
Jika banyak orang yang percaya akan itu cinta. kenapa hanya aku orang yang merasa jika kita tidak perlu mengenal cinta karena cinta kebanyakan akan membuat hati kita terluka bukan malah bahagia. Dan aku melihat semua itu dari penderitaan yang dirasakan Kak Putri, Wanita yang sangat kuat dan tabah menghadapi semua penderitaan yang dialaminya selama ini.
Udara dingin lan sejuk yang merasuk kulit membuat siapa pun oran yang merasakannya pasti akan menggigil dibuatnya tapi tidak dengan milly,entah apa yang ada tubuh Wanita itu tidak ada sedikit pun ia merasa menggigil dibuatnya
Hingga akhirnya pandangannya dikejutkan dengan adanya sesosok Wanita yang bertubuh buncit yang perlahan-lahan berjalan menuju kearahnya.
''Kak Putri teriak milly beralih wanita itu berbalik menatapnya. Segera seseorang itu pun menghampiri Milli.
''Milli kamu ternyata suka jalan pagi juga ya?" tanya Putri, Milli pun tersenyum.
''Astaga Kak Putri ini kalau butuh teman untuk jalan-jalan pagi kan bisa minta bantuan sama aku atau sama Kak Revan kenapa Kakak malah jalan sendirian seperti ini, kalau ada orang jahat yang berniat ingin menyakiti kak Putri gimana?"
''Milli aku bukan anak kecil lagi. Dan aku udah dewasa lagi jadi aku bisa menjaga diriku sendiri dan juga janin yang aku kandung-ku saat ini jadi janganlah cemas kamu soal ini
''Baiklah aku ngerti apa maksud Kak Putri. Oh iya apa Kak Putri bawa minum?" Mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulut Milli, Putri hanya menggelengkan kepalanya.
''Astaga Kakak ini, kakak kan lagi hamil bagaimana bisa Kak Putri ceroboh seperti ini kalau Kak Putri mengalami dehidrasi parah gimana karena tidak ada cairan yang masuk, ini minumlah Kak Putri butuh asupan air yang banyak cepat minum.
__ADS_1
''iya aku akan minum sekarang terima kasih ya
''iya sama-sama kak, tapi gak papa kan kalau itu bekas aku soalnya aku hanya bawa satu botol?"
"Iya gak papa kok lagian rasanya juga sama aja,"balasnya kemudian Putri pun membuka penutup botol itu.
Sedang menikmati beberapa cegukan air, sembari menikmati dedaunan hijau yang sangat menyejukkan pandangan mereka. Mereka nampak puas akan pemandangan yang indah ini hingga tak lama pandangan mereka dikejutkan dengan adanya sepasang kekasih yang terlihat romantis tepat bermesraan didepan matanya.
Beralih menatap Milli yang sedang seperti memikirkan sesuatu ia lantas langsung bertanya.
"Tidak kak aku tidak iri kok aku hanya berfikir saja kenapa banyak orang yang sangat percaya dan begitu mudahnya termakan akan rayuan manis dari para lelaki. Hanya satu ucapan manis yang dilontarkannya wanita itu akhirnya luluh dan dengan gampangnya mau dinikahi hanya dengan sebuah janji yang manis.
"Milli apa kamu suka dengan coklat?"tanya Putri yang beralih pandangan Milli beralih menatapnya dengan tatapan bingung.
"Coklat? Kenapa kak Putri malah membahas tentang coklat aku kan tadi membahas tentang para pria?"tanya balik Milli.
"Iya sama halnya dengan coklat jika seseorang itu sangat menyukai coklat karena rasa manisnya yang sangat menggugah selera maka dengan berbagai cara orang itu pasti akan membeli coklat tersebut biar pun harganya terbilang sangat mahal sekalipun asalkan ia mendapatkannya. Apalagi jika orang itu sangatlah kaya dan memiliki banyak uang baginya untuk mendapatkan sebatang coklat tidak cukup susah karena ia bisa membelinya dengan mudah. Akan tetapi berbeda dengan orang yang terbilang tidak mampu ia pasti akan berfikir yang keduanya untuk apa membeli coklat dengan harga semahal itu karena kenyatannya di -dunia ini masih banyak makanan yang harganya lebih murah dari coklat itu. Dan kebutuhan yang harus ia pikirkan selama berbulan-bulan dan makanan yang lebih enak yang pastinya tidak akan menguras isi dompet seseorang itu. Kadang mudah kita berkata aku mau jadi istrimu dan mau menjalin ikatan rumah tangga bersamamu, tapi ternyata ucapan tidak semudah kenyatannya, pernikahan tidak hanya membutuhkan rasa cinta saja tapi kita juga harus siap mental yang pertama karena pernikahan pada dasarnya bukan hanya makan akan rayuan dan hubungan percintaan belaka tapi prinsip juga yang sangatlah penting untuk dipikirkan.
__ADS_1
"Iya kak aku setuju dengan ucapan kak putri dan milli akan ikuti nasehat kak putri sekarang."
'' Oh iya milli berhubung kamu masih ada disini apa aku boleh minta tolong sama kamu?" ucap Putri.
''Minta tolong soal apa kak?" tanya balik Milli.
''Ini pundakku agak sakit apa kamu mau membantuku untuk memasangkan salep koyo dipundak belakangku ini'
''Baik kak sini aku bantuin
''Baiklah terima kasih ya
''Iya sama-sama kak
Ucapnya segera milli pun menarik baju putri keatas agar ia bisa memasangkan pada sisi yang diinginkannya. akan tetapi belum juga milli berhasil menempelkan pandangannya sudah dibuat terkejut setelah iya tak sengata melihat tanda lahir yang sama percis seperti punya dirinya dan juga saudara kandungnya yang sudah lama pergi meninggalkannya.
BERSAMBUNG.
__ADS_1