JERATAN CINTA ISTRI YANG TERHINA

JERATAN CINTA ISTRI YANG TERHINA
ALHAMDULILLAH PUTRI SELAMAT


__ADS_3

"Siapa kamu dan apa yang terjadi dengan Putri kenapa dia bisa sampai masuk rumah sakit seperti ini?"


"Maaf sejujurnya masih kurang paham dengan situasi yang terjadi tadi, tapi yang jelas Kak Putri tadi pada saat akan pulang kerja ada seseorang yang menculiknya dan kemudian sesuatu terjadi dengannya dan akhirnya menjadi seperti ini. Untuk jelasnya lagi mendingan kamu langsung sama Dokter apa yang terjadi dengan Kak Putri sebenarnya," jelas Milli pada Revan.


"Dok gimana keadaan Istri saya apa dia terluka serius?"tanya Revan dengan wajah kepanikannya.


"Maaf setelah kami cek Istri anda baru aja mengkonsumsi pil penggugur kandungan yang mempunyai dosis sangat tinggi dan bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Dan untungnya ia tepat waktu dilarikan ke-rumah sakit lebih cepat, jadi kita bisa melakukan pertolongan pertama untuk mengatasi masalah ini," tutur Dokter tersebut.


"Pil penggugur kandungan?"tanya Revan dengan wajah tidak percayanya.


"Iya Tuan," balas Dokter wanita itu.


"Ini tidak mungkin, Putri pasti tidak mungkin sengaja meminum pil itu. Karena aku tahu jelas seperti apa dia?" gumam Revan yang merasa bingung, kemudian Milli menimpali pembicaraannya.


"Bukan dia yang sengaja meminum pil itu, tapi memang ada seseorang yang sengaja melakukannya. Dan seseorang yang berada didalam mobil tadi itulah yang pasti telah memaksa kak Putri untuk meminumnya," timpal Milli, sesaat pandangan Revan teralihkan menatap gadis disebelahnya.


"Apa sangat yakin jika seseorang itu yang sudah membuat keadaan Putri jadi seperti ini. Dan apakah kamu tahu Plat dari mobil yang dikendarai penjahat itu?"tanya Revan.


"Iya aku tahu nomor plat itu ***** kebetulan saya tadi sempat melihatnya biar pun itu dalam pandangan agak jauh, tapi aku sangat yakin jika memang itu benar plat nomornya," jelas Milli.


"Plat nomor ***** itu kan Plat mobil milik Rafa aku pernah bertemu dengannya sebelumnya pada saat di Restoran kemaren. Apa mungkin ia senekat ini?"

__ADS_1


"Gila. Apa laki-laki itu sudah gila kenapa dia bisa-bisanya pakai cara se-kasar ini untuk menyingkirkan janin yang ada dikandungan kak Putri. Jika dia tidak mau bertanggung jawab kenapa juga dia berencana untuk menyingkirkan keduanya?" gertak Milli dengan amarahnya yang menggebu-gebu.


Belum juga pembahasan keduanya selesai, pandangan mereka sudah dikejutkan dengan hadirnya Nina yang tanpa sengaja telah mendengar semua pembicaraan yang barusan mereka katakan tadi.


"Apa maksud dari semua ini, jadi kamu sudah pernah menyentuhnya? Dan janin yang ada dikandungan Putri itu beneran anak kamu?"timpal Nina yang begitu terkejut mendengar Dokter tadi berkata soal kehamilan. Revan yang mendengarnya ia segera mendatanginya.


"Nina kamu sejak kapan ikut menyusul-ku kesini?" baru juga Revan bertanya, satu tamparan tepat mengenai pipi kanannya.


"Tega kamu Revan, jadi ini alasan kenapa kamu menyembunyikan Putri dari kita semua. Karena semua ini sudah jadi rencana kamu,kamu tidak ingin aku sampai tahu akan kehamilannya ini?"


"Iya janin itu memang beneran anakku jadi sekarang kamu tahu kan kenapa aku begitu perduli dengannya? Aku tahu aku salah tapi ini sudah takdir, jadi mau gimana lagi nasi sudah jadi bubur maafkan aku Nin, maafkan aku ...."


"Kamu jahat Revan kamu jahat. Aku sangat membenci-mu ...aku sangat membenci-mu!"


