Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 115


__ADS_3

Tidak henti-hentinya bibir Ayumi melengkung membentuk senyuman dengan mata yang berbinar-binar melihat hamparan pasir putih yang tidak jauh dari resort mereka. Pulau kecil miliknya berpasir putih yang berada di tengah-tengah lautan.



Rey tersenyum melihat istrinya yang begitu bahagia. Ayumi Yang memutar-mutarkan tubuh dan merentangkan kedua tangannya merasakan angin laut, seraya mengamati sekeliling pulau kecilnya. Rey memfoto Ayumi yang menatap lautan berwarna biru.


"Baby apa kau suka tempat ini" teriak Rey. Mengarahkan kamera ke arah Ayumi.


Ayumi menolah "Very much, because it's so beautiful" teriak Ayumi. Ia melepas alas kaki nya dan berlari menuju tepi laut dan bermain air yang begitu jernih.


"Sayang kemari" Ayumi melambaikan tangannya kepada Rey untuk mendekat. Rey menaruh camera nya di samping sepatu Ayumi dan ia ikut melepaskan sepatunya juga.


Setelah Rey mendekati istrinya, Ayumi memercikkan air ke arah Rey. Seraya tertawa puas mengerjain suaminya.


"Baby kau mengerjaiku"kata Rey, dengan lengan tangan nya menghalangi wajah nya agar tidak kena air laut yang Ayumi percikan.


"Ha..ha...ha.."Ayumi tertawa.


"Awas kau baby" gumam Rey mengejar Ayumi,


Ayumi tertawa sambil berlari "Ayo kejar Ayumi sayang kalau bisa" teriak Ayumi menjulurkan lidahnya. Namun langkah kaki Rey yang panjang bisa mengajar Ayumi hingga Rey menangkap tubuh Ayumi.


Happ


"Kena kau honey" ucap Rey memeluk pinggang Ayumi. Namun Ayumi memberontak karena telah tertangkap Rey.


Rey mengedong Ayumi ala koala, sedang Ayumi mengalungkan tangannya ke leher Rey. Ayumi menempel hidungnya ke hidung mancung Rey.


"Terimakasih Sayang, I love you suamiku" bukan mendapatkan jawaban dari Rey namun Rey menjatuhkan Ayumi ke laut.


Byurr


"Ahhh Sayang, kau balas dendam kepada ku" keluh Ayumi cemberut, membuat Rey tertawa renyah. Ia mengulurkan tangannya untuk membantu Ayumi berdiri namun Ayumi menarik tangan Rey membuat Rey terjatuh, dan mereka tertawa bersama.


Horse yang melihat dari kejauhan ikut bahagia melihat bosnya yang begitu bahagia sekarang.


"Aku ikut bahagia Tuan, melihat kalian berdua bahagia, semoga kalian tidak pernah terpisahkan lagi.semoga hanya maut yang memisahkan kalian berdua"gumam Horse.


Setelah bermain air dan kejar-kejaran, mereka bersantai di tepi pantai.. Kini keduanya berbaring manja yang sedang dimabuk cinta.

__ADS_1


Bersembunyi di tubuh Rey, Ayumi mendekatkan tubuhnya di atas perut Rey,Sementara Rey terlihat santai dengan tubuh kekar tanpa baju.


🍃🍃🍃


Nick yang masih di apartemen di Moskow merasa terkejut dengan kedatangan Kurir yang memberikan hadiah untuk Ayumi dan Rey sesuai nama dan alamat yang tertera. Tapi bukan untuk siapa hadiah itu namun nama pengirim yang membuat Nick shock.


Bertahun-tahun Nick menunggu kabar dan ia selalu mencari keberadaan nya hingga menggunakan jasa detektif untuk ikut mencari kekasih nya itu.


Namun hari ini ada seseorang yang memberikan hadiah untuk bos sekaligus sahabat dan adiknya itu dari nama yang sama yang Nick cari. Nick memicingkan matanya ia tidak salah membaca hingga berulang-ulang kali Nick membacanya Irina Margaretha Smith dia adalah Irina wanita yang ia cintai.


Ada rasa kerinduan yang terobati Nick bisa menemukan titik terang meski belum bertemu, tapi Nick merasa senang.


