Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 141


__ADS_3

Mendapatkan ciuman dari pria yang baru saja menyatakan cintanya. Meski hanya mencium keningnya membuat Karina merasa malu Karena di depan umum.


Karina memukul dada Sean.


Bugh


"Kau berani sekali iya, mencium ku" kesal Karina.


"Kenapa memangnya? Kau kan sudah menerima ku" seru Sean.


"Bukan berarti seenaknya kau menciumiku di depan umum seperti ini Sean." Tegas Karina.


Membuat Sean tersenyum geli. "Oh, jadi kau ingin aku cium di tempat sepi. Ayo kita ke kamar mu"


"Sean" teriak Karina saat Sean sudah mengulurkan tangannya untuk pergi dari pesta itu.


"Yes, baby"


Karina menghentak-hentakan kakinya dan menepiskan tangan Sean dan ia pergi begitu saja.


"Dasar pria mesum, bisa bisa nya di kasih jantung mintanya hati" gerutu Karina.


Irina yang melihat kekesalan Karina dan pergi begitu saja. Ia meminta ijin ke pada Nick untuk menemani Karina.


"Nicko, ijinkan aku untuk menemani Nona Karina. Sepertinya dia kesal kepada Sean" kata Irina menunjuk ke arah Karina.


"Baiklah honey, jika ada apa-apa kau panggil aku saja" ucap Nick mengecup bibir Irina sekilas sebelum kekasihnya itu menyusul Karina.


Tom dan Lucas siap-siap untuk meledek Sean.


"Wow. Lihat sekarang sahabat kita bapak lawyer yang satu ini sudah tidak menyandang status jomblo lagi bro" Ucap Tom kepada Lucas.


Sean hanya tersenyum. Ia tidak peduli jika para Sahabat lucknut nya itu membully.


Tn. Dominik menepuk bahu Sean. Sebagai tanda jika, ia seorang pria yang gantlman. Sean hanya tersenyum dan mengatakan Terimakasih. Karena sudah mengijinkan untuk dekat dengan putri keluarga Sander.


Rey melihat Ayumi yang nampak gelisah saat duduk.


"Baby kau kenapa? Apa kau bosen? Ayo kita turun dan menyapa para tamu undangan yang sudah hadir."


"Iya sayang aku bosan. Tapi habis ini kita makan iya." Kata Ayumi seraya mengelus perutnya yang rata.

__ADS_1


"Baby, ayo kita turun" ajak Rey mengandeng Ayumi untuk bertegur sapa dengan para koleganya.


Mami Arum yang bersama Bulan dan Saka yang duduk satu meja. Melihat Ayumi dan Rey turun.


"Mami, mau ke Rey sama Ayumi dulu" pamit kepada saka dan Bulan.


"Iya tante"


"Iya mami"


Mami Arum bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri putra dan menantunya.


"Garrett" sapa seseorang yang baru datang. Siapa lagi yang masih memanggil Garrett kepada Rey.


Rey dan Ayumi menoleh dan melihat kedatangan seseorang yang mereka kenal.


"Dady" seru Rey.


"Maafkan Dady nak.jika, Dady baru datang. Selamat atas pernikahan mu"


"Iya Dad, terimakasih.dady perkenalkan dia Ayumi istri Rey " Rey memperkenalkan Ayumi kepada Dady angkat nya.


"Ayumi"


"Panggil Dady saja seperti Garrett"


"Tn. Andreas anda disini" sapa Mami Arum yang kebetulan akan mendekati putra dan menantunya.


"Nyonya Xavier apa kabar? Maaf saya baru bisa datang sekarang"


"Saya baik-baik saja Tn. Andreas. Rey ayo kita duduk di sana" ajak mami Arum.


Mereka akhirnya duduk bersama di meja yang sama untuk berbincang- bincang.


"Dady berapa hari di Moskow?" Tanya Rey.


"Dady hanya tiga hari"


🍃🍃🍃


Karina masih merasa kesal dengan pengakuan Sean yang tiba-tiba mengejutkan semua orang. Ia lebih memilih menjauh dari para tamu undangan dan Sean.

__ADS_1


Sepanjang jalan Karina tidak henti-hentinya mengumpat Sean hingga Karina duduk di depan kolam renang. Irina yang mengekor di belakang Karina hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.


"Karina, selamat"sahut Irina.


Karina yang sedang duduk menoleh ke samping melihat gadis cantik sudah berdiri di sampingnya.


"Selamat buat apa" ketus Karina.


"Atas pengakuan cinta Sean kepadamu tadi" ucap Irina santai dan ikut duduk di samping Karina.


"Aku tidak suka, bisa-bisa dia mempermalukan ku di depan para undangan" keluh Karina.


"Dia tidak mempermalukan mu, hanya saja tidak sengaja memperkenalkan mu kepada semua tamu undangan. jika, kau milik Sean"


Karina mendesis ia benar-benar merasa kesal hari ini.


"Terima saja, dia orang yang baik, dan seorang lawyer muda yang hebat. Kenapa tidak di jalani dulu saja. Siapa tahu karena sudah terbiasa akan tumbuh yang namanya cinta"


"Aku tahu, kau trauma terhadap laki-laki kan? Tapi tidak semua laki-laki seperti mantan suami Karina, coba lah buka hatimu." Tutur Irina menghangat.


Karina terdiam ia mengingat masa lalu nya dengan mantan suaminya. Di saat mereka masih pacaran. Suaminya begitu baik dan perhatian tidak ada tanda-tanda bahwa dia seorang bajingan. Namun saat mereka memutuskan menikah. Di saat malam pertama mereka yang seharusnya mereka memadu kasih. Suaminya malah pergi hingga pagi hari.


Yang membuat Karina terkejut ternyata Karina hanya di jadikan istri kedua oleh suaminya. Atas laporan anak buah Tn. Dominik.


Suaminya memiliki wanita lain yang sedang mengandung kala itu. Dan ia sedang menunggu istrinya akan melahirkan.


Hati wanita mana yang tidak sakit, saat di bohongi oleh seseorang yang kita cintai bahkan baru sehari menjadi suaminya tapi malah membuat nya terluka.


Karina mendatangi rumah sakit itu dan bertemu suaminya dengan wanita yang sedang hamil.


Suaminya meminta Karina untuk bersabar. Di saat anaknya lahir. Ia sudah berjanji akan meninggalkan wanita yang telah melahirkan anaknya. Tapi janji tinggal janji hingga dua bulan lamanya suaminya tidak pernah datang ke Mansion Keluarga Sander.


Karina menitihkan air matanya.


"Aku takut Irina, jika, nanti Sean sudah memiliki keluarga atau"


"Kau tenang saja, Sean pria yang belum pernah berkeluarga dan pria bebas yang tidak memiliki ikatan dengan wanita mana pun"


"Jangan sampai kau menyesal, pikirkan matang-matang tawaran Sean. Dia tulus mencintai mu Karina"


Irina bangkit dari duduknya dan pergi menemui Nicko.

__ADS_1


__ADS_2