
Bagai orang kerasukan , Adri tidak memberikan kesempatan untuk Deswita untuk pergi, bahkan Kenzo yang hendak menghentikan nya pun tidak jadi karena jelas-jelas terdengar suara percintaan mereka, tepat nya, Ardi yang memaksakan percintaan itu terhadap Deswita yang bahkan terus menangis dan berontak berkali-kali Adri, menanam kembali benih di rahim wanita yang sangat ia cintai itu, dia berharap Deswita akan kembali hamil agar mereka bisa secepatnya kembali bersama.
Deswita belum sadarkan diri juga padahal saat ini sudah pukul tujuh malam, Adri, tidak memberikan nya waktu untuk istirahat, hingga Mariana mengamuk, pada Kenzo yang tidak bisa berbuat apa-apa pada Adri, yang sudah menyakiti Deswita pikir Mariana, padahal Mariana tidak tau jika itu semua demi hubungan mereka dan hanya itu caranya agar hubungan mereka tetap bisa dipertahankan kembali.
"Mas kamu tega lihat Deswita seperti itu,aku benci kalian mas kenapa? harus wanita yang mengalah, aku tidak ingin dengar, alasan apapun lagi, sekarang bawa Deswita kerumah sakit, jika tidak kamu akan tau akibat nya!"teriak Mariana yang sudah sangat jengkel.
"Oke, ok sayang tahan emosi Ok, kasihan bayi kita kamu tidak boleh stress honey, ingat kamu harus baik-baik saja"ucap Kenzo sambil memeluk dan mencium puncak kepala Mariana dia memenangkan istrinya terlebih dahulu.
Deswita langsung dibawa ke rumah sakit, setelah itu, bahkan Adri dilarang untuk menemui dia, saat ini karena Mariana yang meminta itu, Adri saat ini adalah musuh bebuyutan bagi Mariana, bumil itu hanya perlu menggertak Kenzo, dan jika itu terjadi Kenzo tidak akan pernah menolak karena tidak ingin membahayakan keselamatan bayi yang ada di dalam kandungan nya.
Mariana kini tengah menjenguk Deswita, bahkan wanita itu terus di ekori oleh sang suami, yang kini berada di belakang nya, untuk menjaga keselamatan keduanya.
saat dia akan berbelok tiba-tiba saja Mariana bertemu dengan Dion, bersama dengan wanita lain, dia sama sekali tidak pernah mengenal wanita itu yang kini tengah bergelayut manja di lengan nya, dan tidak lupa obrolan mesra mereka.
Mariana, mencoba bersikap seolah tidak melihat nya, sehingga saat dia dan Kenzo hendak menjauh tiba-tiba, Dion berkata.
"Rupanya dia yang mampu membuat mu melupakan aku, dan ternyata kamu bisa hamil , Mariana.
Mariana pun berbalik, lalu berkata"Tuhan tidak pernah tidur tuan Dion, jika dulu aku sedih karena dulu aku sulit memiliki anak, tapi sekarang justru aku sangat berterimakasih, karena tidak pernah diberikan kesempatan untuk hamil saat itu, karena jika itu terjadi mungkin aku yang akan merasa paling berdosa terhadap anak yang lahir dari rahim ku, karena memiliki ayah seorang penghianat, dan saat ini aku sadar bukan cinta alasan kehancuran pernikahan kita, tapi kebebasan, seperti saat ini, kamu bebas memilih wanita manapun setelah berpisah dengan ku bahkan wanita yang kamu bilang sangat kamu cintai itu hanya dusta belaka"ucap Mariana panjang lebar dan Kenzo tidak bisa menghentikan itu kecuali jadi tameng untuk berjaga-jaga jika ada tindakan dari Dion.
Kenzo langsung mengelus punggung istrinya agar bisa membuat istrinya itu tenang sesekali mendarat kan kecupan mesra.
"Sayang rileks ya jangan lupa anak kita, masih berada di sini"ucap Kenzo.