Kenapa Irina mengirimkan hadiah untuk Rey dan Ayumi apa mereka bertemu Irina di Colorado?


Batin Nick bertanya- tanya.


Nick merogoh kantong celananya ia mengambil ponselnya dan menghubungi Rey namun ia tidak di angkat dan Nick menghubungi Ayumi namun sama saja tidak di angkat juga membuat Nick berdecak kesal.


Nick mencari nomor orang kepercayaan Rey yang ada di Colorado, ia menghubungi Horse dan sama saja tidak ada yang mengangkat nya.


"Shiittt" umpat Nick.


Nick melihat hadiah lagi siapa tahu ada nomor Irina tapi sial tidak ada hanya ada nama toko yang tertera.


Di butuhkan Nick setengah jam dari apartemen ia sampai di toko yang di maksud.


Nick bertanya kepada pegawai toko tentang hadiah yang mereka kirimkan ke apartemen Rey.


"Permisi, saya ingin mengetahui siapa yang telah mengirimkan hadiah ke apartemen green palace, apa saya bisa meminta alamat atau nomor yang mereka tinggalkan?" Tanya Nick kepada pelayan toko.


"Maaf tuan, apa kurir yang kami suruh bermasalah?"


"Tidak, Kurir yang anda suruh tidak bermasalah, saya hanya ingin tahu dari siapa hadiah itu apa boleh pihak toko memberitahu kan kepadaku"


"Maaf itu privasi tuan,"


"Saya akan bayar berapapun kalian minta akan saya bayar" tegas Nick. Karena pelayanan tidak mau memberitahu Irina.


"Maaf Tuan kami tidak bisa itu akan membuat toko kami bermasalah" tolaknya.

__ADS_1


Nick merasa bertambah frustasi karena tidak menemukan apapun. Jalan satu-satunya harus bertanya kepada Rey dan Ayumi nanti di Paris.


"Oh My God, kenapa kau menyiksaku seperti ini, Irina sayang kau dimana?" Gumam Nick yang memukul stir mobil berkali-kali.


Nick mengambil foto Irina yang selalu ia simpan di balik dompetnya. Ia menatap wajah cantik Irina di foto yang Nick pegang.


"Irina kau dimana?"


"Apa kau tidak merindukan ku?"


"Kembalilah sayang, dan menikah dengan ku" kata Nick lagi. Ia mencium foto Irina dan menyimpannya kembali.


Rey menggendong Ayumi kedalam villa mereka berdua untuk membersihkan badannya, sedangkan Horse sudah menyiapkan semua kebutuhan suami istri meski ada pekerja di resort namun Rey memilih asisten nya yang menyiapkan. Ia memilih pergi berlibur di bukit yang masih satu tempat di pulau kecil milik Rey. Ia tidak mau mengganggu suami istri yang sedang honeymoon, ia akan datang jika Rey membutuhkan nya.


Jika aku membawa wanita kesini mungkin tidak akan kesepian seperti ini


Batin Horse, karena ia juga iri melihat keromantisan Rey dan Ayumi.


"Baby kau mau kemana?" Tanya Rey melihat Ayumi yang hendak keluar dari villa.


"Apa tidak ada makanan sayang, bukannya kita belum makan dari pagi, kita langsung kerumah sakit dan kesini"


"Astaga, padahal aku sudah janji akan mengajakmu, tapi sepertinya Horse sudah menyiapkan semuanya baby, kau tunggu disini biar aku yang memasak untuk mu"


Ayumi tersenyum lagi-lagi Rey memberikan perhatian. Namun Ayumi malah mengikuti Rey ke dapur.


"Baby kenapa kau ikut ke dapur, istirahat lah di kamar kalau sudah selesai aku panggil"


"No sayang, Ayumi tidak ingin menjadi istri yang durhaka kepada suaminya,menyuruh suami memasak yang seharusnya itu tugas seorang istri"


"Tidak honey, ijinkan suami mu ini memanjakan istrinya yang sedang berulang tahun"


"Tapi ulang tahun Ayumi sudah lewat" Ayumi cemberut.


"Tanpa ulang tahun pun aku akan memanjakan mu setiap hari"


Blus


Membuat wajah Ayumi memerah merona karena Rey mau memanjakan nya setiap hari.

__ADS_1




__ADS_2