
"Tidak!! kalian tidak pernah merasakan bagaimana kehilangan orang-orang yang kita cintai satu persatu pergi" Teriak Ayumi.
"Apa kalian tahu bagaimana perasaan ku saat ini" bentak Ayumi.
Nick mengerti akan perasaan Ayumi saat ini, Nick menarik Ayumi kedalam pelukannya "Aku tahu bagaimana perasaan mu saat ini, Menangislah, ada aku yang akan selalu ada buat kamu"
"Tidak!!"Ayumi menggeleng "Tidak ada yang bisa menggantikan posisi kak Rey, termasuk kak Nick" Ayumi mengurai pelukannya.
"Iya, aku tahu itu Ayumi,tapi ijinkan aku untuk selalu ada buat kamu, bukan berarti menggeser posisi Rey di hatimu" menatap wajah Ayumi "Apa kau lupa Ayumi, jika Rey menitipkan kau kepadaku? maka dari itu jadikan aku kakakmu, teman mu, yang akan mendengarkan keluh kesahmu"
Ayumi kembali menangis.ia terlalu egois tidak mengerti orang-orang yang sudah mencoba menghiburnya. terutama Ny. Arum pasti sangat terluka.
Nick tahu jika Ayumi masih sangat belia masih sangat keras kepala dan tentunya sensitif perasaan, masih berubah-ubah mood nya, maka dari itu pria ini mencoba untuk mendengarkan apa yang ia mau.
"Kakak" Lirih Ayumi bahkan nyaris tak terdengar. "Kakak" Ayumi mengulangi perkataan lagi dengan bibirnya yang sedikit bergetar.
Nick mendengar suara Ayumi memanggil kakak meski samar-samar mendengar nya. Nick tersenyum Ayumi memanggil kakak.
"Ayo kita pulang,hari mulai gelap" Nick mengulurkan tangannya untuk memegang tangan Ayumi untuk pergi dari pemakaman.
Ayumi masih saja menatap gundukan tanah saat Nick menarik tangan Ayumi menjauh dari makam Rey. rasanya Ayumi tidak ingin meninggalkan makam suaminya meski langkahnya berat tapi dia harus pulang. mungkin mami Arum di rumah menghawatirkan nya, karena ia pergi begitu saja saat di tempat konseling.
Di dalam mobil Ayumi hanya diam, tidak seperti saat masih ada Rey ia akan berceloteh sesuka hatinya, Ayumi benar-benar menjadi gadis pendiam. tidak ada keceriaan, tawa seperti sebelumnya.
Nick mencoba untuk memecahkan suasana yang begitu sunyi di dalam mobil.
"Dengar-dengar dari Nyonya kau peringkat pertama dari semua siswa"Nick menoleh kesamping melihat Ayumi masih saja diam."Kakak bangga sama kamu lho, bagaimana kalau besok kita jalan-jalan"
Nick menghela nafas panjang, melihat Ayumi tidak tertarik dengan obrolannya "Diam nya kamu kakak anggap setuju" Nick terkekek.
Dia kembali fokus menatap jalanan. dan tidak lama sampai di kediaman Ny.Arum.
"Sampai" ucap Nick menghentikan mobilnya. namun ayumi tidak kunjung membuka pintu mobilnya. ia menoleh kesamping ternyata Ayumi ketiduran, mungkin ia lelah karena menangis.
Nick hendak membangunkan Ayumi namun saat menatap wajah cantik nya, Nick terpesona akan kecantikan Ayumi yang natural khas orang Asia. "Cantik"
Di tatapnya wajah itu membuat jantung Nick berdebar kencang. ia menggeleng kepalanya dengan cepat untuk menghilangkan perasaannya itu "Tidak Nick, tidak!! dia istri bos kamu"
Nick tidak berani untuk mengendong Ayumi masuk kedalam. ia lebih baik menunggu Ayumi bangun. Nick keluar dari mobil dan dia bersandar di kap mobil seraya memainkan ponselnya. semenjak Rey meninggal Nick tidak fokus dengan handphone nya ia disibukkan dengan menemani Ayumi. banyak dari rekan, team dan Rival sesama pembalap mobil mengucapkan bela sungkawa untuk Rey. terutama pihak sponsor yang telah merekrut Rey sebagai ambasador nya. meski Rey sudah tidak ada tapi iklan yang membintangi Rey masih tetap berjalan hingga masa kontraknya habis.
__ADS_1
Ny.Arum melihat Nick yang sedang bersandar di kap mobil merasa heran, kenapa masih di luar, gak masuk kedalam. setelah diamati benar-benar ternyata masih ada Ayumi di dalam mobilnya.
