
Hari ini Ayumi mulai masuk kuliah lagi, setelah dua hari paskah Jesicca menamparnya. Seperti biasa Nick yang akan mengantar dan menemani Ayumi.
Selama di perjalanan pulang Ayumi hanya diam saja raut wajahnya begitu sedih tidak seperti biasanya yang selalu berceloteh seperti anak kecil. Dan Nick tahu itu, karena Ayumi tadi sempat bersitegang dengan Jessica kembali, beruntung Nick seharian ini Nick menemaninya di kampus.
"Ayumi, kakak tahu jika saat ini kamu sedang sedih, tapi lupa kan lah itu buat apa kau bersedih dan takut karena Jessica, ada kakak yang akan menjagamu",
"Terimakasih kak, karena kakak selalu ada buat Ayumi saat ini", seru Ayumi memeluk lengan Nick yang sedang mengemudikan mobilnya. Dan Nick mengacak-acak rambut Ayumi.
"Itu sudah tanggung jawabku dan sudah berjanji kepada Rey jika kakak kan selalu melindungi dan menjaga kamu" kata Nick. Namun Ayumi malah sedih mengingat Rey. "Jangan sedih, sekarang kau sudah memiliki Garrett dan kakak bisa melihat jika dia sangat mencintaimu"
"Ayumi tidak sedih, kakak benar sekarang masa depan Ayumi sudah ada kak Garrett yang akan membahagiakan Ayumi" Ayumi tersenyum meski terpaksa ia hanya bisa menutupi sedihnya dengan tersenyum.
"Kapan kamu libur semester? Kakak akan mengajak mu ke Paris, kebetulan akan ada acara empat tahun peringatan kepergian Rey, kau harus datang sebagai istri Rey"
"Dua bulan lagi, baiklah kak, Ayumi sebagai istri yang baik akan hadir di acara penting itu" dan Ayumi kembali diam.
Kak! tidak terasa kak Rey meninggalkan Ayumi sudah hampir empat tahun lamanya dan kak Rey kembali menjelma menjadi kak Garrett yang mirip kak Rey, tidak hanya fisik, tapi seluruh yang kak Rey miliki ada padanya, itu membuat Ayumi merasa bahagia karena bisa merasakan kembali kehadiranmu
Batin Ayumi menolog.
Ayumi tidak menyadari jika Mobil Nick melaju ke arah Bandar Udara Internasional Sheremetyevo Alexander S. Pushkin. Sesampainya di parkiran Ayumi baru sadar jika ia berada di parkiran bandara.
"Kak, kenapa kita ada disini, bukannya kita akan kerumah Sakit" tanya Ayumi yang masih binggung. Setahu Ayumi hari ini ia hanya akan ke rumah sakit untuk terapi.
"Sebentar, kakak ingin menjemput seseorang, apa kau ingin ikut turun" tanya Nick kepada Ayumi.
"Tidak kak, Ayumi di mobil saja", ucap Ayumi menolak tawaran Nick.
"Baiklah, kakak tidak akan memaksa, kakak tidak akan lama hanya sebentar" seru Nick ia mengacak-acak rambut Ayumi.
Ayumi merasa kesal karena suka sekali mengacak-acak rambutnya. "Gak kak Nick, gak kak Garrett,suka sekali mengacak rambut Ayumi" Ayumi mendengus kesal. Namun pelakunya hanya tertawa melihat tingkah Ayumi.
Nick meninggalkan Ayumi sendirian di dalam mobil. Sedangkan Ayumi membuka laptopnya ia melanjutkan tugas yang belum selesai ia kerjakan.
Nick sudah menunggu di pintu kedatangan. Dari kejauhan Nick melihat kedatangan seseorang yang ia tunggu yang baru saja tiba. Nick melambaikan tangannya.
"Selamat datang di Moskow" kata Nick. Menyambut kedatangan nya dengan memeluk sebentar.
__ADS_1
"Terimakasih, kau sudah mau menjemput ku, kau sendirian" tanya nya ia tidak melihat siapapun hanya ada Nick yang menunggunya.
"Tidak, ayo kita pulang, kasian gadis nakal sendirian di mobil" ajak Nick kepada Garrett yang baru saja tiba di Moskow. Ia akan memberikan kejutan kepada Ayumi karena kedatangan nya tidak memberitahukan nya. Apa lagi jika ia datang lebih cepat dari janjinya dulu.
"Dia pasti senang kau datang"
Berbeda dengan Ayumi yang tampak sibuk dengan laptopnya, namun ada seseorang yang mengganggunya yang ingin berkenalan dengan Ayumi, melihat Ayumi yang sendirian di dalam mobil, ia pikir jika gadis yang ada di dalam mobil butuh teman maka ia mendekati Ayumi.
Tok..tok..
Seseorang mengetuk kaca mobilnya. Ayumi menurunkan sedikit kaca jendelanya. Ia menoleh dan melihat seseorang laki-laki yang berdiri di samping mobilnya.
"Ada apa" kata Ayumi.
