
"Apa kamu merasakan sakit sekarang?"tanya Putri tapi Milli yang hanya menggelengkan kepalanya.
"Apa kamu serius?"tanyanya lagi.
"Iya aku serius kak, Kak Putri jangan cemaskan soal itu aku baik-baik saja kok," balas Milli.
"Ya sudah kalau itu aku hubungi Mama kamu ya dia harus tahu kondisimu yang seperti ini."
"Tidak, kak jangan beritahu Mama aku baik-baik saja kok aku tidak ingin Mama tahu kalau kondisiku seperti ini dia pasti cemas nanti jadi jangan beritahu dia aku mohon," ucap Milli sembari tangannya yang memegang tangan Putri.
"Tapi Milli?"
"Kak aku mohon jangan."
"Baiklah kalau kamu melarangku aku bisa berbuat apa tapi kalau kamu ada yang merasa sakit kamu beritahu Kak Putri ya?"
"Iya kak Putri tenang saja aku pasti akan memberitahu kak Putri kok,"balasnya dengan tersenyum.
"Baiklah kalau gitu kak Putri akan tanya Dokter apa kondisimu ini parah atau tidak. Dan aku sekalian ingin tanya apa kamu sudah diperbolehkan pulang apa tidak," ucap Putri.
"Baik kak,"ucap Milli dengan pandangannya yang menatap Putri mulai pergi meninggalkan ruangan ini.
"Jujur kalau dibilang sakit sebenarnya entah kenapa aku merasakan dibagikan ginjal-ku ini kenapa aku merasa agak sakit ya? Atau ini hanya efek setelah mendapatkan pukulan tadi?"batinnya yang kemudian ia mendapatkan sahutan lantaran Gibran yang masih berada disini.
"Hay kamu itu sebenarnya bisa gak sih jadi cewek itu yang lemah lembut gak usah bar-bar gini pakai acara jadi pahlawan segala. Kalau tujuan kamu baik menjadi pahlawan apa kamu bisa menanggung jika sudah seperti ini , kamu masih beruntung masih bisa selamat coba aja kalau tidak apa kamu bisa berfikir," timpal Gibran kemudian mendapatkan tatapan sinis Milli.
"Apa kamu sudah selesai ngomong? Kalau udah mendingan kamu cabut aja dari hadapanku badanku masih sakit jadi jangan tambah bikin sakit-ku tambah parah, tadinya aku ingin bilang terima kasih sama kamu tapi mendengar ucapan kamu entah kenapa aku enggan untuk mengucapkan kata terima kasih ini jadi mendingan kamu pergilah," usirnya.
"Kamu mengusirku?"tanya Gibran.
"Iya aku mengusir-mu puas!"
"Baiklah aku akan pergi dan kamu gak perlu repot-repot menyuruhku paham!"
__ADS_1
"Terserah."
Membaringkan tubuhnya lagi, Milli terus saja berfikir tidak mengerti dengan jalan apa yang ada dipikiran Sandra saat ini.
"Sebenarnya apa kamu membuat Sandra jadi berubah seperti ini? Aku tahu dia memang dulu orangnya memang sudah seperti ini tapi dengan cara kekerasan aku rasa ada seseorang yang sudah mempengaruhinya? Dan perutku ini kenapa masih ngilu seperti ini?"batinnya yang masih mengelus-elus bagian ginjal kanannya.
"Apa anda sudah mulai membaik?"tanya salah seorang yaitu Suster yang baru aja datang.
"Iya Sus saya baik-baik saja. Oh iya Sus apa Suster mau pun Dokter tadi yang memeriksaku benar-benar mengecek kondisiku? Maksudnya apa kalian serius tidak menemukan keanehan pada ginjal kananku ini kenapa aku merasa ginjal ku ini serasa agak ngilu?"
"Saya rasa apa yang sudah anda rasakan saat ini itu efek akibat pukulan yang anda alami. Karena tadi saya mau pun Dokter sama-sama memeriksa kondisi anda dan benar tidak terjadi perbenturan mau pun luka yang serius jadi anda jangan cemas itu satu atau dua hari pasti rasa sakit itu akan hilang jadi tenanglah!"
