kau berhenti juga" kata Danilo. Ayumi menoleh saat Danilo sudah ada di sampingnya.


"Ada apa?" Tanya Ayumi.


"Kau kemana saja? Kenapa baru kelihatan di kampus?"


Ayumi tersenyum ia menatap Danilo. "Ayumi menemani kak Rey, sekarang dia kembali ke dunia balap lagi" kata Ayumi.


"Wow.. really??" Tanya Danilo.


Ayumi menganggukan kepalanya.


"Ayo, kita ke kantin, gue traktir makan" ajak Danilo.


Ayumi ingin menolak, namun Danilo memaksa kali ini. Dan Ayumi mengiyakan menerima tawaran Danilo.


Ayumi melupakan Daniel yang masih menunggu di parkiran. Ia sudah mengatakan jika tidak akan lama. Namun kenyataannya Ayumi dan Danilo sedang menikmati makan siang bersama, hingga melupakan bodyguard nya.


"Oh My. Kak Daniel" gumam Ayumi yang baru ingat dengan bodyguard sekaligus sopirnya.


"Kenapa dengan kak Daniel"


"Ayumi, tadi hanya bilang sebentar" kata Ayumi. "Kenapa tidak di hubungi saja. suruh dia pulang dan Kau akan gue antar pulang nanti " saran Danilo.


Ayumi menolak kerasa atas tawaran Danilo yang akan mengantarnya pulang. "Big no" ucap Ayumi singkat. "Sorry Ayumi pulang duluan"


Setelah menghabiskan makanan nya. Ayumi ingin pulang. karena, ia tidak mau bodyguardnya menunggu terlalu lama dan Daniel menyusul Ayumi.


"Danilo makasih karena sudah mengajak Ayumi makan" kata Ayumi lagi.


Danilo sedikit kecewa karena Ayumi harus pergi. Tapi Danilo sedikit mengerti untuk mengijinkan Ayumi untuk pergi.


"Tidak Ayumi, gue yang harusnya berterimakasih. Karena kau, akhirnya mau di ajak gue" tutur Danilo.

__ADS_1


"Baiklah, Ayumi pergi dulu, bye" seru Ayumi.


Ayumi melangkah meninggalkan Danilo yang masih menatap kepergian Ayumi


"Ayumi tunggu" teriak seseorang yang memanggil Ayumi.


Ayumi berhenti karena dia tahu siapa pemilik suara itu. "Iya Jessi ada apa?" Tanya Ayumi.


"Bisa kita bicara sebentar"


"Tapi Jess, Ayumi sudah di tunggu Kak Daniel di parkiran" tutur Ayumi.


"Jessi sudah tahu, jika Rey itu kak Garrett" ucap Jessica to the poin.


Ayumi sudah menduga. Jika, Jessica pasti akan tahu siapa Rey. Dan itu pasti dari kakak nya Willi.


"Lalu" kata Ayumi yang belum menatap Jessica yang ada di belakang Ayumi.


"Bisakah kau memberikan kak Garrett untuk Jessi, Karena Jessi sangat mencintai nya. dia pantas untuk ku bukan dengan mu"


Deg


Ayumi membalikkan badannya. "Apa maksudmu Jess? Itu tidak mungkin. kak Rey suami Ayumi" ucap Ayumi yang nampak tidak suka dengan maksud Jessica.


Jessica tertawa, hingga membuat sekitar terkejut mendengar suara Jessica yang tertawa. Danilo yang masih di tempat duduk melihat interaksi antara Ayumi dan Jessica yang nampak sedang berseteru.


Namun tangan Danilo di cengah oleh seseorang. "Baby, kau mau keman?" Tanya Selena. Yang melihat Danilo yang hendak melerai mereka berdua.


"Lepas" tegas Danilo menepis tangan Selena. Yang melarang dirinya untuk mendekati sahabatnya itu.


🍃🍃🍃


"Ayumi.. Ayumi." Ucap Jessica. Ia berjalan dan mengitari Ayumi. Ia menatap Ayumi dari atas sampai bawah.


"Jika dia suami mu, pasti pernikahan kalian akan tercatat bukan" tanya Jessica dengan meremehkan Ayumi.


"Bukannya kau sudah tahu jika dulu Ayumi menikah sec"


"Siri?" Kata Jessica singkat. Ia tersenyum kecut.


