Ku Gapai Pelangi

Ku Gapai Pelangi
#Denganmu#


__ADS_3

Keesokan harinya mereka sudah kembali ke rumah besar mereka, Mariana semakin over protective.


Sementara itu Kenzo juga memperlakukan nya seperti biasanya seolah dia tidak tahu apa-apa, sementara Kenzie.


pria itu masih terus memikirkan reaksi Queen saat di villa dia melihat ada rasa kecewa lebih dalam dari tatapan mata nya, Kenzie sendiri merasa sangat bersalah.


Kenzie yang sudah akan tidur dia kembali menatap keatas langit-langit kamar nya ada rasa sesak di dadanya hingga dia tidak bisa memejamkan mata nya.


"Aku harus kembali menemui nya"ucap nya pelan.


Kenzie tiba di depan kamar Queen, dia pun langsung bergegas mengetuk pintu dan akhirnya pintu kamar pun terbuka, tapi Kenzie melihat wajah pucat sang adik,.


"Sayang kamu sakit"ucap Kenzie.


"Tidak kak aku hanya sedikit pusing mungkin karena terlalu banyak pekerjaan rumah"jawab Queen ..


"Heummm ikut kakak"ucap Kenzie.


"Kak, aku mau tidur saja"ucap Queen.


"Begini malam ini kita tidur bareng di kamar Kaka ok sambil kakak ngobatin rasa lelahnya kamu"ucap Kenzie, Queen nurut saja karena sedari kecil mereka selalu tidur bersama tapi saat ini ada sesuatu yang membuat Queen sedikit beda, Queen tampak lemah.


sesampainya di kamar Kenzie langsung mengambil air dan memberikan larutan vitamin ke dalam air tersebut mirip vitamin c tapi ini berwarna merah hingga air itu pekat berwarna merah.


"Queen sayang ayo minum ini setelah itu kamu bobo ya besok kakak jamin kamu sudah seger"ucap Kenzie.


pria itu pun langsung memberikan itu pada Queen yang awalnya meragukan air tersebut.


"Kak, rasanya asem manis ini jus atau obat"ucap Queen.


"Itu vitamin sayang kakak diberi oleh teman kakak saat tinggal di luar"ucap Kenzie sambil mengelus puncak kepala adiknya itu dengan sangat sayang.


Kenzie pun menuntun adiknya itu ke arah ranjang dan Queen, hanya menurut hingga dia berbaring dan Kenzie menyelimuti adiknya itu.


Kenzie sendiri menyusul tidur di samping Queen, sambil memeluk Queen, seperti saat mereka kecil hingga Kenzie SMA, baru setelah itu dia pergi ke luar negeri dengan kedua sepupunya untuk itu.


saat itu Queen benar-benar sedih dia bahkan nangis sampai berguling-guling di lantai karena sang kakak tidak boleh pergi, dia tidak ingin kakak kesayangan nya pergi hingga Kenzo harus membujuk nya seharian penuh padahal dia sudah kelas dua SMP saat itu.


flashback on:


"Kakak! jangan pergi kakak aku tidak punya teman kakak aku tidur dengan siapa jika kakak pergi jangan pergi, hiks hiks hiks kakak hiks hiks jangan pergi!" suara gadis belia itu menangis histeris saat sang kakak menyeret koper nya meninggalkan rumah bersama dengan sang Daddy.


"Queen mau mati saja kalau kakak pergi, ya Queen mati saja"ucap Queen yang berlari ke luar mendahului mereka hingga tidak bisa di kejar dan tidak lama suara teriakan dari orang-orang, membuat Kenzo dan Mariana langsung berlari menuju keluar pintu gerbang di susul oleh Kenzie yang sedari tadi menangis dalam diam bahkan tidak berani menoleh kebelakang karena dia terlalu sayang pada adik nya itu.


hingga tiba di sana Kenzo dan Mariana menjerit saat melihat Queen tergeletak bersimbah darah, mobil yang menabrak nya pun langsung pergi melarikan diri karena mungkin ketakutan.

