JERATAN CINTA ISTRI YANG TERHINA

JERATAN CINTA ISTRI YANG TERHINA
AKANKAH RAFA SERIUS DENGAN UCAPANNYA


__ADS_3

Mendatangi tempat yang diduga menjadi tempat persembunyian Rafa selama ini, dengan beraninya Milli pergi kesana tanpa meminta bantuan seorang pun untuk menemaninya.


"Ini adalah lokasi yang ditunjukkan oleh Claudya aku rasa dengan datang-datang malam gini Rafa pasti masih ada disini," ucapnya segera ia pun masuk dengan memperhatikan suasana sekelilingnya.


Sedang dalam membungkuk langkah Milli seketika terhenti setelah adanya suara seseorang yang tiba-tiba mengucapkan sesuatu dari arah belakangnya.


"Kamu siapa kamu?"gertak Rafa dengan wajah tegasnya.


"Kamu tidak perlu tau siapa aku tapi yang jelas aku tahu dengan siapa aku sedang berhadapan saat ini. Kamu pasti Rafa kan buronan yang selama ini menjadi incaran Polisi?"tanya balik Milli, Rafa yang mendengar wanita itu menyebut namanya amarahnya seketika memuncak.


"Cepat katakan apa yang kamu lakukan disini. Dan dari mana kamu tahu kalau aku adalah Rafa, persembunyian ku disini siapa yang memberitahu mu?"


"Tidak penting aku tahu darimana tempat persembunyian kamu ini, yang jelas kedatangan aku kesini aku ingin kamu menyerahkan diri kamu kepolisi tentang tindak kejahatan yang sudah kamu lakukan yaitu tindakanmu yang membunuh nina kamu pasti masih ingat kan dengan tindakan kamu itu?"


"kamu datang kesini sendiri dan sekarang dengan beraninya kamu berkata jika kamu ingin aku menyerahkan diriku kepolisi apa aku ini tidak salah dengar? Kamu berani sekali mengancam-ku seperti ini? Kedatangan kamu sendiri itu sama aja kamu sudah menyerahkan nyawa kamu sendiri ke aku. Dan sekarang dengan mudahnya kamu berkata jika kamu ingin aku menyerahkan diriku apa kamu sadar dengan siapa kamu berhadapan saat ini?"


"Aku tidak perduli jika kamu ingin membunuhku karena itu sama sekali bukanlah ketakutan ku saat ini, tapi ketakutan ku adalah aku takut jika penyesalan kamu berada diujung tanduk, yang akhirnya akan melukai diri kamu sendiri yang dimana tidak seharusnya kamu bekerja sama dengan seseorang yang jelas sudah menghancurkan mu, atau bisa dibilang dialah orang penyebab dari semua kekacauan ini kamu tidak seharusnya membenci kak putri karena dialah bukan musuh yang seharusnya kamu lawan, tapi claudya lah orang yang seharusnya kamu lawan karena apa karena? Karena dialah orang yang sudah menabrak Monika yang akhirnya kalian harus kehilangan calon anak yang sudah kalian nantikan sejak sedari lama dialah orangnya," ucap Milli yang seketika membuat pandangan Rafa berubah.

__ADS_1


"Maksud kamu apa?"


"Claudya dialah orang sudah bikin monika kecelakaan dan lihatlah video ini," ucap Milli sembari mengulurkan benda pipih itu


Menyaksikan dengan kedua mata telanjangnya Rafa melihat sendiri jika apa yang dikatakan Milli memang benar nyatanya.


"Dia? Jadi dia sudah membohongiku selama ini, bisa-bisanya ia mempermainkan ku. Apa dia tidak takut mati dengan siapa ia berhadapan sekarang ini?"


