Ku Gapai Pelangi

Ku Gapai Pelangi
#Bertemu Mommy#


__ADS_3

Kini semua orang telah berkumpul di meja makan tiba-tiba saja derap langkah dan suara sepatu pantofel wanita dan pria yang terdengar terburu-buru menghampiri mereka.


Seorang wanita paruh baya itu menghambur memeluk Julia yang kini tengah kebingungan dia adalah shanum ibu dari Julia yang kini tengah meminta penjelasan pada Vino karena bingung dan tidak mengenali wanita.


Sampai saat Sanum melepaskan pelukannya.


"Ada apa sebenarnya ini Vino kenapa putriku tidak mengenaliku."tanya shanum


Sementara Kenzie saat ini sedang menatap ke arah putrinya itu.


Vino membawa keduanya menjauh dari Julia yang ini tengah menunggu jawaban dari Vino.


"Aunty Dia hilang ingatan dan sampai saat ini Julia hanya baru bisa berjalan itu pun masih terseret-seret karena saat ditemukan keadaan yang sangat mengenaskan, dan kini dia tidak ingat apa-apa pun panggil dia dengan nama Julia Karena itu adalah nama pemberian dari orang yang telah menyelamatkan Mikaila selama ini dan satu lagi Mikaila kini tengah hamil putri dari Gideon lirik Vino agar juliatin dia tengah hamil anak ku Aunty."tutur Vino menjelaskan.


Shanum benar-benar terkejut dengan semua itu dia menangis histeris kembali Kenzie sudah dia berusaha untuk menenangkan istrinya. agar istrinya bisa menerima semuanya setidaknya saat ini Putri mereka telah selamat dan tidak ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.


Keduanya pun mulai berangsur tenang mereka kembali menemui Julia yang kini tengah kebingungan. bersama dengan Zaid yang dari tadi terus menikmati makanan tersebut.

__ADS_1


Dia tidak peduli dengan mereka yang datang karena Zaid tahu dia adalah ibu kandung Julia secara wajah mereka memang sangat mirip hanya beda versi tua dan muda kini Julia masih menatap ke arah Shanum.


"Syukurlah nak kamu selamat. dan kita bisa bertemu dan untuk semua ingatanmu Mommy akan berusaha untuk membantumu mengingatnya. tapi jika pun kau tidak mengingat masalalu mu Mommy tidak keberatan Yang penting kamu baik-baik saja itu sudah lebih dari cukup. kami adalah kedua orang tuamu ini Daddy mu dan kamu juga punya dua adik laki-laki sangat menggemaskan dan satu adik perempuan Sania ada juga adik mu yang lain dia adalah Gerald anak dari Daddy Kenzie dia usianya hanya beda tujuh tahun dari mu."ujarnya.


"Namamu adalah mikaila tapi jika kamu suka dipanggil dengan nama Julia Mommy pun akan memanggilnya seperti itu."ucap Sanum.


"Mommy akan sangat berterima kasih kepada orang-orang yang telah menyelamatkanmu dan menjagamu dengan baik hingga kita bisa bertemu kembali dimana mereka saat ini Vin?."


"Aunty ingin bertemu dengan mereka tolong sampaikan semuanya pada mereka jika memang mereka ada di negara ini kami akan melakukan apapun untuk menebus Budi baik mereka meskipun hutang yawa itu tidak akan pernah terbalas karena telah menyelamatkan nyawa putriku adalah jasa yang paling besar yang tidak akan pernah terbalas."ujar Sanum.


"Vino sudah merencanakan akan membawa Julia tinggal untuk selamanya di negara ini sampai anak-anak lahir dan sampai selamanya tapi tentunya dengan persetujuan Aunty dan uncle sampai Julia tau tentang pria brengsek itu aku pun tidak akan pernah melepaskan dia aku akan tetap menjaganya dan juga menjaga cucu kalian."ucap Vino.


Akhirnya Julia pun mau ikut saat ibunya mengajak dia untuk pergi ke kamar yang sudah ditunjukkan oleh Vino begitu juga dengan Kenzie dia itu mengikuti keduanya sambil berencana untuk istirahat sebentar karena tubuhnya yang sudah sangat lelah.


Namun tidak dengan Sanum wanita itu bahkan terlihat semakin lebih baik dari sebelumnya saat ini Sanum terlihat lebih bersemangat dan itu membuat Kenzie tersenyum bahagia.


Sanum membawa putrinya duduk di sofa sementara Kenzie membaringkan tubuhnya di atas ranjang.

__ADS_1


"Vino adalah kekasihmu sayang,,, dia sangat baik semoga pernikahan kalian nanti akan berumur panjang hingga tutup usia. mommy merestui itu asalkan putri Mommy juga bahagia."


'Julia sayang Mommy begitu merindukan mu Mommy bahkan tidak bisa hidup dengan tenang selama ini pikiran dan jiwa mommy kacau saat mengetahui kejadian itu. rasanya Mommy ingin mati saja jika kamu benar-benar tidak ditemukan."


"Setiap hari setiap malam setiap detik setiap menit setiap jam bumi terus berdoa untukmu semoga kau selamat dan ternyata Tuhan mengabulkan doaku terima kasih Tuhan terima kasih atas semua pertolongan mu Mommy selalu berharap semoga akan baik-baik saja selamanya."kata Sanum sambil erat Julia yang kini juga memeluknya meskipun masih bingung karena belum mengenali meskipun ia melihat kemiripan dirinya dengan hampir 50%.


"Maafkan Julia mommy Julia belum bisa mengenali momi tapi Julia janji akan berusaha untuk mengingat semuanya bahkan Julia selama ini tidak berani untuk berjalan meskipun dokter mengatakan tidak ada gangguan apapun di dalam tubuh ini. tapi rasa takut itu selalu membelenggu Julia dan sekarang Julia juga belum bisa mengingat semuanya maka dari itu Julia ingin semua orang tidak sakit hati. karena Julia tidak mengenali Mommy ataupun Daddy."kata Julia.


"Sekarang yang terpenting adalah kita sudah bertemu kembali aku tidak tahu kehidupan lalu bagaimana tapi yang jelas aku minta maaf padamu tentang semua kesalahanku hingga aku mengalami kecelakaan di Aku tidak tahu apa yang terjadi yang aku tahu pasti sangat terluka selama ini aku pun bingung dengan keadaan ini tapi Julia memikirkan perkataan Mommy Katy dan daddy Wilson mereka selalu bilang pada Julia bahwa tidak perlu ingat semuanya yang penting Julia dan anak Julia baik-baik saja mereka akan menggantikan keluarga Julia. jika tidak ada orang yang mencari Julia."ucap Julia sambil menangis.


Dia pun teringat waktu pertama kali melihat wajah wajah yang tersenyum padanya mereka begitu baik hati dan mau merawatnya hingga semuanya memberikan kehidupan baru kepada dirinya.


Julia sangat berterima kasih kepada keluarga itu dan kini sampai selama-lamanya Julia memiliki dua keluarga yang benar-benar sangat menyayanginya.


Terima kasih telah memberikan kasih sayang kepada putriku semoga kalian semua mendapatkan balasan yang terbaik dari yang maha kuasa."kata Sanum sambil bergumam lirih di dalam hatinya.


Wanita paruh baya itu ingin cepat-cepat bertemu dengan kedua orang yang telah menemukan putrinya dan menolongnya hingga saat ini.

__ADS_1


__ADS_2