"Kenapa kamu tidak mengejarnya? Dia terlihat sangat marah jika kamu tidak segera mengejarnya dia akan tambah semakin marah dan malam menyalahkan Kak Putri?"


"Percuma aku mengejarnya, aku jika itu aku lakukan ujung-ujungnya apa yang aku jelaskan padanya juga tidak akan mempan membuat ia bisa percaya padaku, mendingan sekarang kita temui Putri sekarang.


"Tunggu untuk saat ini kondisi Putri masih belum pulih. Karena pil yang ia konsumsi berdosis tinggi membutuhkan waktu cukup lama untuk dia bisa tersadar lagi dalam kondisinya saat ini. Dan saya belum bisa memastikan kondisi Putri seperti apa karena jika ia belum pulih kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengannya saat ini.


"Baik Dok saya paham terima kasih.

__ADS_1


"Ini sangat keterlaluan dan laki-laki itu tidak bisa dibiarkan, semakin kita diam, dia akan tambah semakin ngelunjak apa yang dilakukan bukan hanya membahayakan nyawa janin yang ada didalam kandungan Putri tapi ini juga menyangkut nyawa dari Putri sendiri, jadi aku tidak bisa membiarkan dia semakin semena-mena dan berkuasa aku harus beri perhitungan padanya." Selangkah Revan berniat akan pergi, langkahnya terhenti setelah Milli yang langsung menarik tangannya.


"Tunggu jika kamu menghajarnya dengan kekerasan itu yang ada kamu malah membuat situasi menjadi rumyan. Dan memunculkan masalah baru lagi. Kekerasan tidak akan menghentikan permasalahan, yang ada akan tambah membuat situasi tambah semakin panas jadi kamu harus tahan dulu.


"Apanya yang harus ditahan. Putri kondisinya jadi kritis seperti ini semua ini karena ulah si brengsek itu. Apa mungkin aku akan diam saja melihatnya terbebas tanpa harus memberikan dia pelajaran setimpal?"


"Masih banyak cara memberikan perhitungan pada laki-laki brengsek seperti dia, tapi yang pasti bukan dengan cara kekerasan tapi dengan akal dan otak.


"Maksudmu?"tanya balik Revan.


"Jika benar dia pelakunya kita harus bekerja sama membuat dia menyesal atas apa yang sudah ia lakukan saat ini. Dan mungkin dengan mempermalukan balik dia ditempat umum, atau dihadapan banyak orang itu bisa membuatnya akan malu seumur hidupnya. Dia sudah berani bermain-main dengan nyawa jadi kita juga harus berani memberikan dia perhitungan yang pastinya akan sangat sulit untuk ia lupakan agar semua orang tahu seperti apa bejatnya dia mungkin cara itulah yang tepat diterima buat laki-laki seperti itu.


"Apa kamu yakin rencana-mu akan berhasil?"


"Iya aku yakin rencana ini pasti akan berhasil jadi tunggulah nanti kamu akan tahu sendiri seperti apa hasilnya, tapi sebelum rencana itu berhasil dengan cara apa kita bisa mengerjainya?"


"Besok. lebih tepatnya Perusahaan Rafa bakal mengadakan acara komperesi pers atas suksesnya Perusahaan yang telah didirikannya itu. Dan mungkin alasan pertama ini juga ia sengaja ingin membunuh Putri mau janin yang ada dikandungan-nya agar rahasianya tidak akan pernah terbongkar oleh siapa-siapa. Kamu tahu sendiri kan jika orang tahu sifat bejadnya mungkin nama perusahaan itu sendiri yang akan berbalik menyerangnya dan menghancurkannya? Apa mungkin kita akan gunakan kesempatan ini untuk menjatuhkannya?" tanya Revan.


"Iya aku rasa rencana ini akan cocok untuk kita jalankan buat memberi perhitungan pada Pria keji itu. Dan aku sangat setuju dengan ide ini, tahab rencananya biar aku yang mengaturnya nanti tingal kamu dan kak Putri yang ikut menjalankan rencana kedua apa kamu setuju?"


"Baik itu ide bagus dan aku setuju dengan ide cemerlang kamu ini. Orang bajingan memang perlu dikasih pelajaran," ucapnya dengan mengepalkan kedua tangannya.

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2