
Ayumi mencoba untuk bermain piano. untuk mengurangi rasa rindunya terhadap Rey.
Ayumi mulai mengatur posisi duduknya agar merasa nyaman, dan menciptakan rasa rileks dan tidak mudah lelah saat bermain piano. ia mulai menyentuh Tut piano dan untuk merangkai nada agar terdengar indah dan merdu.
Ayumi memejamkan matanya. mulai nampak menikmati alunan nada piano, begitu menghayati.
Ayumi membawakan sebuah lagu yang berjudul Kemarin. Melalui lagu ini, Ayumi mencurahkan isi hatinya saat kehilangan orang yang paling berarti dalam kehidupannya. yaitu Rey sang suami yang selalu dirindukan.
Ada kepedihan yang dirasakan oleh Ayum sendiri untuk saat ini. kehilangan seseorang yang cukup berarti bagi dirinya. Sedih? iya sedih. bagaimanapun semua kebersamaan itu tidak bisa kembali lagi.
Kemarin engkau masih ada di sini
Bersamaaku menikmati rasa ini
Berharap semua takkkan pernah berakhir
Bersamamu....
Bersamamu....
Kemarin dunia terlihat sangat indah
Dan denganmu merasakan ini semua
Meleawati hitam-putih hidup ini
Bersamamu....
Bersamamu..
Ayumi nampak jelas kepedihan yang di rasakan saat ini, karena terdengar sangat dramatis.
Ny. Arum dan Jeff baru saja pulang dari kantor. melihat Bi Sri berdiri di depan ruang televisi.
Terdengar suara lantunan piano Ny. Arum menghampiri Bi Sri.
Bi Sri mulai nampak berkaca-kaca.ikut merasakan sedih kehilangan Rey. yang sudah ia rawat sejak kecil.
Bi Sri menyadari akan kedatangan Nyonya besar nya itu.
"Nyonya" ucap Bi Sri. namun Ny. Arum memberi isyarat agar diam, jika ia bicara akan menganggu konsentrasi Ayumi.
Ny. Arum ikut bersedih, ia juga merasa kehilangan putra semata wayangnya itu. saat kehilangan Suaminya Ny. Arum tidak sesedih ini. Mami Arum juga menghayati permainan Ayumi. tidak menyangka jika Ayumi bisa memainkan piano. selama tinggal bersama Ayumi. malam ini ia bisa melihat mendengar langsung Ayumi memainkan sebuah piano milik Rey.
Kini sendiri di sini
Mencaarimu tak thu di mana**
Semoga tenang kau di sana
Selamanya***
Aku s'lalu mengingatmu
__ADS_1
Doakanmu setiap malamku
Semooga tenang kau di sana
Selamanya
Oh-wo-oh
Kau begitu sangat mendalami lagu ini sayang, benar-benar sangat hidup dan dramatis batin Mami Arum. ia mengusap air matanya yang terus menganak sungai di pipinya.
Bi Sri melihat Nyonya besar menangis ia kembali menangis dan mengambil beberapa lembar tisu kepada Ny. Arum.
Ny. Arum menerima lembaran tisu dari Bi Sri.
Kini senndiri di sini
Mencarimu tak tahu di mana
Semmoga tenang kau di sana
Selamanya
Aku s'lalu mengingatmu
Doakanmu setiap malamku
Semoga tenanng kau di sanaa
Selamanya, ******oh-wo-wo-oh******
"Kak Reyyyyy!!! huhuhuhu.." Ayumi berteriak memanggil Rey dengan isak tangisan.
Ny. Arum mendekati putrinya itu. di rangkul bahu Ayumi. "Sayang!! sabar ikhlaskan kepergian Rey" bisik Mami Arum
"Tidak mih!! sampai kapan pun Ayumi masih merasa jika kak Rey akan kembali, ntah kapan tapi" Ayumi menghapus air matanya "Ayumi percaya jika kak Rey masih"
"Tidak sayang.. tidak!! Jangan seperti ini" pinta mami Arum. mengurai rangkulannya.
"Mih kak Rey masih hidup, Ayumi bisa merasakan kehadirannya" dengan bibir sedikit bergetar.
"Stop sayang!! Stop!!" Teriak Mami Arum. karena Ayumi masih kekeh pada pendiriannya jika Rey masih hidup. "Jangan membuat kamu seperti ini, Rey Sudah meninggal" Bentak Mami Arum.