"Bisa saja kau bohong Ayumi. agar kau bisa merebut kak Garrett dari ku" teriak Jessica.


"Oh my Jess, kenapa kau berbicara seperti itu, kak Rey memang benar suami Ayumi" tutur Ayumi yang masih sabar menghadapi mantan Sahabatnya.


"Ck, Dasar ******" ketus Jessica sinis.


"Jessica, dia bukan ******, apa yang di katakan Ayumi memang benar " sahut Danilo yang bisa lolos dari Selena.


"Jess, maaf gue tidak bisa mencegah Danilo untuk pergi" lirih Selena. "Dasar Bodoh" bentak Jessica kepada Selena.

__ADS_1


"Ayo kita pergi dari sini" ajak Danilo untuk membawa Ayumi pergi dari mantan sahabat nya itu. Dengan mengulurkan tangan nya untuk Ayumi.


"Ahhhh" Ayumi berteriak karena rambut panjang Ayumi di tarik oleh Jessica dengan kuat.


"Stop it" kata Danilo. Saat menoleh melihat Ayumi yang di tarik rambut oleh Jessica. dengan tangannya memegang tangan Jessica untuk menjauh kan tangannya dari rambut Ayumi.


"Tidak akan, sebelum wanita ****** ini menyerahkan suaminya untuk Jessi" kata Jessica.


"Kau sudah gila Jess" kata Ayumi yang memegang tangan Jessica yang masih menarik rambut Ayumi. Agar terlepas. Namun, Ayumi berusaha tenang menghadapi Jessica.


"Lepas kan dia" suara Bariton mengejutkan mereka dari depan.


Karena terlalu lama Ayumi di dalam kampus. Daniel memutuskan untuk pergi masuk ke dalam mencari Ayumi. Namun, ia malah melihat jika. Ayumi sedang berseteru dengan mantan sahabat nya.


"Kau jangan pernah ikut campur urusan Jessi dengan wanita ****** ini. kau hanya bodyguard nya saja. jangan- jangan dia juga simpanan mu" Jessica tersenyum miring.


"Jaga ucapan anda nona Muller. Jika tidak ingin perusahaan Dady anda "


Jessica melepaskan rambut Ayumi. Karena ia sadar ini akan mempengaruhi perusahaan Dady.


"Shiittt" umpat kesal Jessica. ia mulai melepaskan tangan dari rambut Ayumi.


"Masalah kita belum selesai Ayumi" bisik Jessica.


Ia pergi dari hadapan Ayumi, Danilo dan Daniel. tidak lupa menarik tangan selena untuk ikut pergi dari mereka.


"Nona, anda baik-baik saja?" tanya Daniel. ia merasa kecolongan karena Ayumi di aniaya oleh Jessica.


"Are you ok?" tanya Danilo.


Ayumi merapikan rambut. "Ayumi tidak apa-apa, makasih sudah membantu Ayumi. dan kak Daniel maaf ayo kita pulang", tutur Ayumi.


Sampai di dalam mobil suasana terasa sunyi, Karena tidak ada percakapan apa Apun. hingga akhirnya, Daniel memberanikan diri untuk memulai.


"Nona, apa ada tempat yang ingin anda datangi?"


"Tidak ada kak, Ayumi ingin pulang ke apartemen" kata Ayumi.


"Kak" tanya Ayumi.


"Iya nona" jawab Daniel.


Ayumi menghela napas panjang. "Apa kak Daniel bisa tidak menceritakan kejadian tadi di kampus?"


"Tapi nona?"


"Please"Ayumi memohon kepada bodyguard nya untuk tidak menceritakan tentang kejadian tadi ke keluarga besar Sander terutama Rey sang suami. yang kini sedang ikut pertandingan. Jika masalah ini sampai terdengar ke telinga Rey. Dia tidak akan bisa fokus untuk pertandingan. maka dari itu Ayumi berpikir untuk tidak memberi tahu kan nya.


Ayumi berpikir ini hanya masalah kecil, tidak begitu terlalu besar, jadi dia tidak perlu memberitahu keluarga nya termasuk Rey sekaligus. Tapi, Ayumi salah tanpa Daniel memberitahu kan ada seseorang yang sudah melapor ke Tn. Dominik. Ayumi lupa jika Tn Dominik memerintahkan seseorang di Kampus Ayumi untuk melindungi Ayumi dari jauh.

__ADS_1


__ADS_2