
Ayumi hanya melotot tajam saat kedua pria yang ada di depan nya hanya bengong saja. Mereka bahkan belum menyentuh makanan yang sudah menggugah selera kedua pria itu.
"Katanya ingin makan, ayo cepat habisin semua nya. Ayumi beri waktu 30 menit untuk menghabiskan semua makanan ini!." Ayumi meninggalkan Rey dan Nick yang masih dengan pikiran mereka.
Mereka tersadar saat Ayumi kembali berteriak. "27 menit lagi." teriak Ayumi yang ada di dalam kamar.
"Ayo, Nick. Ibu ratu sudah memasang bom waktu.jika tidak di turuti bisa meledak ini apartemen beserta isinya." Kata Rey seraya melirik Ayumi yang sibuk dengan MacBook miliknya.
"Bro, sejak kapan lho jadi bawel, mana Rey yang seperti kutub es?"
"Sejak ibu ratu mengibarkan bendara perang " random Rey.
Kedua pria itu menikmati makanan yang ada di meja makan.
Ayumi mengambil MacBook milik Rey. dia kembali lagi hanya untuk mengambil MacBook saja. Dan ia duduk di sebrang ruangan dekat meja makan seraya mengawasi kedua pria yang ia sayangi.
Ayumi mengelus perutnya. "Maafkan mommy iya sayang, jika, Dady sama uncle Nick, mommy kerjain." Ayumi cekikikan didalam hati. Ia tidak ingin kedua orang yang sedang makan mendengar jika sedang di kerjai.
"Buset, kapan akan habis, ini perut rasanya sudah begah ingin meletus." Celoteh Nick.
"Hah," Rey menghela napas berat.
__ADS_1
"Siapa suruh nurutin ibu hamil, noh habiskan semuanya. Aku sih ogah, Lukas bisa saja mencak- mencak. Jika, berat badan ku naik." Tukas Rey meninggalkan Nick.
Rey memilih menghampiri Ayumi yang tengah sibuk di depan MacBook nya.
"Honey, sedang apa, serius banget." sahut Rey yang memeluk Ayumi dari belakang yang sedang duduk di sofa depan televisi. Dan memangku laptop nya.
Ayumi merasa terhenyak, ia tahu siapa pelakunya. Jika bukan Suaminya. Nick tidak mungkin berani memeluk Ayumi dari belakang seperti ini. "Sayang, siapa yang memilih tempat tinggal kita nanti di London?"
Rey melepas pelukannya ia memutar tubuhnya dan ikut duduk di samping Ayumi.
"Ini hanya beberapa referensi baby, dari aku sama Nick, kenapa hum? Apa kau tidak suka? Atau kau ingin model yang lain."
"Tidak sayang, Ayumi tidak suka. Dan Ayumi sudah memilih dan juga sekalian membayarnya."
Padahal belum ada 30 menit istrinya sudah membeli nya.
"Lho cepat sekali honey, aku takut jika nanti itu penipuan. Bagi aku tidak masalah kehilangan uang ratusan juta,"kata Rey dengan enteng dan sombongnya.
"Ck, sombong sekali, Ayumi tidak akan menghabiskan uang mu tuan Xavier, lagian ini bukan penipuan. "
"Ini lihat." Kata Ayumi menunjukan sebuah perkebunan yang sangat luas dan ada rumah yang sangat sederhana, nampak rumah itu begitu asri dengan di kelilingi ladang buah-buah.
__ADS_1
Ayumi membeli sebidang ladang atau perkebunan di Copas Farm yang terletak di Iver di Buckinghamshire.
Yang ditanamani strawberry. Selain strawberry ada banyak buah berry yang lain seperti raspberry dan gooseberry. Buah-buahan lainnya seperti apel, cherry dan juga plum juga ada disini.
Rey mencerna sebidang ladang yang Ayumi beli.ia masih berpikir untuk apa di membelinya.
"Baby, itu pasti mahal sekali, jangan pakai uang kamu, atau tabungan mu iya, hanya untuk membeli perkebunan itu,"
"Sudah Ayumi katakan,Ayumi tidak akan membuat kamu bangkrut sayang."
"Pemiliknya sudah tua, ia hanya ingin hidup bersama anak dan cucunya yang ada di Berlin. Perkebunan itu dijual dengan sangat murah, dan kita akan untung banyak. Kau tahu kenapa bisa menguntungkan sayang." Tanya Ayumi. Rey hanya mengelengkan kepalanya saja.
"Karena farm yang kita beli bisa menyediakan untuk aktivitas PYO yaitu akronim untuk 'Pick Your Own' fruit di ladang. Para pengunjung dan anak-anak akan di beri pengalaman berharga kepada mereka terutama anak-anak kecil. Akan tahu bagaimana rupa pohon setiap buah yang dimakan. Mungkin sebelum ini mereka hanya tau membeli di supermarket dan hypermarket seperti di Tesco, ASDA, Morisson dan Sainsbury tetapi aktivitas begini mengajar mereka memahami bagaimana tanaman buah-buahan favorit mereka." Tutur Ayumi panjang lebar Rey hanya mengangguk kepala saja.
Rey tersenyum jiwa bisnis Ayumi yang terdapat darah Keluarga Sander dan Azawa yang menyatu di dalam tubuh wanita cantik ini yang tengah mengandung anak-anak nya.
"Astaga baby, kau itu istri seorang presdiir dan juga pembalap dunia. Yang banyak uang, dan kau juga anak dan cucu dari pengusaha yang berpengaruh di dunia. Kenapa mau berpikir sejauh ini, kau kan tinggal duduk manis saja, menikmati kekayaan yang kau miliki."
"Ish, sombongnya, Ayumi hanya ingin investasi saja, lagian enak tempatnya masih asri banget sayang."
Rey menarik tubuh Ayumi untuk bersandar dan tangan nya memeluk pinggang Ayumi. "Iya juga sih, istri siapa sih pintar banget."
__ADS_1
"Kau lupa sayang Ayumi keturunan sander." Ayumi tertawa dan Rey memicingkan matanya melihat istrinya itu.
Dan mereka tertawa bersama. Sedangkan pria yang masih ada di meja makan sendirian tengah binggung untuk menghabiskan semua makanan yang masih belum Nick makan.