__ADS_1


"Queen!!!!" teriak Mariana dan Kenzo yang langsung menghampiri putri nya, yang masih setengah sadar.


"Queen mau mati saja kalau Daddy tidak mencegah kakak pergi" ujar gadis kecil itu dan langsung tak sadarkan diri setelah itu dia pun langsung bergegas pergi membawa Queen dengan mobil sport yang tadi akan digunakan untuk mengantar Kenzie pergi.


"Queen!! sayang bangun Queen ini Mommy nak bangun sayang bangun"ucap Mariana menangis histeris sementara Kenzie tidak bisa bergerak dia mematung di tempatnya sambil memanggil nama Queen hingga seorang satpam membawa kan minum untuk pemuda yang mengalami syok tersebut.


persediaan darah di rumah sakit itu tengah kosong sementara Queen mengalami pendarahan yang cukup hebat di dari bagian kepala dan pelipis karena benturan keras hingga terpental ke atas aspal, beruntung mobil itu tidak sampai melindas nya.


Kenzo langsung menelpon seseorang orang untuk mencarikan donor darah atau darah yang sudah ada di PMI tapi tidak kunjung ditemukan darah tersebut sedang kosong di mana-mana.


setelah selesai operasi, mereka masih sibuk mencari golongan darah tersebut, hingga Queen yang sudah setengah sadar itu bertanya-tanya dalam hati nya, kenapa Kenzo atau pun Mommy nya itu tidak mendonorkan darah mereka, kenapa ? mereka tidak mau mendonorkan darah.


hingga keberangkatan Kenzie di tunda sampai Queen benar-benar membaik dan dia mengikuti kuliah online untuk sementara waktu.


hingga Queen pulang dari rumah sakit setelah dinyatakan pulih, dan sudah bisa bergerak bebas, seperti biasanya.


Kenzo, pun kembali membujuk Queen, untuk merelakan Kakak nya pergi untuk sementara, dalam waktu yang sangat panjang dan tidak bisa di tentukan.


kali ini Queen tidak berkata apa-apa dia hanya diam seribu bahasa, gadis kecil itu, merasa ada banyak rahasia yang mereka sembunyikan dari nya.


hingga Kenzie yang langsung bicara dan pamit pada nya dan meyakinkan Queen untuk terus menghubungi dia setiap kali Queen akan tidur dan akan menemani nya hingga dia tidur nanti.


akhirnya Queen hanya bisa mengangguk kan kepala nya, saat itu tanpa mau menatap wajah Kenzie yang sedari tadi melihat wajah nya, Queen selalu membuang pandangannya ke arah lain hingga Kenzie benar-benar pergi ke tempat yang ia tuju.


Queen bahkan tidak ingin ikut mengantar kepergian Kenzo, dia lebih memilih tinggal di rumah dengan alasan lelah dan ingin istirahat.


Kenzie melihat Queen yang sudah tertidur pulas, dia sengaja memberikan obat tidur dengan dosis setengah dari biasanya kedalam larutan jus berbentuk tablet tersebut, Queen benar itu adalah jus kapletan yang akan Kenzie produksi di perusahaan miliknya yang baru dia rintis.


"Tidurlah sayang jangan banyak pikirkan yang macam-macam, Daddy dan mommy juga kakak adalah satu-satunya keluarga mu, kakak tidak akan pernah mengijinkan mu pergi dari kehidupan kami sekalipun dunia menentang nya"ucap Kenzie.


pria itu pun ikut memejamkan mata nya, saat setelah memastikan bahwa adiknya itu sudah terlelap.


sungguh keluarga yang sangat bahagia jika posisi Queen, bisa menerima kenyataan bahwa anak angkat atau pun anak kandung keduanya sama saja karena tidak ada yang membedakan kasih sayang mereka bahkan sangat berlebihan.


