
Berjalan sembari melamun Putri tak sengaja bertabrakan dengan seseorang disaat ia yang jalannya tak melihat jalanan. Pandangannya yang kemudian tertuju pada salah seorang yang barusan ia tabrak tadi.
"Milli, kamu?"
"Ternyata kamu yang menabrak ku apa kamu gak punya mata jalanan disini sangatlah lebar. Apa kamu tidak melihat jalan selebar ini?"
"Aku tidak tahu apa yang membuatmu bisa berubah drastis seperti ini Mil! Tapi aku merasa perubahan kamu pasti ada sesuatu yang kamu sembunyikan dariku, entah itu karena apa tapi aku mohon jangan bersikap kasar seperti ini aku mohon, aku ingin hubungan kita seperti dulu. Aku ingin hubungan yang dulu terjalin lagi jadi jangan bersikap kasar seperti ini aku tahu ini bukanlah sifat kamu yang asli."
Mendengar ocehan yang dilakukan Putri, Milli hanya tertuju pada genggaman Putri yang sedang membawa sesuatu.
"Apa yang kamu bawa sini!"ucapnya yang langsung menarik berkas sesuatu dari genggaman tangan Putri. Milli yang terkejut ia kemudian berpaling kearah Putri.
__ADS_1
"Kamu ingin bercerai dengan Revan?"tanya Milli dengan wajah tidak percayanya.
"Iya aku ingin bercerai dengannya aku rasa saat ini waktu yang tepat untuk aku melakukannya. Hubungan kita terjalin hanya karena adanya ke-salah pahaman jadi mungkin inilah saatnya aku mengakhiri semuanya."
"Apa kamu sejahat ini? Kamu sudah menghancurkan rumah tangga orang lain yang tak lain adalah sahabat terbaik kamu sendiri. Dan sekarang giliran kamu sudah berhasil membunuhnya apa kamu begitu mudahnya ingin melepaskannya?"
"Apa maksud kamu Milli aku tidak mengerti aku tidak pernah membunuhnya jadi jangan mencoba menuduhku jika akulah pelakunya!"
"Dasar gila ternyata wanita seperti mu lebih licik dari yang aku kira. Kamu sudah berhasil menguasai semuanya dan sekarang giliran semuanya sudah berhasil kamu miliki kamu berniat ingin kabur disaat Revan masuk dalam kehidupan yang malang ini apa kamu selicik ini jadi orang. Jika kamu bukanlah wanita penggoda harusnya kamu tetap berada disisi suamimu jangan hanya berada disaat bahagia saja dasar pengecut!"
"Iya kamu pengecut jika kamu memang bukanlah wanita penggoda pertahankan apa yang sudah semestinya jadi milikmu. Dan buktikanlah pada semua orang kalau bukan kamu pelakunya dan buktikanlah pada semua orang jika kamu bisa membuktikan semua itu apa anda paham!"
__ADS_1
Berlalu pergi dari pandangan Putri, Putri nampak bingung dengan maksud apa yang barusan Milli katakan barusan tadi.
"Milli kenapa dia malah memarahiku apa aku salah memutuskan hubungan ini yaitu menceraikan Revan? Sudahlah aku tidak mau membahas masalah ini aku mau menemui Revan sekarang," ucapnya kemudian ia melanjutkan lagi perjalanannya.
"Kak Putri kenapa keras kepala sih apa maksud dia ingin menceraikan Revan, jika mereka bercerai apa yang akan terjadi pada Kak Putri nanti?"batinnya merasa kesal, tak lama dering ponselnya pun berbunyi.
"Mak lampir ini untuk apa dia menelfon-ku?"batinnya yang dengan terpaksa ia pun akhirnya mengangkatnya.
"Ada apa? Apa kamu membutuhkan bantuan ku lagi?"tanya Milli dengan wajah juteknya.
"Cepatlah kemari Titik!"satu ucapan yang Claudya ucapan, segera ia langsung menutup telfon sebelum Milli mengatakan hal lain.
__ADS_1
"Gila apa maksud dia mengatakan kasa seperti tadi apa dia pikir aku boneka yang dengan mudahnya bisa ia permainkan seperti ini?"kesalnya yang langsung menutupnya kembali.
BERSAMBUNG.