
Dalam ruangan yang terlihat rapi dengan adanya beberapa kursi yang sudah berjejer rapi, ditambah lagi beberapa kameraman dan para wartawan sudah pada hadir dalam acara konferensi pers ini.
Sesaat kemudian Burhan dan Papanya pun keluar dengan balutan jas berwarna putih.
Terduduk disalah satu sofa putih yang sudah disiapkan, Papanya pun terlebih dulu berkata dan menyambut mereka yang sudah mau hadir dalam acara ini.
"Terima kasih buat para hadirin yang sudah mau meluangkan waktu kalian untuk menghadiri acara ini. Awalnya aku juga sempat terkejut dengan adanya berita yang dulu yang mengatakan jika Putraku ini tertangkap karena adanya kasus .pembunuhan dan penculikan yang seperti adanya berita-berita yang beredar sebelumnya. Tapi aku rasa semua berita itu sangatlah salah dan tidak benar. Karena saya sendiri mengenal dia pribadi yang baik bahkan pemuda yang berada disamping ku biarpun dia bukanlah Putra yang dibesarkan oleh Ibunya sendiri karena telah meninggalkan kita terlebih dulu, saya sangatlah menyayanginya jadi aku rasa semua berita itu sangatlah tidak benar dan aku harap kalian tidak akan percaya dengan berita dan rumor yang ingin menjatuhkan nama perusahaan Penta Angkasa sekaligus Karir yang dimana kalian tahu Putraku belakang ini mulai naik daun.
"Iya benar yang Papa katakan sekarang. Dan terlebih dulu aku berterima kasih kepada media semua, telah hadir di acara konferensi pers kami hari ini. Tapi kami harap semua orang tidak akan gampang percaya dengan adanya rumor yang sudah beredar belakangan ini yang dimana awalnya juga ada rumor yang mengatakan kalau saya telah menghamili seorang teman kuliah saya tapi saya berani kalau saya tidak pernah melakukan hal semacam itu. Apalagi tentang beredarnya foto itu kami sudah melakukan pengecekan dan ternyata memang benar jika foto itu hanyalah editan rekayasa belaka apalagi saya juga salah satu ahli waris perusahaan Penta Angkasa jadi mana mungkin saya berani melakukan tindakan keji seperti ini.
Jadi saya Burhan Sanjaya berani berkata jika semua rumor itu tidaklah benar," ucapnya dengan menundukkan sedikit kepalanya.
Seorang reporter wanita mengangkat tangannya.
"Tapi Maaf Tuan tapi kita juga perlu bukti nyata jika beliau memang bukanlah pelakunya. Sama halnya dengan foto yang sedang beredar tentang Putra anda yang sedang bercumbu mesra kita juga perlu bukti dari saksi lain jika foto itu memang hasil editan rekayasa. Apalagi data dari si peredar sampai sekarang belum ketemu membuat saya tidak percaya tentang keaslian foto itu?” tanya reporter wanita.
" Iya betul, kita perlu bukti yang kuat Tuan. Dan jika Putra anda memang tidaklah salah kenapa sampai sekarang tidak ada berita akan siapa seseorang yang sudah menyebarkan foto itu. Apalagi gelar Tuan mau pun Putra Tuan sudah tidak bisa diungkit lagi?” timpal reporter lainnya.
__ADS_1
Ruangan konferensi pers mendadak riuh oleh pertanyaan dari reporter. Burhan mau pun Papanya terlihat kebingungan. Ini pertama kalinya dia muncul di depan media. Dia tidak mampu menjawab pertanyaan demi pertanyaan dari media.
Sorotan cahaya kamera dan pertanyaan dari para reporter, membuat Burhan mau pun Papanya terasa sesak. Ruangan itu seakan berputar begitu cepat.
"Kalian jangan pernah percaya dengan apa yang barusan mereka katakan," timpal seseorang yang tiba-tiba datang dan mulai naik ke depan.
Semua orang yang berada di ruangan itu, beralih menatap ke arah suara yang cukup lantang itu. Mereka terkejut kala seseorang perempuan datang ke acara konferensi pers ini.
