JERATAN CINTA ISTRI YANG TERHINA

JERATAN CINTA ISTRI YANG TERHINA
ADA APA DENGAN MILLI


__ADS_3

Dunia ini benar-benar sangat gelap? Bukan gelap lantaran adanya awan mendung yang siap akan turunnya hujan untuk membasahi alam indah ini, tapi mendung karena banyaknya orang yang hanya bermuka dua yang memperlakukan kita dengan buruk dan sok baik dihadapan kita.


Aku sadar aku memang sangat lemah aku sangat lemah karena bisa-bisanya aku menurut akan semua perkataan yang ia ucapkan padaku. Tapi sekarang semua itu sudahlah tidak berguna lagi karena apa yang sudah aku putuskan tidak mungkin lagi aku langgar.


Dan aku Putri mulai sekarang aku akan berjanji menjadi Putri yang baru. Putri yang akan selalu maju tanpa harus mendengar cemoohan dari orang-orang yang membenciku. Aku akan maju menggapai apa yang aku inginkan, Putri yang dulu sudah mati dan sekarang hanya ada Putri yang baru Putri yang baru tidak akan pernah mengampuni orang-orang yang sudah menginjak harga dirinya.


Sedang dalam keadaan terdiam di makam calon anaknya yang sudah terlebih dulu gugur dan pergi meninggalkannya, Putri terus saja membelai makam itu biarpun yang bisa ia lakukan hanyalah memegang tanah gundukan tersebut.


Tak lama dering ponsel telah terdengar, berlalu ia melihat siapa nama seseorang yang tertera pada layar ponselnya Putri segera mengangkatnya


"Iya Ma ada apa?"ucapnya.


"Sayang Mama ingin kamu menemui Mama di Restoran ada hal penting yang ingin Mama katakan padamu, jadi kamu mau kan menemui Mama sekarang?"


"Hal penting apa Ma? Apa Mama tidak bisa membicarakan secara langsung disini?"tanyanya yang nampak penasaran.


"Ini sangat penting sayang, jadi Mama mau kamu datang kesini karena Mama tidak bisa menjelaskan secara detail mengenai masalah ini lewat ponsel jadi kamu bisa kan?"


"Baiklah Putri akan pergi kesana tunggu Putri ya Ma," ucapnya.


"Baik sayang Mama akan tunggu kamu disini,"ucap Mamanya.

__ADS_1


"Apa yang ingin Mama bicarakan? Apa ada masalah yang terjadi sehingga Mama terdengar agar cemas seperti tadi?"gumamnya yang merasa bingung sendiri.


Tidak membutuhkan waktu yang lama, Putri akhirnya telah tiba di Restoran milik Mamanya.


"Ma ada apa kenapa Mama terdengar panik gitu didalam sambungan telefon tadi Mama gak lagi ada masalah kan?"tanya Putri nampak panik.


"Mama gak ada masalah kok sayang. Dan tujuan Mama menyuruhmu untuk datang kesini karena Mama memang sengaja ingin memberikan ini padamu sayang?"ucap Mamanya dengan memberikan sebuah kunci untuknya.


"Kunci? Untuk apa Mama memberikan aku kunci ini? Dan ini kan kunci Restoran kenapa Mama memberikannya padaku?"tanya Putri yang nampak bingung.


"Mama sudah putuskan kalau Mama ingin kamu yang memegang kendali restoran ini sayang. Mama rasa kamu sudah berhak untuk mendapatkan gelar ini jadi terimalah!"ucap Mamanya yang memaksa Putri untuk memaksa, tapi Putri menolaknya.


Belum juga pembicaraan keduanya selesai. Dan belum juga Mamanya mengerti apa yang dikatakan Putri kehadiran seseorang tiba-tiba membuyarkan keduanya setelah seseorang itu yang dengan langsung menimpali pembicaraan keduanya.


"Ini apa maksudnya Ma kenapa malah Kak Putri yang Mama angkat sebagai pemilik dari restoran ini?"


