Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 78


__ADS_3

Setelah selesai memberikan kabar tentang Ayumi, Garrett memberitahu pihak hotel untuk menunda mengantar makanan yang tadi ia pesan ke kamarnya untuk Ayumi dan dirinya saat melihat Ayumi tertidur.


Garrett lebih memilih membersihkan badannya terlebih dahulu. Dan Garrett tidak memakai baju ia hanya memakai celana pendek dan ikuy naik ke atas ranjang dimana Ayumi nampak tertidur dengan sangat tenang. Garrett ikut tertidur di samping Ayumi dan menarik wanitanya kedalam pelukannya.


Merasa nyaman saat mencium harum tubuh Garrett, Ayumi mencari posisi ternyaman ketika dalam dekapannya. Menyadari pergerakan Ayumi saat mengusel-usel ke dadanya. Garrett tersenyum dan mencium pucuk kepala Ayumi..


"Aku mencintaimu, selamat beristirahat" bisik Garrett.


"Hmm Ayumi juga" jawab Ayumi. Ternyata wanitanya belum sepenuhnya tidur.


"Tidurlah baby, aku akan menemani mu tidur"


Ayumi bisa merasakan jika kau itu Rey


Batin Ayumi dan kembali memejamkan matanya.


Mereka berdua tidur dengan saling berpelukan. Hingga Garrett membuka matanya terlebih dahulu, Acapkali mengingatkan sesuatu jika mereka belum makan. Namun ia tidak ingin membangun kan Ayumi untuk saat ini. Ia hanya menatap wajah cantik nya yang begitu tenang jika di tatap tidak akan pernah bosan.


Karena wajah cantik ini lah yang sudah menggetarkan hatinya yang selama ini tertutup untuk semua wanita yang mendekatinya. Namun hanya Ayumi lah hatinya bergejolak untuk jatuh cinta pada pandangan pertama.


Tuhan hanya satu yang aku pinta, semoga wanita yang ada di depan ku selalu ada di sisiku seperti saat ini, ketika aku bangun tidur dan membuka mata hanya wajah cantik dia yang pertama aku lihat.


Batin Garrett. Ia masih setia menatap Ayumi yang tengah tertidur.


Namun Garrett terganggu dengan ketukan pintu terus menerus mengetuk pintu kamar hotel yang Garrett tempati.


Garrett mendesah kasar karena ia yang sedang menikmati wajah cantik Ayumi merasa terganggu.


Garrett menyingkirkan tangan Ayumi yang memeluk dirinya dengan sangat hati-hati agar wanitanya tidak terbangun. Ia turun dari ranjang dengan sangat pelan dan berjalan menuju pintu kamar dan membukanya.


Seorang waiter mengantar makanan yang sudah di pesan Garrett sebelumnya. Dan Garrett mempersilahkan masuk untuk mengantar makanan mereka kedalam.


Setelah selesai Garrett mengucapkan terima kasih. Pria bule ini kembali ke ranjang dan membangunkan kekasihnya.


"Baby, bangunlah makanan kita sudah datang" bisik Garrett kepada Ayumi. Namun Ayumi tetap tidak mau membuka matanya.

__ADS_1


Garrett mencium bibir Ayumi agar wanitanya mau bangun dan benar saja, Ayumi merasakan bibir nya basah dan ******* yang lembut ia rasakan. Ayumi membuka matanya, ia tersenyum melihat cara Garrett membangunkan nya.


Namun Ayumi malah menikmat ciumannya, dan ia mengalungkan tangannya ke leher. Garrett menyudahi ciuman nya namun tangan Ayumi tidak mau lepas.


"Baby, kau harus makan ok, aku tidak mau nanti kena hukuman Deduska karena cucu kesayangannya kelaparan"


"Gendong" jawab Ayumi manja. Garrett dengan senang hati menggendong Ayumi.


"Baiklah gadis manja, aku akan mengendong mu"


Ayumi tertawa karena ia merasa geli bersikap manja kepada Garrett.


Ayumi merasa senang karena menu makanan yang ada di hadapannya semua makanan favorit Ayumi.


"Makanlah sayang, aku pesan semua makanan favorit kamu" kata Garrett. Ayumi mengangguk. "Terimakasih Sayang" jawab Ayumi.