"Berhentilah memikirkan Rey sayang, masa depan mu masih panjang, ikhlaskan kepergian Rey Ayumi"
"Mami Jahat...!! mami Jahat...!! sampai kapan pun Ayumi tidak akan berhenti memikirkan kak Rey" kata Ayumi. ia berdiri lalu ia berlari keluar.
"Sayang tunggu.maafkan mami sayang" Teriak Mami Arum.
Namun Ayumi tidak berhenti ia masih saja berlari meninggalkan mami Arum. melihat Jeff berdiri di depan pintu dan masih memegang kontak mobilnya.
Ayumi merebut kontak mobil milik Jeff. membuat Jeff terkejut karena Ayumi mengambil begitu saja dari tangan nya.
Ayumi masuk kedalam mobil Jeff ia meninggalkan halaman rumah Rey dan pergi ntah kemana. padahal malam ini sedang hujan turun.
__ADS_1
Ayumi sedikit mengebut membawa mobilnya.karena Ayumi sedang di liputi emosi yang tidak bisa di kendalikan. sepanjang jalan ia masih saja menangis memanggil nama Rey.
🍃🍃🍃
"Jeff ..!! Jeff ...!! cepat kau kejar Ayumi" Teriak Ny. Arum. "aku takut terjadi sesuatu pada Ayumi, dia dalam keadaan emosi dan hujan begitu deras ini sangat berbahaya untuk Ayumi" pinta Ny. Arum.
"Baik nyonya," Jeff pergi dan mengambil kontak mobil yang lainnya.
Jeff menghubungi beberapa bodyguard untuk membantu Ayumi.
Ny. Arum meras khawatir kepada Ayumi karena Ayumi masih anak belia dimana emosinya yang masih tidak terkontrol apa lagi ini pergi membawa mobil dan juga hujan yang begitu deras.
"Rey maafkan mami tidak bisa menjaga Ayumi jika terjadi sesuatu padanya" gumam Ny. Arum.
Ia hanya bisa mondar mandir saja menunggu kabar Jeff yang di tugaskan untuk mengejar Ayumi.
"Nyonya lebih baik anda duduk, saya bawa kan teh jahe agar anda tenang" ucap Bi Sri.
Ny. Arum akhirnya duduk di sofa depan televisi.
Jeff masih mencari keberadaan Ayumi.
"Kemana kamu nona, ini sudah malam jangan membuat semua orang khawatir" gumam Jeff.
Jeff terus menghubungi bodyguard Keluarga Xavier untuk mencari Ayumi namun tidak ada yang bisa menemukan jejak Ayumi.
Jeff mengumpat kesal kepada para bodyguard.
"Kalian bagaimana kenapa tidak bisa menemukan nya' bentak Jeff di sebrang telepon.
"Maaf tuan, kami benar-benar tidak tahu. lagian hujannya juga sangat deras membuat jarak pandang kita terbatas.
Ayumi terus saja mengendarai mobilnya dengan sangat kencang. ia ingin sekali pergi ke makam Rey namun ia tidak yakin karena hujan yang begitu deras. ia baru ingat jika dulu Rey pernah membawanya kesuatu tempat. yang tidak ada orang yang tahu. Ayumi gadis yang pintar. ia tahu jika mobil Jeff di lengkapi GPS dengan segera ia mematikan nya.
Ayumi sampai dirumah yang begitu besar dan megah. ini adalah rumah yang telah di beli Rey untuk Ayumi. untuk mereka di tempati bersama.
Jeff baru sadar jika mobilnya memiliki GPS pada mobilnya. ia menepikan mobilnya terlebih dulu untuk mengecek keberadaan mobilnya.
"Kenapa tidak terdeteksi" gumam Jeff.
"Damn..!!"
"Nona anda benar- benar gadis kecil yang sangat cerdas, untuk menghilangkan jejak anda mematikan GPS nya"
Jeff memutuskan untuk kembali kediaman keluarga Xavier. Jeff melapor kepada Ny. Arum jika ia kehilangan Ayumi.
"Nyonya maaf saya dan para bodyguard tidak bisa menemukan nona Ayumi berada"
"My God, sayang kamu dimana? jika Rey ada pasti di akan marah besar"
Bersambung.
Jangan lupa dukungan dengan like, komentar, hadiah, vote juga 🤗😘😘.
__ADS_1
Di bab ini menguras air mata banget, author nulis sampai terbawa suasana.