Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 70


__ADS_3

"Apa yang harus kami lakukan" Tanya Nick. di sela-sela perjalanan pulang. Ia melihat Ayumi yang bersandar di bahu Garrett dari kaca mobil.


"Kita cari makan dulu kak, sepertinya Ayumi lapar"


"Tapi bukannya kita akan pulang? Tn. Besar dan nona Karina pasti menunggu kita pulang!" seru Nick.


"Baiklah, kita makan dirumah saja", Ayumi mengerucut bibirnya.


Namun malah Terdengar perut Ayumi yang bunyi, mambuat Nick menahan tawanya.


"Nick, turuti saja dia, Seperti nya cacing pada nona ini sudah nampak demo" pinta Garrett yang sedari tadi hanya diam.


"Ah Terimakasih sayang, Ayumi memang sudah sangat lapar hingga cacing- cicing di dalam perutku ini bukan hanya demo tapi konser" Ayumi malah memperlihatkan gigi putihnya dan mempererat pelukannya pada Garrett.


"Dasar Gadis manja" gumam Nick. "Sedikit lagi sampai sudah protes"


Ayumi malah masa bodoh dengan sindiran Nick. Namun ia tetap menuruti permintaan adiknya itu. Nick melihat restoran yang ada di depannya dari kejauhan dan ia menepihkan mobilnya ke restoran tersebut.


"Kita makan disini saja tidak masalah kan, sepertinya tidak terlalu buruk" kata Nick kepada kedua orang di belakangnya. Ia melihat restoran yang nampak ramai.


Mereka bertiga kini sudah duduk di pojokan yang sedikit menjauh dari para pengunjung. Karena Nick tidak suka tempat keramaian.


Setelah memesan makanan, Garrett meminta ijin untuk ke toilet sebentar. "Honey, aku ke toilet sebentar" ucap Garrett meminta ijin kepada Ayumi dan ia mengecup kening Ayumi sebelum meninggalkannya.


Namun Jessica tidak sengaja melihat Ayumi dan Nick di tempat yang sama. Jessica tersenyum kecut melihat Ayumi yang begitu dekat dengan Nick seperti pasangan kekasih, Jessica tahu jika Nick hanya sopir dan Bodyguard tapi sudah seperti kakak beradik.


Jessica menghampiri mereka berdua.


"Gaes, tunggu sebentar, sepertinya ada pemandangan yang sangat menarik", kata Jessica kepada teman nya.


"Wow.. wow.. lihat ada siapa disini", Jessica melipat kedua tangannya.


Ayumi dan Nick menoleh ke arah Jessica, ternyata Jessica dengan teman nya.

__ADS_1


"Bukannya dia Ayumi teman kamu Jes", Jawab teman Jessica.


"Dia mantan, bukan teman lagi, ingat itu!,jika teman tidak mungkin menusuk teman sendiri dari belakang", sindir Jessica. Nick merasa geram dengan Jessica. Namun Ayumi menahan tangan Nick.


Membuat teman Jessica terkejut akan ucapan temannya, yang ia tahu Jessica dan Ayumi teman baik.


"Ck, dasar gadis so polos, sudah merebut pria incaran sahabatnya malah di ambil dan apa ini? lihat gaes" Jessica melirik temannya "Mana ada sopir begitu dekat dengan bos nya jangan-jangan ada main dengan nya, ups lupa jika si gadiskan seorang Janda pasti tuh cewek kesepian hingga sopirnya juga di embat" Jessica menutup mulutnya karena keceplosan. Jessica tertawa "Sorry mulut Jessi tidak ada rem nya"


Dan teman Jessica ikut menertawakan Ayumi dan Nick.


"Tutup mulut anda nona Jessica, saya tidak menyangka jika putri dari keluarga Muller tidak punya Etude sama sekali"


Ayumi ingin rasanya menangis saat dirinya di hina oleh Jessica tapi ia ingat kata-kata Garrett jika ia tidak boleh lemah jika tidak merasa bersalah.


"Nona Jessica Muller yang terhormat, status Ayumi memang Janda saat ini. Tapi apa yang kamu lontarkan itu salah besar, dia bukan sopir pribadi ku tapi dia kakak ku, apa salah jika seorang adik manja kepada kakak nya", tegas Ayumi yang sudah mulai emosi. "Dan asal kau tahu jika Ayumi tidak pernah merebut siapa pun apa lagi pria incaran mu itu " teriak Ayumi di depan umum.