Setelah makan bersama mereka berdua banyak bercanda gurau, bercerita tentang kehidupan mereka jika sedang tidak bersama hingga tidak terasa malam tiba.


Ayumi yang akan pulang ke apartemen terjebak badai salju hingga tidak bisa pulang dan ia memutuskan untuk tetap berada di hotel.


"Ayumi tidak masalah jika tidak pulang asal bersama mu" gombal Ayumi seraya tertawa "Deduska dan Aunty pasti tidak akan merasa cemas jika bersama mu"


"Tapi bagaimana jika aku berbuat jahat kepada mu" Garrett mencondongkan tubuhnya ke hadapan Ayumi. Membuat Ayumi sedikit memundurkan tubuhnya. Nampak Ayumi terlihat sedikit pucat karena merasa ketakutan saat wajah Garrett begitu dekat hingga Ayumi berada di bawah Kungkungannya.


"Kak Nick" teriak Ayumi menangis memanggil Nick. Hingga akhirnya Garrett tidak kuasa menahan tawanya. Garrett tertawa hingga sudat mata nya mengeluarkan air mata.


Ayumi memukul-mukul dada bidang kekasihnya itu, "sayang jahat", teriak Ayumi. Ia mendorong tubuh Garrett untuk menjauh. Namun Garrett tidak bergeming.


Garrett masih tertawa dengan puas karena ia berhasil menggoda Ayumi hingga ketakutan


"Aku tidak mungkin berbuat jahat kepadamu baby, dan aku tidak ingin merusak dirimu sebelum kita menikah nanti" tegas Garrett dengan menekan kata tidak ingin merusak Ayumi sebelum mereka menikah.


Ayumi masih merasa ketakutan ia menatap mata Garrett tidak ada kebohongan di matanya. "Apa kau ingin aku merusak mu sekarang dan kita nanti akan segera menikah bagaimana" dengan tatapan serius.


"No", Teriak Ayumi seraya menggelangkan kepalanya. Ia berhasil mendorong tubuh kekasihnya dari hadapannya dan Ayumi pergi masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan badannya. Namun ia binggung Setelah selesai membersihkan badannya, karena ia tidak membawa baju. Ayumi keluar kamar mandi dengan menggunakan kaos milik Garrett yang nampak kebesaran di tubuhnya.

__ADS_1


"Sayang aku pinjam baju mu, karena tidak membawa baju ku" ucap Ayumi yang baru saja keluar dari kamar mandi.


Membuat Garrett menelan ludahnya melihat Ayumi yang memakai kaos miliknya. Nampak terlihat paha mulus Ayumi. Membuat yang di bawah sana meronta-ronta.


"Shiitt" umpat Garrett.


Jika setiap hari melihat seperti ini aku tidak bisa menahan diri.


Batin Garrett.


Garrett juga pria normal namun ia tidak ingin merusak wanitanya.


Garrett menggangguk. "Kau tampak seksi baby, jika setiap hari melihat pemandangan seperti itu, aku ingin segera menikah dengan mu karena aku ingin melahap mu setiap hari " kata Garrett.


Ayumi mendekati Garrett dan ia naik ke ranjang nya. Ayumi baru melihat jika tubuh kekasihnya itu begitu atletis dan karena Garrett saat ini tidak memakai baju.


Ayumi tertegun saat melihat sesuatu yang ada di tubuh Garrett.


Deg


Itu tidak mungkin, banyak orang yang memiliki nya


Batin Ayumi sendu.


Karena tidak ingin membuat curiga, Ayumi pamit jika ia ingin tertidur terlebih dulu.


"Sayang, Ayumi ingin tidur" dengan suara yang sedikit bergetar, lebih baik ia tidur untuk menutupi air matanya agar tidak menetes di depan Garrett.


"Ayo kita tidur, besok aku harus take off besok pagi, untuk kembali"


Ayumi tidak menjawab ia memalingkan wajahnya kesamping dan menutup wajahnya dengan selimut.


Garrett melihat Ayumi yang merasa aneh malam ini. Ia malah tidak ingin menatap wajah Garrett memilih untuk pergi tidur.


Garrett menghela napas panjang, ia harus extra sabar menghadapi wanita kecilnya itu.

__ADS_1


__ADS_2