"Sekarang kamu lihat kan orang yang selama ini kamu anggap penolong apa dia bisa membuktikan jika dia memang jadi penolong kamu yang sesungguhnya? Tidak kan? Jadi percuma kamu percaya dengan seseorang jika pada akhirnya seseorang itu malah berbalik menusuk-mu dari belakang seperti ini. Dan Kak Putri selama ini kamu salah menganggap dia sebagai musuh bahkan seseorang yang paling kamu benci. Kamu lihat kamu sudah beberapa kali mencoba mengugurkan kandungannya, sedangkan kandungan yang ia kandung saat ini jelas anak kandung kamu dan sekarang aku tanya sama kamu?Gimana rasanya disaat kamu mencoba mengugurkan kandungan itu. Dan gimana rasanya kamu kehilangan janin yang selama kamu telah nantikan gimana rasanya kamu tidak bisa membayangkan kan perasaan itu, perasaan itu sama aja dengan apa yang dialami Kak Putri apa kamu mengerti sekarang!"


"Cukup aku bilang cukup!"


"Aku bilang cukup apa kamu ingin mati!"gertak Rafa yang langsung mencengkram dengan keras rahang Milli.


"Aku tidak takut jika hari ini kamu ingin membunuh-ku tapi yang jelas aku sudah mengatakan apa yang seharusnya aku katakan. Dan kamu? Jika kamu masih egois yang hanya mampu memikirkan dirimu sendiri sadarlah kamu tidak akan kesempatan kedua kalinya untuk membenahi diri kamu dan Wanita yang sangat kamu cintai kamu akan kehilangan dia untuk selama-lamanya apa kamu paham!"


"Apa maksud kamu?"

__ADS_1


"Maksud dia aku sudah memutuskan jika aku ingin kamu kembali padaku dan menata kehidupan mu yang suram ini," timpal seseorang yang langsung menimpali pembicaraan mereka. Berada dari arah belakang, seseorang yang tak lain adalah Monika ia pun menampakkan dirinya kepada Rafa.


"Monika kamu? Kamu tahu darimana kalau aku adalah Rafa?"


"Biar pun kamu sudah merubah wajah kamu aku tidak akan berpaling dari laki-laki lain. Biar pun kamu berusaha untuk menghindari ku aku akan tetap ingat gimana pertama kali kita bertemu Rafa, jadi aku ingin kamu berubah demi aku. Aku ingin kita tetap bersama dan kamu melupakan semua sifat burukmu apa kamu bersedia?"


"Apa kamu serius dengan ucapan kamu itu?"


"Iya aku serius aku yakin jika kamu memang masih sangat mencintaiku aku yakin kamu akan mampu melakukan apapun demi aku, termasuk menyerahkan diri kamu ke-polisi atas kasus kejahatan yang sudah kamu perbuat, biar pun bagaimana pun itu kamu sudah membunuh seseorang. Apa kamu gak mikir kamu salah membunuh orang yang jelas-jelas bukan musuh-mu?"


"Iya dan apa kamu sadar jika kamu selama ini sudah diperalat oleh Claudya? Kamu berkata jika kamu ingin membantu dia untuk menjalankan misinya termasuk menghancurkan hubungan Revan dan Putri, tapi apa kamu sadar bukankah dia menyuruhmu untuk membunuh Nina bukankah itu sudah terbukti jika ia sudah berhasil membunuh musuhnya yang sebenarnya dan apesnya kamu lah yang menjadi tangan kanan dari rencananya itu ia sudah berhasil tapi ia mengunakan tangan seseorang untuk membantu misinya saat ini?"timpal Milli mencoba meyakinkannya.


"Rafa jika kamu mau menyerahkan diri kamu dan mau memaafkan Putri dan tidak berniat ingin menghancurkan hubungan antara Revan aku bersedia memberimu kesempatan untuk kembali padaku aku janji!"


"Baiklah demi kamu aku akan menyerahkan diri aku kepolisi, tapi sebelum aku melakukan semua itu ada satu hal lagi yang harus aku lakukan yaitu membalas perbuatan Claudya karena dia aku sudah kehilangan anakku."


"Kamu gak akan kabur kan?"tanya Milli.

__ADS_1


"Kamu tenang saja aku tidak akan pernah kabur. Dan tugasku sekarang tingal satu yang belum aku lakukan yaitu membalas kepada Claudya setelah apa yang telah ia lakukan pada keluarga ku," ucapnya dengan senyuman sinisnya.


BERSAMBUNG.


__ADS_2