Para reporter pun menyorotkan kameranya pada seorang Wanita tersebut. Dengan berbalut gaun berwarna merah panjang, langkah seseorang itu pun perlahan-lahan mulai menghampiri mereka.
“Apa ini? Dan siapa anda kenapa anda bisa berkata seperti itu?” ucap salah satu reporter
Seorang Wanita berpakaian putih yang tak lain adalah Milli ia berjalan menghampiri mereka. Dia berdiri di samping keduanya.
"Kamu? Apa yang kamu lakukan disini dan beraninya anda naik keatas sini, ini kan bukan acara mu dan apa hak mu berkata seperti itu? Bodyguard cepat bawa pergi Wanita ini, aku rasa dia salah satu orang yang ingin menjatuhkan nama perusahaan Penta Angkasa ini jadi cepat usir-lah dia dari sini" perintahnya akan tetapi bergegas para polisi datang dan menghalanginya
"Selangkah kalian berani mengusir wanita itu, maka taruhannya kalian sendirilah yang akan ikut mendekam didalam sel bersama Bos kalian apa kalian paham!" ancam seorang Polisi yang seketika langkah kedua bodyguard itu pun terhenti.
__ADS_1
"Kalian? Kalian pasti para polisi gadungan apa yang ingin kalian lakukan disini?
"Tentu saja membereskan kekacauan yang sudah kau buat,” timpal Milli dengan tersenyum menatap kearahnya dan kemudian mata menatap media yang berada di depannya.
"Ada apa ini kenapa kalian tiba-tiba datang? dan apa yang sebenarnya terjadi mana yang benar dan mana yang salah sekarang?" tanya salah satu reporter yang terlihat kebingungan dengan situasi sekarang ini.
"Mungkin aku hanya ingin mengatakan kalian jangan ada yang percaya dengan apa yang mereka berdua katakan. Baiklah perkenalkan namaku Milli dan jika aku perkenalkan siapa identitas-ku yang sesungguhnya itu juga akan percuma karena kalian juga tidak akan mengenalku. Dan sekarang tujuan pertama ku datang kesini aku hanya ingin membela kebenaran dan tentunya aku membela Wanita yang dimana ia telah dinodai oleh Pemuda yang tidak bertanggung jawab ini. Bahkan yang lebih parahnya lagi ia bukan hanya menodai tapi ia juga mampu membunuhnya untuk menghilangkan jejak!"
"Apa maksud kamu? Punya bukti apa kamu bisa menuduhku seperti itu?"
"Sudahlah kalian jangan lagi berpura-pura jika kalian butuh simpati lagi dari mereka. Karena mungkin apa yang aku katakan akan membuat mereka akan berbalik menghakimi kalian. Apa kalian belum puas membuat keluarga Wanita itu menderita dan hancur akan kepergian Putri tercintanya? Apa belum puas kalian bikin ayah dari Wanita itu menderita dan sekarang kamu malah berbalik membuatnya yang seakan-akan menjadi tersangka akan kasus ini. Bahkan fitnah dan penipuan bahkan kekacauan yang kalian lakukan apa kalian masih belum puas dengan semuanya . Sebagai seorang Ayah harusnya anda mengajarkan kebaikan dan kejujuran padanya tapi apa yang anda lakukan sekarang, anda malah membelanya sampai-sampai menyuruhnya untuk mengugurkan kandungannya itu apa kalian belum puas!"
"Apa maksud anda. Dan siapa anda sebenarnya kenapa anda dengan beraninya mengatakan hal yang tidak masuk akal seperti itu?"
"Belum apa-apa kamu sudah menunjukkan wajah ketakutan kamu ini. Dan di dunia ini tidak ada orang yang bakal merasa takut jika perbuatannya tidak tercium. Dan sekarang kebenaran akan berpihak pada keluarga yang tidak pernah mendapatkan keadilan ini dan kamu Burhan bersiaplah kamu akan mendekam didalam sel tahanan. Dan satu lagi aku punya beberapa bukti termasuk rekaman rekaman suara dimana Putramu ini mengaku dengan sendirinya jadi bersiaplah anda juga akan ikut mendekam disana cepat bawa dia."
BERSAMBUNG.
__ADS_1