Hingga pagi menjelang Queen bangun dalam keadaan fresh dan rileks.


....................................


Hingga saat Kenzie dan Kenzo akan berangkat ke kantor, mereka pun mengajak Queen untuk berangkat bareng tapi gadis itu menolak dengan seribu alasan, Queen berangkat dengan mobilnya sendiri dan dia sedang melakukan perjalanan menuju sebuah tempat yang selama ini dia selalu kunjungi.


sebuah danau yang terlihat sangat indah, dan membuat hati tenang.


sesampainya di sana dia perlahan turun dari mobil gadis itu bahkan membawa seikat bunga yang selalu dia letakkan di air danau.


sebenarnya Queen sudah tau siapa ibu kandung nya dari seorang scurity, yang saat itu melihat wanita yang dia kenal dia adalah seorang gadis dari desa yang merantau di kota tersebut dan bekerja sebagai office girl ,di kantor milik Daddy nya.

__ADS_1


wanita itu bahkan sangat cantik dan baik hati, hingga seseorang datang dalam kehidupan nya, seorang pria tampan yang selalu berpenampilan rapi dan sangat gagah dia adalah pria belateran Jerman, gadis bernama Sekar itu selalu menghindar jika pria itu datang ke kantor Kenzo, dengan alasan tidak ingin bertemu dengan pria itu karena mereka tidak pernah bisa cocok meskipun dunia menjodohkan mereka, Sekar selalu menolak untuk bertemu dengan nya, sekalipun pria itu memohon.


hingga suatu malam, Sekar diharuskan bekerja lembur karena petinggi perusahaan belum juga keluar dari ruang meeting, dan ruang itu adalah fokus utama Sekar, untuk selalu menjaga kebersihan ruangan tersebut, kapan pun, karena tempat itu adalah tempat terpenting dari seluruh ruangan lain sama pentingnya dengan dengan ruangan CEO.


setelah bubar meeting Kenzo dan yang lainnya sudah membubarkan diri dari ruangan tersebut, tapi Sekar, kaget saat dirinya melihat pria tampan itu masih duduk di kursi tempat dia duduk saat meeting tadi karena Sekar sendiri juga yang membagikan minum gelas berisi air minum untuk mereka.


entah apa? yang terjadi pada mereka saat itu, yang scurity itu tau Sekar keluar dengan langkah gontai dan penampilan nya sangat berantakan sambil menangis dan pergi diikuti oleh pria itu yang mengejar nya.


terlihat mereka berdebat dan wanita itu menolak untuk disentuh pria itu, hingga keesokan harinya wanita itu menghilang tak terlihat lagi, dan pria terus bertanya-tanya dimana alamat Sekar, hingga akhirnya pria itu kembali ke negara asalnya karena kerja sama mereka telah berakhir.


setelah sepuluh bulan berlalu tiba-tiba saja suara tangis bayi terdengar nyaring saat Kenzo hendak masuk kedalam mobilnya tapi dia begitu terkejut saat melihat bayi perempuan yang sangat cantik Kenzo langsung memanggil scurity tersebut, dan mereka mencari tahu siapa yang membuang bayi tapi tidak bisa ditemukan, karena tidak satupun mereka menyadari bahwa di area itu ada kamera Cctv .


hingga saat scurity itu menyadari bahwa dia harus mencari tau tentang orang yang membuang bayi tersebut.


betapa kagetnya saat itu karena dia menemukan Sekar, yang meletakkan bayi tersebut di samping basement kantor tersebut, mungkin tujuan Sekar adalah agar pria itu mau membawa bayi tersebut, tapi keesokan harinya scurity itu dikejutkan oleh berita di televisi bahwa seorang wanita ditemukan mengapung di permukaan danau tersebut dengan busana yang sama dan identitas yang sama akhirnya scurity itu melaporkan semua itu pada Kenzo dan Kenzo pun kaget saat membaca sepucuk surat yang scurity itu temukan.


