Ku Gapai Pelangi

Ku Gapai Pelangi
#Mimpi yang panjang#


__ADS_3

sesampainya di Jepang Maria kembali ke sebuah apartemen mewah, yang ia beli , seharga sepuluh milyar.


Mariana , saat ini masih merasa sakit hati karena Lion, tidak bersama dengan nya, tapi dia juga tidak ingin berurusan dengan keluarga Georgio, bukan nya menang yang ada dia akan terjebak selamanya dalam kemelut.


dia tengah berpikir untuk mencari cara agar Lion, bisa kembali padanya, Mariana tau Lion, akan baik-baik saja di tangan Kenzo.


sementara itu Kenzo, sudah berada di pesawat untuk mencari buruan nya, Mariana, wanita tercantik di hati Kenzo, meskipun istrinya sudah sangat cantik, selama ini.


Mariana duduk di balkon kamar nya, Mariana menatap langit berbintang itu, cuaca yang dingin membuat dia harus menggunakan Hoodie dan syal rajut.


wanita itu tidak mengaktifkan ponsel nya sudah empat hari ini, kini wanita itu tinggal di Hokkaido Jepang, Mariana ingin memulai hidup barunya di negara itu.


Mariana pun meneteskan air mata, kala melihat bintang, dia berkata"Lion... jangan sedih ya, Mari, hanya sedang berusaha untuk mencari jalan keluar, jika nanti aku lama tidak kembali, aku mohon jangan pernah lupakan aku, tapi kamu harus hidup baik-baik saja"tetesan air mata itu semakin deras.


Mariana kembali dengan langkah gontai menuju kamar nya, wanita itu.


Mariana, menutup pintu balkon nya dan dia kembali melangkah ke atas ranjang nya.


dan dia berusaha memejamkan mata tapi tetap saja tidak bisa.


Mariana pun bangun dan duduk sambil bersandar di headbord dan dia pun meraih laptopnya di atas nakas.


Mariana membuka akun sosial media ,dengan menggunakan akun baru, dan itu adalah akun dengan foto pemandangan sebuah tempat yang sangat indah, Mari melihat lihat akun lamanya.


semua tidak ada yang berubah kecuali beberapa postingan media sosial milik Deswita yang memperlihatkan Lion, yang tengah berada di rumah nya, dia tau itu semua jebakan Kenzo, yang memanfaatkan sahabat nya.


"Lion maafkan Mari"ucap nya lirih sambil memeluk foto Lion.


sementara itu Lion,kini tengah bergerak gelisah hingga anak buah Kenzo tidak mampu menenangkan nya.


terpaksa Kenzo meminta Deswita membawa Lion ke tempat Mariana, kerumah itu,agar Lion tenang bahkan hanya Deswita yang tau kode kunci pintu milik Mariana.


sesampainya di sana, Lion meraung-raung mungkin memanggil Mariana.


"Lion, tenang ya sayang Mari akan segera pulang"ucap Deswita sambil memberikan mainan milik Lion.


Lion seakan mengerti dia langsung tenang dia berbaring di kasur nya, Deswita pun mengunci pintu nya.


sementara Kenzo yang tengah berada di bandara kota di Jepang, dia sudah mulai menuju tempat dimana Mariana tinggal, sebetulnya bukan perkara sulit bagi Kenzo untuk melakukan pencarian orang, karena relasi nya banyak di berbagai negara.


sesampainya di sebuah apartemen, Kenzo langsung menuju unit milik Mariana, di pagi ini.


dia langsung memasukkan kartu di samping pintu itu, setelah itu dia langsung masuk tanpa harus menunggu lama.


Mariana yang masih bermalas-malasan di tempat tidur, dia bahkan tidak menyadari kedatangan Kenzo, wanita itu terus memeluk guling di balik selimut.


Kenzo berjalan menghampiri Mariana, saat itu juga"Owh begini rupanya cara Nyona Kenzo Georgio kabur"ucap Kenzo tegas.


Mariana tiba terkejut dan langsung bangun.


"Tuan Kenzo, sedang apa kamu disini, bukan nya kamu sudah dapat apa? yang kamu mau kamu tega memisahkan aku dari adikku"ucap Mariana.


