Ku Gapai Pelangi

Ku Gapai Pelangi
#Bintang#


__ADS_3

Hari demi hari mereka lalui bersama, Allan selalu memberikan dia kebahagiaan ditengah duka kedua karena kehilangan Irene.


Allan terus menerus memberikan support kepada istrinya itu.


"Sayang, kamu dimana...lihat aku bawa apa?"panggil Allan yang kini tengah berjalan masuk ke dalam kamar nya sambil membawa makanan kesukaan sang istri.


Terlihat Sanum yang baru keluar dari dalam kamar mandi, sehabis buang air kecil, Allan tersenyum menyambut istrinya itu dengan peluk cium.


"Mas sudah pulang"ucap Bintang.


Bintang langsung menerima bunga mawar dan juga paper bag yang berisi makanan kesukaannya.


"Heumm makasih yang"kata bintang.


Bintang langsung menyimpan itu di meja yang ada di dalam kamar nya, dia membantu suaminya terlebih dahulu melepaskan jas dan seluruh pakaiannya, meskipun Allan melarang nya untuk melakukan itu karena Allan tidak ingin istrinya kepayahan karena usia kehamilan Bintang yang kini berusia tujuh bulan.


Dan itu artinya sudah dua bulan sejak kepergian Irene.


Bintang langsung menyiapkan air hangat untuk Allan mandi setelah itu dia langsung menyiapkan piyama yang akan Allan kenakan.


Allan kini tengah mandi sementara Bintang kini tengah menyiapkan mangkuk untuk makan-makanan kesukaan nya itu.


Sambil menunggu suaminya selesai mandi Bintang, duduk di sofa sambil menikmati makanan tersebut.


Bintang begitu menyukai makanan tersebut, dia memakannya hingga habis.


Sampai Allan keluar dari dalam kamar mandi, pria itu tersenyum puas, saat melihat makanan yang dia bawa ternyata habis tak bersisa padahal itu porsi untuk dua orang.


"Sayang syukurlah jika kamu suka, mas mencari semua itu sudah dari beberapa bulan yang lalu, tadi ada teman mas saat di Indonesia datang dia membuat itu untuk mu honey"ucap Allan.


"Teman mas perempuan ya, ini enak sekali' dia pasti jago masak"ucap Bintang.


"Tidak sayang dia laki-laki tapi dia seorang koki profesional"jawab Allan.


"Mas boleh udang dia untuk syukuran tujuh bulan aku"ucap Bintang.


"Sayang kamu ingin perayaan itu, tapi disini kita bahkan tidak punya hubungan apapun dengan orang-orang di sekitar"ucap Allan.


"Aku rindu Indonesia ku mas"ucap Bintang.


"Mas, tau sayang tapi kita harus sudah terbiasa dengan semua itu."ucap Allan.


"Ya sayang aku tau"ucap Bintang yang kini mengalungkan lengannya di leher suaminya itu, yang langsung menghujani Bintang dengan kecupan mesra penuh cinta.


"Mas, apa? keluarga mas tau tentang kehamilan ku"tanya Bintang.


"Tentu saja"ucap Allan.


Allan sudah mengantongi izin dari Adri, apalagi saat mengetahui jika Allan akan memberikan dia cucu saat ini.


Demi kebaikan sang putra pertama, dan yang merupakan putra mahkota keluarga Adri, adalah suatu keajaiban bisa melihat putranya sembuh dari depresi berat nya.

__ADS_1


Kali ini, Adri tidak mengharuskan Allan untuk menikah dengan siapapun, terserah putra nya yang memilih, karena pilihan Allan adalah yang terbaik untuk nya.


"Heumm lalu kenapa? mereka tidak menemui kita, bukankah mereka sudah merestui hubungan ini"tanya Bintang.


"Kita belum aman sayang dan karena itu kedua orang tua ku tak datang"ucap Allan.


Allan duduk di samping istrinya sambil mendepak nya, sesekali mencium puncak kepala nya.


Mereka pun istirahat bersama saat itu juga hingga pagi datang menjelma sinar matahari mulai menyinari bumi, dan kedua insan yang kini hidup di luar negeri itu kini sudah mulai membuka mata.


"Sayang selamat pagi morning kiss nya mana"ucap Allan.


"Heumm ya cinta muachh"Bintang menjawab permintaan Allan.


Sampai akhirnya mereka berdua mandi bersama beraktifitas bersama karena hari ini adalah weekend.


Allan, akan berada di dalam rumah seharian. dia membantu istrinya membuat sarapan bersih-bersih kamar setelah itu mereka mencuci merapikan pakaian dan menyiram bunga yang Bintang tanam di halaman belakang dengan bantuan pelayan.


Sampai aktivitas hari itu selesai keduanya kini sedang bersantai di balkon kamar mereka menikmati secangkir teh dan beberapa cemilan cepat mereka buat dibantu oleh pelayan tadi Alan menikmati waktu libur bersama dengan istri dan juga calon anaknya.


Waktu terus berlalu hari demi hari mereka lalui dengan kebahagiaan meskipun tanpa Irene disampingnya saat ini. entah di mana dan bagaimana? kabarnya Bintang, tidak tahu keberadaan Putri angkatnya itu.


Sampai suatu hari Salsabila datang menemui Bintang di rumah tersebut. Bintang terkejut karena Salsabila datang dengan perut buncit khas wanita hamil setelah beberapa lama tidak bertemu ternyata Salsabila sudah menikah dengan pria lain.


"Apa? kabar tante Bintang, gimana apa? sudah ada kabar tentang Irene sepertinya kedua orang tuaku tidak tidak pernah mau memberi mau mempertemukan kalian padahal aku sudah memintanya untuk mengembalikan Irene padamu."ucap nya.