"Boleh aku temani gadis cantik, aku tidak sengaja jika teman mu meninggalkan mu sendirian di dalam mobil, makanya aku menawarkan mu" ucap laki-laki itu.
"Terimakasih atas tawaran nya, tapi maaf kak, aku sibuk jadi tidak butuh teman" kata Ayumi dingin.
"Ayo lah gadis cantik" bujuk nya lagi.
Namun Ayumi tidak menggubris ia kembali menutup kaca mobilnya. Namun tetap saja laki-laki ini terus menganggu Ayumi. Membuat Ayumi merasa kesal.
Ayumi kembali menurunkan kaca jendela mobilnya "sudah berapa kali,jika saya tidak mau di ganggu, sudah sana pergi", Teriak Ayumi merasa kesal tanpa menoleh ke samping karena ia masih fokus pada Laptopnya.
"Baby! Kau mengusirku" seru Garrett. Ayumi merasa terkejut mendengar suara seseorang yang tidak asing. Ia menoleh dan benar saja jika yang ia dengar kekasihnya.
"Ahhh sayang kau datang" teriak Ayumi. "Iya aku datang tapi sepertinya gadis ini tidak membutuhkan ku, sia-sia aku datang kesini" pura-pura sedih. Ia yang hendak membalikkan badannya namun dengan segera Ayumi keluar dari mobil dan memeluk tubuh Garrett dari belakang.
"Jangan pergi" keluh Ayumi ia nampak meneteskan air matanya.
Nick yang menjadi penonton ke uwuhan mereka berdua hanya bisa menggelengkan kepalanya saja. dan ia memilih masuk ke dalam mobil, karena tidak ingin mengngaggu acara kedua sejoli yang sedang saling merindukan itu.
Garrett tersenyum dan membalikkan badannya menghadap Ayumi. "Air matamu sangat berharga kenapa menangis Honey" kata Garrett menghapus air mata Ayumi.
"Maaf" Ayumi menundukkan kepalanya. "Habis sayang mau pergi" keluh Ayumi. "Jangan pernah tinggalkan Ayumi" gumam Ayumi mendongakkan kepalanya.
"Itu tidak akan baby, aku tidak akan pernah meninggalkan mu" ucap Garrett menatap lekat wajah Ayumi dengan menempelkan keningnya ke kening Ayumi dan tangan nya memeluk tubuh Ayumi hingga menempel tubuhnya.
__ADS_1
"Aku mencintaimu" Garrett mencium bibir Ayumi, Nick yang melihat nya ia malah mengumpat.
"Dasar tidak tahu tempat, tidak lihat apa masih ada orang jomblo disini" cibir Nick. Membuat mereka berdua tertawa karena ia bisa melupakan keberadaan Nick di sekitarnya.
"Makanya cari pacar kak" Nick merasa jengah selalu saja di ejek untuk mencari pacar.
"Apa kalian akan berdiri terus di luar", teriak Nick.
"Ok, kita masuk" kata Ayumi. "Ayo sayang, nanti ada yang marah-marah karena menunggu kita" katanya lagi.
Garrett membantu Ayumi masuk ke dalam mobil, mereka berdua memilih duduk di belakang dan Nick yang menjadi sopirnya.
"Ck, aku seperti sopir mereka saja" keluh Nick.
"Nah kak Nick kan memang sopir Ayumi" kata Ayumi mengingatkan Nick.
"Kakak lupa, tapi kan bukan seperti ini"
"Sudah ah, cepat jalan pak supir" kata Ayumi tertawa,
"Baiklah, Tuan dan Nona kita akan kemana" kata Nick dengan gayanya seperti sopir.
"Kita kerumah sakit pak"
"Kalian berdua ada-ada saja iya" seru Garrett melihat tingkah Ayumi dan Nick.
Setelah mendapat kejutan akan kedatangan Garrett, kebetulan Ayumi akan terapi dan membuat Garrett merasa senang karena bisa menemani kekasihnya untuk memberikan support kepada nya.
Kini Ayumi sudah di tempat terapi dan Garrett dan Nick melihat begitu semangat nya Ayumi untuk bisa berjalan kembali. Dan benar saja tanpa kendala seperti biasa Ayumi begitu lancar hari ini membuat petugas yang membantu Ayumi mengacungkan jempol nya.
"Semangat nona begitu besar, sehingga nona tidak perlu memakai kursi roda lagi mulai hari ini"
Membuat Ayumi berkaca-kaca akan penjelasan dari petugas nya. Garrett memeluk Ayumi dan mereka menangis bersama.
"Kamu hebat baby, bisa secepat ini bisa sembuh" kata Garrett. "Iya, ini juga berkat dukungan, support dari mu sayang dan kak Nick juga "
"Selamat Ayumi" ucap Nick. "Tn. Dominik dan nona Karina pasti akan senang mendengar kabar ini"
__ADS_1
"Iya kak, tapi apa boleh Ayumi meminta bantuan kalian berdua untuk memberitahu kan kabar baik ini dengan memberikan mereka kejutan"
"Baiklah Tuan Putri"