Kenzo, hanya menatap lekat wajah cantik dihadapan nya, namun seketika itu dia langsung mendekat dan menggenggam tangan Mariana, yang kini duduk di tepi ranjang nya.


"Aku hanya menginginkan mu, bukan yang lain"ucap Kenzo.


"Tuan kamu sudah beristri tidak kah itu keterlaluan"ujar Mariana.


"Aku lebih dulu menemukan mu, jauh sebelum aku menikahi nya, dan aku terpaksa menikah dengan nya"ucap Kenzo.


"Heeuh.. terpaksa apa?ada yang menikah terpaksa bisa bercinta setiap waktu dan dimana saja"ujar Mariana.


"Aku melakukan itu karena aku tidak ingin dia terus curiga pada mu"ucap Kenzo.


"Untuk apa? curiga kita tidak punya hubungan apapun, tuan Kenzo jadi sebaiknya kamu juga menjauh dari ku"ucap Mariana.


"Mariana! aku mencintai mu, itulah kenapa aku menikahi dia, karena aku ingin melindungi mu, dari kemarahan ayahku, apa kamu mengerti"ucap Kenzo tegas.


Mariana sempat terdiam, wanita itu tidak bisa mencerna ucapan Kenzo, karena selama ini mereka tidak pernah dekat selain urusan Lion, dan, saat itu Kenzo langsung menghilang selama satu tahun.

__ADS_1


"Tuan Kenzo, apa pun yang terjadi, sebaiknya anda pergi, mulai saat ini aku sudah memutuskan untuk menetap di negara ini, dan akan memulai hidup baru disini"ucap Mariana.


"Tidak bisa kamu harus ikut pulang dengan ku, kita akan segera menikah"ucap Kenzo.


"Tuan Kenzo,aku janji tidak akan menikah dengan siapapun, jika kamu tidak ingin aku menikah dengan orang lain, tapi aku mohon biarkan aku hidup tenang"ucap Mariana.


"Kamu ingin hidup tenang, sementara Lion terus gelisah karena tidak melihat mu beberapa hari ini"ucap Kenzo.


"Tapi aku sudah terlanjur membeli apartemen ini, dan uangku sudah hampir habis"ucap Mariana.


"Aku yang akan membelikan ini untuk mu, untuk kita saat bulan madu nanti"ujar Kenzo.


"Kalau kamu,bahas itu lagi aku tidak akan pernah pulang"ucap Mariana.


"Terserah saja, dan itu artinya kita akan tinggal di sini tanpa ikatan tapi, setiap hari kamu harus melayani ku"ucap Kenzo.


"Aku lebih berharap bahwa Ayah mu, membunuhku, dari pada aku harus berhubungan dengan suami orang,aku bukan wanita yang akan tega untuk melakukan itu semua, kamu tau tuan, rasanya terlalu menyakitkan saat mengetahui suamiku mencintai wanita lain, meskipun pernikahan kita dilakukan secara terpaksa oleh keadaan, tapi bagiku memutuskan untuk menikah itu, berarti juga sudah memutuskan untuk menerima takdir dan mencintai pasangan kita apa adanya"ucap Mariana.


"Mari aku mohon menikah lah dengan ku"ucap Kenzo.


tapi Mariana menggeleng kan kepala nya, tanda menolak.


"Baiklah jika kamu tidak setuju, berarti setelah kita memiliki anak aku yakin kamu akan setuju"ucap Kenzo yang kini mendekat ke arah Mariana, dia hendak mencium bibir Mariana, tapi wanita itu menghidar dari nya hingga Kenzo meraih tengkuk dan mencium bibir Mariana, dengan lembut, walaupun wanita itu tetap berusaha untuk mengakhiri ciuman tersebut.


setelah hampir kehabisan nafas, Kenzo baru melepaskan ciuman itu , terlihat wanita di hadapan nya itu terengah-engah, Mariana, terlihat tidak pandai dalam melakukan hal itu.


"Aku heran bagaimana pernikahan kalian, selama ini, jika kamu bahkan tidak pandai untuk sekedar berciuman"ucap Kenzo penasaran.


"Bukan urusan mu"ucap Mariana.


