
Terduduk dan memandangi sebuah album foto yang berada di-genggamannya lamunan seorang wanita bernama Cassandra itu pun tak henti-hentinya tersadar, ia terus saja memandang album foto bayi kembar tak identik itu dengan berbarengan kedua matanya yang mengeluarkan buliran demi buliran air mata yang menjatuhi kedua pipinya.
"Sayang gimana kabar kamu sekarang? Apa kamu masih hidup atau kah kamu sudah pergi meninggalkan Mama. Kenapa? Kenapa kamu tega meninggalkan Mama disaat Mama belum bisa mengendong kamu kenapa sayang?" Maafkan Mama ...maafkan Mama karena Mama tidak bisa menjagamu disaat kamu sudah lahir ke dunia ini. Maafkan Mama jika Mama serius mencari keberadaan-mu maafkan Mama.
Lamunan Cassandra pun teralihkan sesaat ia dikejutkan dengan kehadiran Milli yang tiba-tiba mendatanginya dengan memberikan pelukan manis untuknya dari belakang.
Terkejut dengan apa yang ia rasakan saat ini lantas ia pun membalikkan tubuhnya.
"Astaga sayang kamu itu ngagetin Mama saja, Mama kira siapa?" ucap Cassandra yang menyadari jika Milli lah yang mendatanginya.
"Mama kenapa bersedih dan melamun seperti ini. Apa Mama kangen sama Papa? Atau mungkin Mama masih memikirkan saudara kembar-ku?"
"Entahlah sayang mungkin apa yang Mama rasakan saat ini memang arti jika Mama memang sangat merindukan mereka berdua. Dan Mama berfikir kira-kira apa ya yang dilakukan Papa di alam sana. Apa Papa kamu bahagia ...apa Papa kamu bisa bahagia di-alam sana melihat Mama yang lagi bersedih seperti sekarang ini lantaran Kakak kamu belum kunjung ditemukan setelah belasan tahun lamanya ia belum juga temukan dari penculikan waktu itu?"
"Mama jangan bersedih seperti ini ada Milli yang akan menjaga dan melindungi Mama jadi Mama tenang aja ya, di sana Papa sudah bahagia jadi kini saatnya Mama untuk melupakan semua kenangan itu. Sedangkan Milla, Milli yakin jika dia masih hidup pasti Milla akan merasa sedih melihat Mama terus-menerus berlinang air mata seperti ini, jika Milli disuruh jujur Milli juga tidak mau kehilangan Papa mau pun Milla tapi ini semua sudah takdir jadi kita tidak bisa mengalahkan takdir dan kuasa dari Tuhan. Milli janji dengan tenaga dan perjuangan Milli, Milli janji akan menemukan keberadaan Kak Milla entah itu apa itubhanya mustahil tapi Milli butuh bukti yang pasti jika Milla telah meninggal Milli butuh kepastian. Dan maafkan Milli Ma, maafkan Milli karena Milli selama ini belum bisa membahagiakan Mama. Maafkan Milli jika selama ini Milli sudah dibutakan dengan keegoisan Milli sendiri maafkan Milli.
"Kamu tidak perlu merasa bersalah sayang. Di-dunia ini tidak ada satu pun manusia yang lebih sempurna dari pada penciptanya. Mama juga minta maaf jika selama ini Mama hanya memanjakan kamu dengan harta dan kemewahan sedangkan Waktu luang Mama tidak pernah memperdulikan kamu, maafkan Mama.
"Mama tidak salah jadi Mama tidak perlu minta maaf yang terpenting sekarang kita tidak boleh terlalu egois dengan keadaan kita sendiri. Dan Milli, mulai sekarang Milli akan berusaha menjadi wanita yang lebih mandiri dan pastinya Milli tidak akan egois atau pun manja lagi pada Mama. Milli sayang Mama ...Milli sayang Mama," ucapnya dengan memeluk erat Mamanya hinga Mama yang mulai sesak akibat pelukan yang terlalu erat itu.
__ADS_1
"Sayang kamu jangan memeluk Mama dengan se'erat itu Mama kan tidak bisa bernafas. Ngomong-ngomong apa yang terjadi dengan-mu sayang? Kenapa sikap kamu jadi berubah seperti ini. Kamu tidak seperti Milli yang Mama kenal dulu, kamu sekarang sudah bisa berfikir dengan sangat dewasa ada apa sayang apa kamu ada masalah?"
"Mama sudah terlalu menyimpan banyak masalah, aku tidak mau membebaninya lagi dengan masalah yang aku buat ini," batinnya tak lama Mamanya pun mengagetkannya.
"Sayang ada apa kenapa kamu malah melamun. Apa kamu benar-benar ada masalah?" tanya Mamanya yang nampak panik.
"Tidak Ma, Milli cuma sadar aja apa yang dikatakan Kak Putri memang ada benarnya jika aku tidak boleh egois yang hanya memikirkan kebahagiaan Milli sendiri jadi mungkin karena itu Milli bisa berfikir dengan dewasa seperti ini," timpal Milli.
"Kak Putri? Sejak kapan kalian jadi dekat sayang, bukankah kalian pernah bertemu selalu bertengkar dan tidak pernah akur, tapi kenapa sekarang kamu malah terlihat memujanya. Dan Mama merasa kamu tidak lagi membencinya?"
"Milli tidak tahu apa yang terjadi pada Milli saat ini Ma, tapi mungkin karena mendengar semua curhatan dan nasehat darinya. Milli bisa berfikir dengan jernih. Dan apa yang barusan tadi Milli katakan kak Putri-lah yang telah menyadarkan aku," balas Milli yang hanya bisa menunjukkan senyuman lepasnya. Mamanya yang melihatnya ia nampak sangat bahagia dan tak segan-segan ia langsung memeluk Milli dengan sangat erat.
"Mama tidak perlu berterima kasih pada Milli Ma, tapi berterima kasihlah pada kak Putri karena dialah orang yang sudah menyadarkan Milli," balas Milli yang ikut membalas pelukan dari Mamanya.
SEKALIAN IJIN PROMO KARYA TEMAN-KU YA CERITANYA SANGAT SERU DAN PASTINYA SANGAT SAYANG UNTUK DILEWATKAN YUK MAMPIR DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAKNYA YA TERIMA KASIH 🥰🥰🥰😊
BERIKUT BLURBNYA
Blurb
__ADS_1
Disarankan untuk membaca novel My Wife SUGAR MOMMY terlebih dahulu ya gaes.
Setelah melewati malam panas dalam keadaan mabuk, dengan seorang pria yang usianya sudah sangat matang. Hazel Carter memutuskan untuk menjadi sugar baby dari pria tersebut.
Meskipun Hazel Carter sangat mengenal siapa sosok pria tersebut. Bukan hanya mengenalnya, Hazel Carter juga sangat mengenal baik keluarganya termasuk istrinya.
Apa sebenarnya yang Hazel inginkan dengan menjadi sugar baby? Sedangkan dia sudah memiliki segalanya.
Tak mungkin bila hanya untuk mencari kesenangan? Mungkinkah ada maksud lain?
Penasaran? Cus silakan di baca.
Warning
Hanya cerita fiksi, yang tidak suka silakan skip ya gaes. Semua pemeran yang ada di dalamnya, tidak patut di contoh!!!!!!!!!!
__ADS_1
BERSAMBUNG.