"Bukannya sudah ada bukti nya jika kalian berdua ada hubungan di belakang ku selama ini, di lihat dari kalian sering pergi berlibur" jelas Jessica.


Namun Ayumi malah tertawa. "Kenapa malah tertawa" ucap Jessica. "Anda itu lucu nona, apa pria incaran mu itu mencintaimu selama ini atau hanya anda terlalu obsesi kepadanya" cibir Ayumi.


"Maaf nona, jangan ada keributan di sini, para pengunjung merasa terganggu, lebih baik anda pergi dari restoran ini sebelum saya menyuruh petugas keamanan untuk menyeret anda" kata manager restoran mengusir Jessica dan teman nya.


Ia mengepalkan tangannya, karena tidak terima putri keluarga muller di permalukan dan di usir. teman Jessica menarik tangan Jessica untuk pergi dari restoran.


"Lebih baik kita cari tempat lain"


Setelah kepergian Jessica, Ayumi menangis saat Garrett baru saja kembali dan Nick mencoba menenangkan Ayumi.


"Sorry lama tadi" ucap Garrett saat melihat kekasihnya tiba-tiba menangis. "Honey, kamu kenapa menangis, Nick ada apa ini" tanya Garrett. ia menangkup wajah Ayumi.


Nick hanya melirik ke arah pintu dan Garret melihat jika ada Jessica juga.


"Jessica" gumam Garrett. Ia ingin mengejarnya namun di cegah Ayumi. "Ayumi sudah kenyang, lebih baik kita pulang saja" kata Ayumi ia menghapus air mata nya dengan kasar.

__ADS_1


"Tapi kita sudah pesan makan Ayumi" ucap Nick.


"Ayumi ingin pulang" tegas Ayumi. Dan Garrett menyuruh Nick untuk menurutinya.


"Nick! " pinta Garrett.


Selama di perjalanan Ayumi hanya diam, Garrett tahu jika kekasihnya tidak sedang baik-baik saja. Ia menarik tubuh Ayumi untuk lebih dekat dan ia memeluk pinggang Ayumi.


"Baby, are you ok" tanya Garrett. "Tidak apa-apa sayang hanya capek" jawab Ayumi.


Meski tadi aku tidak tahu kejadiannya seperti apa ,tapi aku akan memberi perhitungan kepadamu Jessica. Dan Kau Willi ini semua gara-gara kamu


Batin Garrett ia tidak terima dengan perlakuan Jessica kepada Ayumi. Ia akan meminta penjelasan kepada Nick nanti tapi ternyata Ayumi tertidur di dekapan Garrett. Ia memberanikan diri untuk bertanya kepada Nick.


"Nick, bisa jelaskan ini semua apa yang terjadi saat aku tidak ada"


Nick mendesah. Ia menceritakan semua kejadian tadi saat Ayumi di hina oleh Jessica. Buka. Itu saja Nick juga menceritakan jika waktu di kampus mereka sudah bersitegang, Jessica akan menganggu Ayumi namun beruntung Nick datang cepat.


"Ah sialan, aku tidak menyangka gadis seperti Jessica bisa melakukan ini"


"Nick aku mohon, selama tidak ada aku di sisi Ayumi, kamu bisa kan melapor jika Jessica berulah lagi, aku tidak bisa tenang jika kembali berjauhan nanti"


"Kau tenang saja" kata Nick. "Aku percaya sama kamu Nick, terimakasih kau sudah menjaga Ayumi dengan sangat baik"


"Itu sudah menjadi tanggung jawabku, dan itu janjiku kepada mendiang suaminya akan menjaga Ayumi hingga ia menemukan kebahagiaannya lagi dan itu ada pada dirimu" jelas Nick.


"Jika Tn. Besar tahu ia akan marah besar, karena cucu kesayangan keluarga Sander di hina di depan umum"


Tidak terasa mobil sudah sampai di depan gerbang mansion yang menjulang tinggi. Ini kali pertama Garrett datang ke mansion keluarga Sander. Ia tidak menyangka jika Ayumi dari keluarga milyarder. dan Nick tahu itu jika Garrett merasa terkejut dengan mansion yang mewah ini.


"Nick apa ini" tanya Garrett. Nick tersenyum. "Maaf, jika aku tidak pernah bercerita jika Ayumi pewaris dari keluarga milyarder ini, karena Ayumi tidak ingin jati dirinya yang sesungguhnya, kau tidak perlu terkejut apa lagi untuk mundur untuk mendapatkan Ayumi"


"Tapi Nick "

__ADS_1


"Kau cukup bahagiakan Ayumi"


__ADS_2