Membuat Ny.Arum bertanya-tanya kenapa Ayumi tidak masuk kedalam, kenapa dia masih di dalam mobil Nick?
"Nick" seru Ny. Arum dari atas balkon.membuat Nick mendongakkan kepalanya ke atas di mana Nyonya besar nya berada.
"Kenapa kalian tidak masuk?"
Nick mengisyaratkan bahwa Ayumi tertidur. namun Ny. Arum menyuruh Nick untuk mengendong Ayumi ke dalam kamar Rey.
🍃🍃🍃
Sinar matahari menyilaukan mata Ayumi yang tertidur. tangan nya menutup matanya untuk terhindar dari sinar matahari pagi yang masuk dari celah-celah gordenjendela.
Ayumi mengerjapkan matanya, kemudian menyadari dirinya sudah berada di atas kasur. Ayumi tertegun, ia mengingatkan kembali kejadian semalam. bukanya dia semalam berada di dalam mobil Nick, kenapa malah sudah di kamar Rey. Ayumi mengingat kembali ia tidak percaya bahwa ia tertidur di dalam mobil Nick dan tidak menyadari saat ia di gendong dan sudah di atas kasur.
Siapa yang sudah membawa ku ke sini? Apa Nick yang sudah menggendong ku sampai kamar??
Batin Ayumi, ia menggelengkan kepalanya, "Ti-dak!! tidak mungkin Nick mengendong ku sampai kasur" Gumam Ayumi.
"Selamat Pagi nona" sapa pelayan yang di tugaskan untuk mengantar baju-baju yang sudah di laundry.
"Ya nona ada yang bisa saya bantu" jawabnya.
Ayumi ingin bertanya siapa yang mengendong nya sampai kamar, tapi tugas para pelayan selesai sampai jam 5 sore, tidak mungkin ia tahu.
"Tidak, maaf tidak jadi"
Membuat pelayan itu merasa heran kepada nona mudanya.ia melanjutkan masuk kedalam Walk in closet dan kembali lagi di hadapan Ayumi.
"Nona, apa mau saya siapkan air panas untuk mandi"
"Ya boleh"
Setelah membersihkan diri Ayumi keluar dari kamar dan berjalan menuju ruang makan diamana semua orang yang sedang menunggu membersihkan badannya.
"Sayang kau sudah bangun?" sapa mami Arum. Ayumi hanya menganggukkan kepalanya.
"Sini sayang, kita sarapan pagi dulu"
__ADS_1
Setelah sarapan pagi bersama selesai Nick meminta ijin kepada Ny. Arum untuk mengajak Ayumi jalan- jalan. Ny. Arum dengan senang hati memberikan ijin kepada nya.
"Have fun sayang" mami Arum mengecup kening Ayumi sebelum ia pergi ke perusahaan yang di tinggalkan oleh papi Rey.
"Nick, jaga Ayumi baik - baik" pesan mami Arum kepada Nick.
Nick membawa Ayumi ke suatu tempat. disini adalah tempat favorit Rey dulu jika ingin menyendiri. tempat ini tidak ada yang tahu hanya Rey dan Nick yang tahu.
"Bagaimana apa kau suka" tanya Nick kepada Ayumi.
Ayumi terpanah akan tempat ini begitu indah dan sejuk.
"Ini dimana kak"
"Ini tempat favorit Rey, di sebelah sana ada vila pribadi milik Rey dan tidak jauh dari sana ada danau"
"Apa kau suka mancing?"
Ayumi menggelangkan kepalanya karena ia tidak pernah memancing."Ayumi tidak pernah memancing kak"
"Sini biar kakak ajarin memancing"
Nick mengambil alat memancing yang ia simpan di vila pribadi Rey.
Nick menjelaskan teknik dasar memancing dengan cekatan Ayumi mulai memahami dan karena kepintaran Ayumi membuat gadis ini dengan cepat mendapatkan ikan hasil dari ia memancing.
"Yeah Ayumi dapat kak" Kegirangan Ayumi saat pertama kali umpan nya di sambar ikan dan mendapat ikan hasil mancing nya.
"Wah kamu hebat" seru Nick. pria ini merasa senang melihat Ayumi kegirangan mendapatkan ikan yang ia pancing.
Tersenyum lah seperti ini terus Ayumi
Nick mengabadikan Ayumi dengan foto dan hasil fotonya ia kirim ke Ny.Arum.
Ny.Arum yang sedang sibuk dengan beberapa berkas, ia menghentikan sejenak setelah mendengar ada notifikasi pemberitahuan masuk. ia membuka handphone dan melihat pesan masuk dari Nick.
Ny. Arum ikut senang melihat nya. setidaknya Ayumi tidak murung terus.
Bersambung.
__ADS_1