"Apa jangan-jangan dia tidak pernah menyentuh mu,sama sekali"ucap wanita itu lagi.


"Stop, tuan, anda keterlaluan"ucap nya gugup karena selama ini Dion, selalu menjamah tubuh nya meskipun dengan sangat kasar, Mariana selalu tidak sadarkan diri setelah itu.


perempuan itu terdiam sangat lama hingga dia menerawang jauh ke belakang, dimana kehidupan rumah tangga nya, saat itu.


šŸŒ¹šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸŒ¹


lalu bagaimana cara Dion menjamah nya, selama ini, Mariana selalu terbangun dengan tubuh telanjang meskipun dia tidak tau caranya.


pagi tadi Kenzo memaksa Mariana untuk membuktikan hal itu, dan bodohnya Mariana, dia menuruti tantangan Kenzo, hanya karena Kenzo menyudutkan dirinya, menuduh nya yang telah berbuat kesalahan, hingga Dion, menceraikan nya, padahal itu hanya akal-akalan Kenzo, tapi sepertinya yang Kenzo katakan benar, ternyata Mariana masih virgin.


Kenzo benar-benar merasa bahagia, pasalnya wanita pujaan hati nya itu masih virgin, dia semakin yakin bahwa dia akan memiliki Mariana, sampai kapan pun, apa lagi semalam dia menanam benih nya di rahim Mariana.


Mariana terjaga dan melihat Kenzo tersenyum pada nya,lalu mengecup kening nya.


"Kamu jahat tuan,aku sangat menyesal telah menerima tantangan bodoh ini, sekarang cepat pergi tinggalkan aku sendiri"ucap Mariana yang kini terlihat menahan tangisnya.


"Tidak akan kulakukan sayang, aku tidak akan lari dari tanggung jawab ku,aku akan segera menikah dengan mu"ucap Kenzo.


"Aku tidak akan pernah menikah dengan mu, sekalipun aku harus pergi dari dunia ini"ucap Mariana.


"Sayang kamu hanya sedang marah nanti juga akan baik-baik saja"Ucap Kenzo.


tok...


tok...


tok....


tiba-tiba suara pintu diketuk dengan nyaring wanita yang tengah tertidur panjang itu tiba-tiba terbangun saat mendengar suara ketukan pintu.


Mariana tersadar dari mimpinya, Mariana langsung mengusap wajah nya.


dia bermimpi buruk rupanya, setelah kehilangan Lion, dari rumah wanita itu ketiduran hingga mimpi ke Jepang dan sampai bermimpi melakukan hal yang tidak seharusnya.


Mariana langsung bangkit dari ranjang dia turun ke lantai bawah, wanita itu masih menggunakan kimono tidur nya, dia membuka pintu dan tiba-tiba seseorang yang selama ini dia hindari datang kerumahnya, bersama dengan asisten suaminya.


pria itu,kini berdiri di samping Mariana.

__ADS_1


"Nama kamu Mariana bukan, mantan karyawan suamiku yang dulu sempat memohon meminta singa mu dikembalikan"ucap wanita bernama Andra, wanita cantik yang berprofesi sebagai model itu.


"Iya Nyona, ada apa?... anda datang kemari"tanya Mariana.


"Saya kesini untuk memperingatkan kamu tolong jauhi suamiku, jika tidak kamu akan tau akibat nya"ucap Andra.


"Tanpa Nyona minta pun, saya sudah menjauhi nya, tapi tolong kembalikan Lion ku"ucap Mariana.


"Aku tidak tau dimana hewan itu"ucap Andra.


sementara itu asisten pribadi Kenzo hanya berdiri dan tidak berkata sedikit pun.


"Kalau begitu silahkan keluar dari rumah saya, saya sedang sibuk"ucap Mariana.


"Ingat kata-kata ku, karena aku tidak pernah main-main"ucap Andra.


Mariana benar-benar merasa sudah gila saat ini, pertama dia bermimpi pergi ke Jepang, setelah itu dia bermimpi menjadi virgin, padahal jelas-jelas dia selalu melakukan hubungan intim bersama Dion, setelah mereka menikah, meskipun tidak pernah dilakukan dengan kelembutan, karena Dion, selalu sedang dalam pengaruh alkohol saat melakukan itu.


