Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 44


__ADS_3

"Dia itu teman mu Jes, yang kau selalu ceritakan kepada kakak?", Tanya Willi pada sang adik .


"Iya Kak!! Dia Ayumi", Jawab Jessica yang masih memandang kepergian temannya begitu saja.


"Apa kedatangan kami mengganggu mu hingga teman mu pergi", tanya Willi. "Tapi dia cantik juga iya Jes", kata Willi.


"Ihh kakak", ucap Jessica memukul bahu Willi.


"Ntah lah kak, Jessi juga binggung, Jessi kenal betul Ayumi itu seperti apa", sendu Jessica.


Jessica menatap Garrett, yang begitu tampan malam ini, dengan balutan Tuxedo berwarna Hitam.


"Hai kak Garrett Terimakasih sudah datang ke acara Birthday Party Jessi", ucap Jessica.


Garrett yang masih menatap kepergian Ayumi hingga tidak terlihat lagi. Ia mengerjapkan dari kesadaran. "Iya Jes, Selamat Ulang tahun iya", ucap Garrett. Ia menyerahkan kotak hadiah kepada Jessica.


Jessica menerima pemberian hadiah dari Garrett begitu senang. "Terimakasih kak", Jessica tersenyum manis ketika menerima hadiah yang paling spesial menurut Jessica, Karena dari orang yang Jessica sukai.


Ini adalah kado terindah sepanjang tahun, dengan kedatangan Kak Garrett, bukan kado pemberian nya.


Batin Jessica tersenyum.


Ia tidak peduli dengan kepergian Sahabatnya, ia pikir nanti Ayumi bakalan meminta maaf dan akan menjelaskan nya seperti biasanya.


***


Shiiitt", umpat kesal Nick.


Saat sudah tidak melihat Ayumi kembali. Namun ada suara yang memanggil dirinya, Nick menoleh ke sumber suara ternyata Karina.


"Nick", teriak Karina. Yang masih di samping mobilnya.


"Nona Karina", lirih Nick. Saat ia masih mematung didepan lobby.


Nick menghampiri Karina ia masuk kedalam mobil dan menyuruh supir pribadi Karina turun. dan ia menyerahkan nomor parkir mobil Nick yang ia bawa tadi bersama Ayumi.


Karina ikut masuk ia ingin bertanya sebenarnya ada apa, kenapa keponakan kesayangan pergi dari acara Birthday Party sahabatnya padahal acara belum di mulai.


Nick mulai menstater mobil Karina ia mulai menjalanka mobil milik Karian meninggalkan Gedung Hotel.


"Nick!! Sebenarnya ada apa? Kenapa Ayumi pergi begitu saja", tanya Karina.


"Ceritanya panjang nona, saat kami berdua baru sampai dan memberikan ucapan selamat kepada nona Jessica, kami bertiga sedang berbincang-bincang", ucap Nick.


Ia juga masih belum percaya yang ia lihat benar Rey apa karena mirip seperti apa yang diceritakan oleh Tn Dominik dan bercerita jika ia mirip Rey dari semua perilakunya juga sama.

__ADS_1


Karina diam-diam menyuruh beberapa bodyguard nya untuk mencari Ayumi dengan memberikan ciri-ciri taxsi yang Ayumi tumpangi tadi. Karena Keluarga Sander cukup perpengaruh di Rusia tidak perlu menunggu beberapa lama ia menemukan taxsi yang nona mudahnya naiki.


"Tiba-tiba kedatangan kakak dari Jessica dan Garrett orang yang mirip dengan mendiang Rey suami Ayumi nona Karin", jelas Nick.


"Saya, juga tadi sempat shock tidak percaya bahwa yang ada di depan kami itu benar-benar Rey, membuat Ayumi pergi begitu saja, karena ia tidak mengenali Ayumi sama sekali, Ayumi pasti akan terluka ia pasti akan kembali trauma",


Mendengar Trauma Karina ikut bersedih, ternyata keponakan sangat menderita tapi ia bisa menutupinya, ia akan berjanji pada dirinya sendiri akan selalu membuat keponakan bahagia.


"Apa Ayumi pernah di bawa ke spikiater maksudnya dokter spikolog anak Nick", tanya Karina.


"Pernah Ny. Arum yang membawa Ayumi, tapi Ayumi malah kabur, jika ia tidak sakit atau gila"


"Astaga ponakanku", lirih Karina.


"Nick kita ke jalan xxx, anak buah ku menemukan taxsi yang membawa Ayumi tadi" kata Karina.


"Baik, nona, saya khawatir Ayumi tidak pernah pergi sendirian apa lagi di malam hari seperti ini",


🍃🍃🍃


Ayumi POV


Saat Ayumi dan kak Nick baru sampai, Ayumi mengedarkan pandangannya mencari sosok Jessica yang malam ini berulang tahun, saat sudah bertemu dan saling berpelukan dan memberikan ucapan, kami saling bercengkraman, namun tiba-tiba ada suara pria yang memanggil Jessica.