"Baiklah kalau memang Dokter mau pun Suster tidak ada yang salah sekali lagi maaf karena sudah meremehkan kalian?"
"Tidak apa-apa, ya sudah saya tingal dulu," ucap Suster.
"Baik Sus," balas Milli segera Suster tadi pun keluar dari ruangan ini. Dan setelah berhasil keluar dari ruangan itu, nampak Suster mengeluarkan ponsel dan menekan beberapa pesan pada seseorang, berbarengan menunjukkan raut wajah sinisnya Suster itu berlalu pergi.
______________________
"Milli sayang kamu baru sehari dirawat masak sudah ingin pulang sih seenggaknya kamu habiskan infus kamu ini apa kamu gak lihat infus kamu masih banyak,"ucap Putri.
"Oh iya Milli karena kamu belum sembuh total dan tidak ada yang merawat-mu lebih baik kamu tinggal aja ya bersamaku biar aku yang merawat-mu nanti."
"Apa kak Putri serius tidak keberatan jika mau mengasuhku nanti?"
"Tidak. Kak Putri tidak keberatan kok lagian aku kan hanya perlu mengawasi-mu saja kan?"
"Baiklah kak. Oh iya tapi apa Milli boleh pulang sekarang Milli serasa tidak kuat disini lebih baik Milli pulang aja lagian Milli sudah merasa lebih baik kok sekarang
"Tapi Mil, kondisimu yang seperti ini apa kamu serius langsung ingin pulang?"
"Iya Kak Milli ingin secepatnya pulang
__ADS_1
"Baiklah kak Putri mengijinkan.
Awalnya yang suasana nampak sangat sedih, kini hanya hitungan menit suasana pun berubah menjadi mencekam setelah Milli yang tiba-tiba meringis kesakitan, sembari memegang perutnya dengan erat.
Putri yang melihatnya. Seketika pandangannya pun beralih menatap kearahnya dengan menunjukkan ekpresi terkejutnya.
"Aw...perutku.
"Milli kamu gak papa kan? Kamu masih merasakan sakit?" tanya Putri nampak ikut panik.
"Aku tidak apa-apa, ini hanyalah luka yang kecil, nanti juga akan sembuh kok kak jangan cemas?" balas Milli yang mencoba meyakinkan Putri.
"Apa kamu serius kamu baik-baik saja? Wajah kamu sangatlah pucat?" tanya Putri.
"Iya aku serius Kak, aku baik-baik saja, jadi kak Putri jangan cemaskan itu. Ya sudah rasa sakit ini sudah mulai menghilang kok sekarang jadi kak Putri jangan cemas ya?"
"Apa kamu serius tidak merasakan sakit lagi?"
"Iya kak aku tidak merasakan sakit lagi kok," balas Milli.
"Sebenarnya apa yang terjadi pada diriku ini? Tadi Dokter mau pun Suster berkata jika kondisi-ku tidak ada yang parah tapi kenapa rasa sakit yang aku rasakan tadi bisa sesakit itu?"
"Milli kamu beneran gak kenapa-kenapa kan? Kamu sungguhan gak menyembunyikan rahasia dariku kan?"tanya Putri.
"Kak Putri tenang saja aku baik-baik saja kok buktinya sekarang aku bisa ngobrol dengan Kak Putri seperti ini?"
"Kamu tuh masih bisa mengalihkan pembicaraan juga ya?"
"Ya sudah kamu istirahat dulu kak Putri mau ngomong sama Dokter tentang kondisimu dan sekalian ingin tanya juga apa kamu sudah diijinkan untuk pulang?"
"Baik Kak."balas Milli.
SEKALIAN MAAF IJIN PROMO KARYA TEMAN-KU YA CERITANYA SANGAT SERU DAN PASTINYA SANGAT SAYANG UNTUK DILEWATKAN YUK MAMPIR DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAKNYA YA TERIMA KASIH 🥰🥰
__ADS_1
BERSAMBUNG.