Mariana pun langsung menghela nafas panjang dan langsung menghembuskan nafasnya perlahan.
sesampainya di dalam ruangan, Deswita sudah siuman kondisi nya, sudah jauh lebih baik, dan Mariana mengupas kan jeruk dan apel untuk Deswita meskipun Deswita sudah melarang nya karena merasa tidak enak hati dengan Kenzo yang selalu memperhatikan nya dengan sangat lembut dan tidak membiarkan dia bekerja untuk orang lain selama ini.
"Santai saja Des, aku tidak masalah kok, ucap Kenzo.
"Maaf tuan untuk kali ini, saya akan terima, setelah ini tidak lagi"Deswita tersenyum.
"Tentu saja karena jika itu sampai terjadi kau akan aku lempar ke Alaska"ucap Kenzo.
Deswita hanya nyengir kuda.
sementara Adri kini tengah bertengkar hebat dengan istrinya karena pria itu tiba-tiba saja menjadi tidak ingin bersentuhan dengan istri sahnya.
Adri tidak bernafsu sama sekali.
sang Casanova,kini telah kehilangan gairah bercinta nya, dengan wanita lain dan saat ini hanya ada satu-satunya yaitu Deswita.
bersama dengan itu Deswita sudah keluar dari rumah sakit.
Mariana kini sering mengunjungi Deswita di restoran.
Deswita pun merasa sedikit terhibur hingga kelahiran itu, tiba Deswita orang pertama yang ada di samping Mariana, dan saat detik-detik kelahiran itu, bayi laki-laki itu , Kenzo baru datang langsung dari luar kota bersama dengan Adri.
__ADS_1
Deswita langsung pergi begitu saja, tanpa pamit, dia pergi menuju taman rumah sakit tangisnya pecah, tangis yang seharusnya terjatuh sedari tadi tapi ia tahan karena tidak ingin membuat Mariana semakin cemas.
Deswita menangis sesenggukan karena dirinya teringat dengan rasa sakit nya yang dulu ia alami saat keguguran, sakitnya sungguh tak tertahankan lagi tapi dia tidak bisa melihat adanya bayi atau janin dari situ sakit itu semakin terasa.
sebuah tangan kekar menariknya kedalam dekapan erat, peluk hangat itu, diberikan oleh ayah dari janin yang bahkan belum sempat berkembang.
"Sakit mas, melahirkan itu,sakit lebih sakit lagi aku hanya melihat gumpalan darah,hiks hiks hiks "tangis Deswita pecah.
"Andaikan saja waktu itu kamu jujur pada ku, bahwa kamu hamil anak kita mungkin semua tidak akan pernah seperti ini, tapi sudah lah, disini aku yang salah aku minta maaf karena telah menjadi suami dan ayah yang buruk, untuk mu anak kita"ucap Adri yang memeluk Deswita semakin erat ada tetes air mata yang membuat mereka lebih dekat lagi.
sementara itu suasana di dalam kamar bersalin ada ketegangan dimana, Mariana yang sudah berhasil melahirkan putra pertamanya dengan normal, kini tak sadarkan diri dan mengalami pendarahan, Kenzo yang saat ini melihat semua itu dia begitu panik hingga ia langsung berkata sedikit mengancam.
"Jangan sampai istri ku kenapa-napa jika tidak maka akan aku ratakan rumah sakit ini dengan kalian semua didalamnya cepat selamat kan istri ku"ucap Kenzo, yang kini memeluk Mariana.
"Sayang bangun sayang, hey jangan tinggalkan aku, sayang lihat Putra kita sangat membutuhkan mu, termasuk aku yang bangun aku mohon.
"Tuan bagaimana kami bisa bertindak jika anda saja menghalangi jalan kami tolong tunggu di luar "ucap dokter yang baru masuk karena dia adalah dokter yang ahli dalam menangani kasus seperti ini, meskipun dia laki-laki.