Saat Jessica memanggil nama kakak dan kak Garrett dan ia membisikan jika kakak nya datang bersama pria incaran nya. Membuat perasaan Ayumi yang ingin membuktikan selama ini benar atau tidak jika yang Jessica cerita nama Garrett itu seperti Rey yang Ayumi pikirkan selama ini, meski Ayumi belum pernah bertemu atau melihatnya sama sekali namun perasaan Ayumi sangat kuat jika ia Rey.


Disitulah Ayumi merasa Sangat Down dan air mata sudah tidak bisa di bendung lagi, Ayumi memilih pergi dari mereka karena Ayumi sudah merasa kecewa dengan pria yang mirip Rey itu.


Saat Ayumi terus berlari untuk menghindari karena Ayumi tidak ingin menangis di depan Rey meski ia tidak mengenalinya sama sekali.


Tidak sengaja melihat Taksi yang baru saja menurunkan penumpang yang di duga tamu undangan orang tua Jessica. Ayumi langsung masuk begitu saja.


***


"Pak jalan" kata Ayumi dengan menangis.


"Ba- baik nona, kita akan kemana"tanya pak sopir taksi.


"Yang terpenting jalan dulu", jawab Ayumi yang sudah berlinang air mata.


Apa nona ini sedang patah hati keluar dari pesta lalu menagis. Apa yang membuat pesta pacarnya melihat ia bertunangan dengan wanita lain.


Batin Sopir Taxsi.


Sopir taksi tidak tahu mau kemana ia hanya jalan mengelilingi Moskow. Mungkin kalau perasaannya sudah tenang penumpang nya akan memberitahu akan pergi kemana.

__ADS_1


Namun hampir satu jam lamanya ia belum juga mau berbicara, hanya tangin dan umpatan Ayumi saja yang ia dengar.


"Nona, ini argonnya sudah lebih dari..." Ucap sopir taksi.


Karena Ayumi tidak ingin di ajak bicara ia mengambil beberapa lembar uang dari tas lalu ia berikan kepada sopir taksi.


Ayumi tidak menyadari jika dari tadi di ikuti oleh mobil anak buah Karina. Karena tidak ingin terjadi apa-apa kepada Ayumi. Seraya menunggu kedatangan Nick dan Karina menyusul.


"Kenapa harus mirip kak Rey, pria yang kau sukai Jes, Ayumi tidak bisa mendengar terus-terusan jika Jessi harus menyebut nama pria yang mirip dengan kak Rey" lirih Ayumi. Ia mengingat kembali saat - saat Jessica selalu bercerita tentang pria yang di cintai nya.


Ayumi menutup telinganya karena kata-kata Jessica selalu teriyang dengan pikiran masa lalu Ayumi bersama Rey menjadi satu.


Namun dari arah berlawanan terdapat mobil sport dengan kecepatan tinggi menyenggol salah satu mobil hingga ia keluar dari pembatas jalan. Hingga akhirnya menimpa taksi dimana ada Ayumi di dalam nya. Ayumi sempat berteriak saat mobil itu menghantam taksi Ayumi.


Karena kejadian begitu cepat sopir taksi tidak bisa menghindarinya, hingga mengakibatkan kecelakaan.


Mobil anak buah Karina, berhenti mendadak karena melihat kecelakaan di depan, ia turun dan melihat keadaan.


Setelah melihat Taksi yang di tumpangi nona mudahnya ia merasa terkejut karena posisi Taksi terbalik.


"Help me!! Help me please", teriak anak buah Karina. Seraya mencoba membuka pintu taksi


Menunggu temannya tidak kunjung balik ia akhirnya ikut turun dan melihat jika ia sedang berusaha membuka pintu taksi.


"Ada apa" tanya nya.


"Cepat kau cari bantuan untuk menolong nona Ayumi yang terjebak di dalam", teriakan nya.


Ia berlari mendekati mobil yang berada di belakang taksi meminta pertolongan.


"Kami sudah menghubungi pihak kepolisian tuan" kata seseorang.


Dan beruntung masih ada orang baik yang mau menghubungi polisi.


Ia membantu membuka pintu taksi namun tidak bisa. Salah satu seseorang pengguna jalan mencoba memecahkan kaca pintu mobil. Ntah dari mana ia datang membawa benda yang bisa memecahkan kaca.


Ia membuka pintu dan melihat Ayumi tidak sadarkan diri, dengan berlumuran darah.


Dengan segera ia membawa Ayumi keluar dari dalam taksi yang terbalik. Beruntung suara sirine ambulance dan polisi datang bersamaan.


Petugas medis membawa Ayumi masuk kedalam ambulance, salah satu anak buah tadi ikut menemani Ayumi dan satunya menghubungi nona Karina.


"Hallo nona Karina, kami akan melapor jika", ia terdiam. Sejenak membuat Karina yang ada di sebrang telepon penasaran.


"Cepat katakan ada apa? Apa kau kehilangan jejak Ayumi" ucap Karina.

__ADS_1


"Tidak nona, kami sudah menemukan nona muda Ayumi dalam keadaan kecelakaan",


"Tidakkkkkk"


__ADS_2