Mariana, sedang duduk termenung di tepi ranjang nya, dia merasakan sakit di kepala nya.


Mariana melihat ada banyak botol minuman, yang dia pesan saat itu.


pantas saja Mariana bermimpi panjang .


Mariana pun pergi membersihkan diri, dia berencana untuk mencari Lion, hari ini.


wanita itu sudah menggunakan pakaian yang sangat rapi dia menggunakan atasan berwarna pink dan rok sebatas lutut berwarna putih dengan rambut yang di ikat ekor kuda membawa tas punggung kecil berwarna putih wanita itu sudah pergi dengan mobilnya yang Dion berikan saat mereka masih bersama.


janda tanpa anak itu, pergi begitu saja, menuju restaurant milik sahabat nya, karena belum sempat sarapan pagi padahal ini sudah waktunya makan siang.


"Des... Lo tega amat, bagaimana bisa biarkan gue sampai mimpi ke Jepang segala karena Lion"ucap Mariana yang baru saja tiba.


"Ya begitulah jika terlalu mencintai sesuatu, hidup tidak akan pernah tenang"ucap Deswita.


"Gue mau cari Lion, jika perlu sampai ke "


"Mariana"ucap seorang wanita paruh baya yang ternyata mantan ibu mertua nya.


"mom..."ucap Mariana sambil meraih tangan mertua nya itu.


"Mariana, apa? kabar mu, dimana pasangan baru mu, ini sudah lama sejak perpisahan kalian"ucap ibu mertua nya, yang kini tengah menggendong bayi laki-laki berusia sekitar satu tahun.


"Mari, masih ingin sendiri mom"ucap Mariana.


"Jangan bilang kalau kamu belum bisa move on, dari anak mommy, andaikan saja dulu kamu tidak egois dan memilih pergi dari rumah jadi begini jadinya"ucap wanita itu.


"Mungkin bukan jodoh mom"ucap wanita di sebelah ibu mertua nya itu.


"Maaf Nyona silahkan lewat sini, Mari tunggu aku di ruangan ku"ucap Deswita yang ingin menyelamatkan sahabat nya dari rasa sakit yang akan mereka berikan.


Mariana pun mengangguk dia langsung pergi begitu saja menuju ruangan tersebut.


sementara seseorang sedari tadi melihat ke arah nya, dia adalah Dion, yang akan makan bersama dengan ibu, dan keluarga kecilnya, dia melihat seorang wanita yang sedang salah tingkah karena sedang mengobrol dengan istri dan mantan mertua nya.


Mariana pun duduk di ruangan Deswita tanpa tau sebenarnya saat ini Kenzo dan istri nya juga berada di restoran tersebut.


Mariana keluar setelah tiga puluh menit Deswita tidak kunjung kembali, dia bertanya kepada karyawan Deswita, dan akhirnya Mariana pergi ke sebuah ruangan VVIP sesampainya di sana Mariana tidak memperhatikan keadaan sekitar.


"Des gue balik saja, hari ini gue mau pergi ke pantai, sarapan di sana"ucap Mariana.


seseorang menatap intens dari atas sampai bawah melihat janda cantik itu, semakin terlihat cantik dengan penampilan nya.


"Tunggu gue lah satu jam lagi selesai kita pergi bersama Ok, lagian Lo kenapa sih gak sarapan juga tidak makan siang Lo, lihat ini jam berapa, jaga kesehatan Mari, sehat itu mahal"ucap Deswita.


"Gak mahal kalo gue, nikah sama dokter"ucap Mariana, ringan sambil mengedipkan mata.


"Bagaimana dapat jodoh jika Lo sendiri menutup hati Lo, Mari... kapan kamu bisa sembuh dari luka itu"ucap nya lirih sambil melihat punggung wanita yang kini berlalu pergi.


sementara Kenzo kembali fokus pada makanan nya, dia berencana untuk menemui Mariana di pantai nanti.

__ADS_1


sementara Mariana , kini tengah mempersiapkan bekal untuk pergi ke pantai bersama dengan Deswita.


__ADS_2