"Baiklah aku pergi di luar tapi ingat jika istri ku tidak selamat maka kalian juga tidak akan selamat"ucap Kenzo yang langsung keluar dia menunggu di depan pintu sambil mondar-mandir sementara asisten pribadi nya sibuk mencari golongan darah yang langka itu, untuk istri dari tuan nya.
š¹šššš¹
satu jam kemudian Mariana berhasil diselamatkan kan, putra nya, yang kini masih berada di ruang khusus perawatan bayi baru lahir itu, kini sudah diberi nama Kenzie putra Georgio.
tidak lama Daddy Georgio, yang mendengar kabar bahwa cucu pertama nya itu sudah lahir ke dunia dia datang bersama istri barunya dan mantan istrinya, ibu dari Kenzo Nyona Samantha.
"Bagaimana mana dengan cucu dan menantu ku,. apa? mereka baik-baik saja"ucap Georgio dan Samantha.
"Terimakasih nak, kamu sudah memberikan cucu seperti yang kita harapkan, kami sudah cukup bahagia bahkan sangat bahagia dengan kehadiran nya"ucap Georgio.
yang begitu bahagia karena pewaris kerajaan bisnis mereka telah lahir.
"Dimana menantu ku"ucap Samantha.
"Dia didalam mom"ujar Kenzo yang kembali memeluk ibunya itu, dia merasa berdosa, pada sang mommy karena dulu sempat membencinya atas perceraian dan pernikahan keduanya, tapi setelah melihat perjuangan Mariana, melahirkan putra mereka, dia mengingat ibunya yang sudah berjuang untuk kehadiran nya ke dunia dan kini ia sudah sangat bahagia.
"Kenapa? putra mommy jadi manja begini, apa? ada sesuatu"ucap Samantha.
"Mommy, maaf kan Kenzo jika selama ini Kenzo membuat kesalahan pada mommy, dan Kenzo belum bisa membahagiakan mommy, Kenzo bukan anak yang baik"ucap Kenzo ada tetesan air mata saat ini yang turun dari pelupuk mata nya.
"Tidak nak mommy sangat bahagia bisa memiliki anak yang hebat dan bahkan sangat baik di mata mommy, kamu adalah putra kebanggaan mommy, satu-satunya yang mommy miliki dan kata siapa? kamu belum membahagiakan mommy, saat ini mommy sudah jauh lebih bahagia berkat dirimu dan menantu mommy, mulai saat ini seperti keinginan mu mommy, akan selalu ada bersama kalian bertiga, owh cucu pertama ku yang tampan ini Omah mu sayang"ucap wanita berusia lima puluh lima tahun itu, yang kini langsung mengambil cucunya yang akan dibawa masuk oleh suster kedalam ruangan perawatan Mariana.
"Lion harus tau Mariana melahirkan"ucap Kenzo dengan mata berkaca-kaca dia ingat dengan adik dari istrinya yang bukan manusia itu.
Kenzo langsung meminta anak buahnya yang selama ini menjaga Lion, di Mension nya.
Kenzo langsung melakukan panggilan video, untuk Lion dan Mariana.
__ADS_1
"Lion, lihat lah kakak mu sudah melahirkan, apa? kau bahagia"ucap Kenzo yang langsung membuat Lion bersuara dengan suara yang menggelegar dia bahkan menjilat layar monitor yang tersambung di dalam kandang Lion.
"Hay Lion, maafkan Mari, tidak bicara pada mu, saat Mari mau ke rumah sakit, mari takut membuat Lion sedih saat melihat Mari kesakitan"ucap Mariana.
Lion menyahut dengan Auman singa nya, dia juga menjilat monitor karena mencium Mariana, seperti itulah Lion jika sedang melakukan panggilan video.
"Baik-baik di rumah keponakan mu, akan pulang sebentar lagi"ujar Mariana yang langsung memberikan kecupan jarak jauh.
sementara ketiga mertua nya dibuat melongo dengan interaksi Mariana dengan hewan buas itu.
"Kenzo, sejak kapan, istri mu memelihara hewan buas itu"ucap Georgio.