surat itu dia tujukan pada pria bernama Vincent, yang tak lain adalah mantan rekan bisnis nya, yang tiba-tiba membatalkan semua kerjasama mereka, karena sebuah alasan klise.


dan dari situ Kenzo langsung menutup informasi, tentang Queen putri semata wayangnya itu, yang sebenarnya sudah mengetahui asal-usul nya karena scurity itu diam-diam scurity tersebut merasa dihantui oleh Sekar yang mati tidak wajar itu.


dan alasan Kenzo menyediakan jati diri putri nya itu adalah karena dia begitu menyayangi Queen, dan kedua Vincent, sudah memiliki anak istri dan kehidupan mereka sudah jauh lebih bahagia saat itu.


"Ibu Queen minta maaf jika selama ini Queen, tidak tau bahwa ibu ada di sini, Queen bahkan tidak tau bahwa ibu Queen bukan lah Mommy Mariana yang selama ini sangat menyayangi Queen, begitu juga dengan Daddy dan kakak , mereka keluarga Queen yang paling menyayangi Queen, selama ini, rasanya Queen sangat hancur saat tahu semua itu karena Queen juga berharap bahwa semua ini hanyalah mimpi buruk, tapi kemudian semua fakta bahwa Queen adalah anak ibu Queen pun mulai bisa menerima takdir ini, maafkan Queen bu jika selama ini Queen tidak pernah bisa berbakti kepada ibu"ucap gadis tujuh belas tahun itu.


sementara Kenzo dan Kenzie, sedari tadi berdiri tak jauh dari Queen, bahkan dia mendengar semua keluh kesah putri dan juga adik dari Kenzie.


"Queen apa Daddy, pernah menyakiti mu"ucap Kenzo sambil mendekat.


dan betapa terkejutnya gadis kecil itu, hingga saat Kenzo sudah berada di hadapan nya.


"Daddy maafkan Queen, hiks hiks hiks, bukan Queen tidak menyayangi Daddy, tapi Queen hanya ingin tau semua kebenaran nya"ucap Queen, sambil memeluk erat Daddy nya itu yang juga memeluk Queen, sambil menangis.


"Queen Daddy tidak pernah menganggap Queen sebagai anak orang lain, Daddy, mencintai Queen, seperti darah daging Daddy sendiri, tapi ternyata semuanya tidak bisa lagi kami tutupi dari mu, tapi Daddy mohon setelah tahu semua nya, kamu akan tetap menjadi putri Daddy yang sangat Daddy cintai"ucap Kenzo


"Iya Daddy, aku sayang Daddy dan mommy juga kakak, kalian adalah yang terbaik bagi Queen karena belum tentu Queen akan seberuntung ini jika hidup bersama dengan Daddy kandung Queen"ucap Queen.


mereka bertiga pun berpelukan.


sementara Mariana baru saja mendapatkan kabar bahwa putri nya itu, tidak masuk sekolah hari ini padahal hari ini ada ulangan umum.


saat Mariana Panik karena tidak bisa menghubungi ketiga orang yang sangat berarti dalam hidupnya, Mariana hendak pergi mencari mereka tapi belum sempat keluar rumah tiba-tiba saja ketiganya sudah berada di hadapan nya.


Kenzo Queen dan Kenzie, mereka bertiga tersenyum ke arah Mariana, dan wanita itu langsung memeluk putri nya dan mereka semua pun berpelukan.


hingga jam makan siang tiba mereka pun makan bersama di Mension mereka.

__ADS_1


Kenzo mengatakan semua yang dia ketahui pada mereka bertiga hingga Mariana menangis sesenggukan, saat mendengar kisah dari ibu kandung Queen, wanita itu begitu tragis jalan hidupnya, bahkan karena kehadiran Queen di rahimnya dia harus kehilangan orang tua kandung nya saat itu juga, yang terkena serangan jantung.


Sekar bahkan di usir oleh warga kampung dan rumah nya di bakar oleh warga.


__ADS_2