"Milli sayang Mama rasa kamu belum siap untuk memimpin restoran ini agar lebih berkembang lagi jadi Mami rasa Kakak kamu yang lebih pantas dan tepat untuk jadi pemimpin sekarang?"


"Mi apa Mami lupa selama ini Milli sudah berusaha untuk menjadi yang terbaik. Dan Milli juga yang lebih bekerja keras untuk kemajuan Resort ini tapi kenapa giliran Mami tahu kalau Kak Putri Putri kandung Mami, kenapa begitu mudahnya Mami lebih memilih dia yang menjadi pemimpinnya ketimbang aku yang selama ini sudah banyak bekerja keras untuk nama baik Resors ini apa Mami ingin melupakan Milli begitu saja?''bentak Milli dengan nafasnya yang tiba bisa diatur.


"Milli kamu kenapa berkata seperti itu, bukankah selama ini hubungan kalian tentram dan damai aja tapi kenapa kamu sekarang malah marah jika mami memberikan jabatan ini pada Kak Putri. Kak Putri ini Kakak kandung kamu selama ini Kak Putri tidak pernah mendapatkan kebahagiaan. Dalam hidupnya ia hanya mendapatkan siksaan dan penderitaan tapi kenapa kamu malah marah seperti ini apa hanya karena tidak setuju kamu jadi berubah menjadi seperti ini lagi apa yang salah denganmu Milli apa?"

__ADS_1


"Apa Mami ingin tahu apa alasan Milli marah seperti ini? Yang pertama sejak Mami tahu kalau dia kakak kandungku Mami lebih mengutamakan dia daripada aku yang jelas-jelas juga Putri kandung Mami. Setiap Malam Mami lebih memilih menginap bersama dengannya sedangkan aku? Mami hanya meninggalkan aku sendiri dirumah apa itu masih bisa dibilang dengan adil? Mami pilih kasih Milli tahu Milli banyak kekurangan secara langsung Milli lebih rendah dari pada dia karena dia baik hati dan pastinya banyak seseorang yang menyukainya tapi bukan seperti ini caranya bukan seperti ini Mi sudahlah Milli capek tidak ingin berdebat lagi selamat atas jabatan kamu dan selamat karena kamu sudah berhasil merebut kepercayaan Mami terima kasih


Pergi dari pandangan mereka semua Milli tak mengucapkan sepatah kata lagi pada mereka. Sedangkan Putri yang berniat ingin pergi, Maminya menghalanginya.


"Jangan sayang Milli hanya butuh waktu untuk memikirkan semuanya. Semuanya salah Mami, selama ini Mami terlalu memanjakannya biar pun beberapa bulan yang lalu ia sempat berubah tapi Mami lupa sifat aslinya tidak mudah untuk hilang dari dirinya jadi biarkan saja!"perintahnya.


"Tapi Ma Milli salah paham jadi aku harus menjelaskan semuanya, dia dulu pernah marah sama aku jadi mana mungkin aku akan membuat suasana tambah semakin keruh. Milli butuh penjelasan jadi aku harus menjelaskannya Ma aku harus menjelaskannya?"


"Sayang dengarkan Mama. Milli memiliki sifat yang sangat keras kepala, jika ia marah ia tidak segan-segan akan mengeluarkan semua perkataan kasar yang akan mampu menyakiti perasaan kamu jadi Mami mohon jangan! Jangan lakukan ini Mami mohon


"Tapi Ma?"


"Mami mohon jangan sayang ya sudah kamu disini aja biar Mami yang ngomong masalah ini di Rumah, kamu disini aja ya?"


"Baik Ma, Putri akan tetap disini tapi katakan pada Putri kalau ada apa-apa ya?"


"Iya sayang Mami akan memberitahu kamu nanti, ya sudah Mami pulang ya jaga diri kamu baik-baik."


"Iya Ma, Mama juga berhati-hatilah."


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2