"Dad... namanya Lion, dia adik Mariana, ibunya Lion yang sudah menyelamatkan nyawa papah mertua dari serangan harimau saat berburu di hutan di negara Afrika dulu, saat itu ibunya Lion, tengah hamil Lion, dan papah mertua menyelamatkan Lion dari perut ibunya yang sudah meninggal, dan sejak itu ia mengangkat Lion menjadi anak nya, Lion termasuk kucing besar berumur panjang, bahkan hingga saat ini"jawab Kenzo.
Georgio pun mengangguk mengerti, karena manusia juga banyak yang berjodoh dengan hewan seperti Mariana dan Lion, mereka dipertemukan oleh alam semesta, jadi ikatan batin antara Lion, dan Mariana sangat kuat.
"Lion akan menjadi paman yang baik untuk Kenzie"ucap Mariana.
"Kenapa? Lion tidak di kawinkan dengan singa betina yang ada di kebun binatang kita saja Nak"ucap Georgio.
"Seperti nya itu ide bagus tuan"ucap Mariana.
"Bukan tuan tapi Daddy"ucap Kenzo.
"Maaf Daddy"ucap Mariana tulus.
"Tidak masalah honey tenang saja"ucap Georgio.
sementara istri Georgio, Gauri, kini tengah sibuk menimang cucu pertama nya itu, Gauri, adalah wanita keturunan India, mereka bertemu di sebuah club malam.
Kenzo kini memeluk istrinya dari samping dia tidak henti-hentinya mendaratkan ciuman dan ucapan terimakasih pada sang istri.
"Mas, aku ingin memiliki Lima anak lagi, agar aku selalu melihat suamiku yang se manja dan selembut ini, bukan suamiku yang selalu egois dan ingin menang sendiri"ucap Mariana.
"Sayang itu tidak akan terjadi karena aku takut kehilanganmu, cukup Kenzie saja"ucap Kenzo.
"Tidak aku ingin anak yang banyak, apalagi Daddy nya, punya banyak kekayaan aku tidak mau putra pertama ku terbebani dengan semua itu"ucap Mariana saat ini, dia bukan tidak merasakan bahwa melahirkan itu sakit tapi dia terlampau bahagia karena bisa memiliki anak, saat ini dan alasan kedua adalah dia tidak ingin putra nya dibebani seperti Daddy nya saat ini, karena harta kekayaan keluarga Kenzo, seluruh nya ada di tangan Kenzo.
"Baiklah tapi tunggu putra kita besar dulu"ucap Kenzo.
"Tidak bisa, aku maunya setelah masa nifas berakhir"ucap Mariana.
sementara Kenzo hanya bisa tepok jidat tidak terbayang betapa tersiksanya dirinya saat itu, karena sembilan bulan menghadapi wanita ngidam itu bukan lah hal yang mudah.
sementara ketiga mertua nya tertawa terbahak-bahak melihat interaksi putra dan menantunya, ada sedikit rasa bersalah karena Georgio, sempat menolak Mariana, dulu hanya karena Mariana, adalah anak orang sederhana berbeda jauh dengan Kenzo, tapi ternyata harta tidak menjadi tolak ukur sebuah kebahagiaan, meskipun banyak orang bilang uang adalah segalanya karena uang paling berkuasa tapi nyatanya tidak semua bisa dibeli dengan uang.
bukti nya, dia bahkan memilih wanita yang salah untuk menjadi istri putra nya, itu yang malah ternyata selingkuhan dari ayah tiri Kenzo yang mati-matian mendukung ide nya untuk menikah kan Kenzo dengan wanita hiper *** itu.
__ADS_1
"Daddy bahagia jika Daddy memiliki banyak cucu tapi Daddy, ingin kalian semua hidup dengan rukun dan damai, jika punya masalah selesai kan dengan cara baik-baik dan hindari perpisahan sebisa mungkin, itu adalah cara terbaik"ucap Georgio.
"Intinya kalian harus bisa saling memaafkan"ucap Samantha.