"Tidak perlu sekarang aku sudah mulai bisa menerima, karena Irene bukan darah daging ku. meskipun aku sangat menyayanginya, aku berharap putri kecilku akan baik-baik saja sampai kapanpun dan saat dia dewasa nanti semoga saja dia tidak melupakan ku"ujar Bintang.


"Apa? kau tahu anak yang aku kandung saat ini dia adalah anaknya Mas Alan masa Alan sering menemui ku. saat dia pergi kerja ataupun pulang bekerja"bohong Salsabila.


Salsabila dipaksa menikahi pria tua untuk membayar hutang-hutang kedua orang tuanya.


Dan dia, hidup dipenuhi penderitaan karena keadaan pria itu yang memiliki banyak istri.


bukan hanya Salsabila, tapi ada 9 istri lain yang setiap hari akan menerornya.


Kehamilannya terjadi karena Salsabila, telat mengkonsumsi obat pencegah kehamilan dia, tidak pernah menginginkan anak dari pria tua itu. yang selalu menjamahnya setiap kali diinginkannya dan tak tahu tempat di manapun itu Salsabila harus siap, melayaninya.


Dalam hati kecilnya, Salsabila ingin kembali bersama Alan tapi bintang tidak pernah pergi dari kehidupan alam seperti pertama kali.


Bintang, pernah berjanji bahwa dirinya akan pergi dari kehidupan Alan setelah mereka bertiga hidup bersama. tapi nyatanya Alan semakin jatuh cinta pada Bintang hingga kini Bintang pun hamil padahal wanita itu sudah di vonis mandul.


Bukan tanpa alasan, Salsabila menginginkan pria itu selain ketampanannya dan juga kemapanan yang Alan miliki.


Salsabila juga ingin menjadi satu-satunya wanita yang dicintai oleh Allan maka dari itu selama ini Salsabila selalu berbuat kelicikan, di belakang Bintang entah itu tentang masakan yang Bintang buat, lalu dia akan mengklaim bahwa semua itu dirinya yang menyiapkan semua nya.


......................


Sampai, Salsabila pamit pergi Bintang, masih mengurung diri di dalam kamar wanita itu benar-benar merasakan sakit yang teramat sangat akibat pengkhianatan yang Allan lakukan.


Padahal saat ini dia tengah mengandung darah daging Allan. kenapa? Alan bisa setega itu padanya Kenapa? tidak dari dulu Alan memilih Salsabila. dan menceraikan dirinya jika dia menginginkan Salsabila.

__ADS_1


Hati Bintang begitu sakit saat ini, ia bahkan tidak mau mengisi perutnya yang terasa keroncongan. padahal sudah dari siang hingga sore ini dia tidak menyentuh makanan sedikit sedikit pun yang pelayan buat dan diantarkan ke dalam kamarnya wanita itu terdiam seribu bahasa di atas ranjang sambil memeluk lutut dengan kondisi perut buncit untuk bergerak.


Hingga Alan, kembali dari kantor pria itu begitu terkejut karena melihat raut wajah Bintang. wanita yang ia cintai begitu jauh dari kata baik-baik saja saat ini, wajahnya begitu sembab karena seharian menangis penampilannya pun begitu kacau Bintang bahkan tidak mau bicara padanya.


"Sayang ada apa? ini kamu kenapa?... kenapa? ini tidak di makanan.


nanti perutnya sakit, anak kita juga pasti kelaparan ada apa? ayo cerita jangan buat aku khawatir Sayang! kenapa? tidak menelepon jika ada masalah. jadi mas bisa pulang lebih awal, dan tidak perlu menunggu mas sampai pulang! mas bisa kembali jika kamu ada masalah ucap Allan.


Bintang masih diam seribu bahasa hingga Allan mendekat dan berusaha membingkai wajah cantik yang terlihat pucat itu. bahkan bintang tidak ingin Allan sentuh sedikit pun hatinya sudah terlalu sakit ketika mengetahui Salsabila hamil darah daging Allan, dari hubungan yang mereka bina tanpa sepengetahuan Bintang.


"Kita bercerai saja mulai saat ini, biar anak ini ikut denganku! kita tidak bisa melanjutkan pernikahan yang tidak sehat ini."ujar bintang.


Alan langsung membulatkan matanya, dia begitu terkejut dengan perkataan yang keluar dari bibir istri yang sangat ia cintai. bagaimana tidak, bahkan sedikitpun tidak pernah terlintas di benak Allan untuk menyakiti hati Bintang.


"Apa? yang kamu katakan sayang ada apa ini sebenarnya...bagaimana bisa kamu berpikir seperti ini, Aku tidak pernah melakukan kesalahan bagaimana kamu bisa mengatakan hal itu"tanya Allan yang masih tidak percaya bahwa Bintang meragukan kesetiaan nya saat ini.


"Masih ingin berbohong! apa? masih belum cukup dengan bukti kehamilan Salsabila"ujar bintang.


"Yank kamu bicara apa? aku tidak mengerti ada apa? dengan Salsabila kenapa!..harus mengungkit wanita itu lagi bukankah dia sudah pergi dari kehidupan kita dan aku sudah bercerai dengan nya"ucap Allan.


"Tapi nyatanya kalian sering bertemu di belakangku, dan sekarang dia hamil anak mu! sebenarnya apa? yang kalian inginkan kenapa ? tidak berterus terang mengapa harus diam-diam memiliki hubungan di belakangku!"Bintang terus berteriak di hadapan Allan dengan air mata yang mengalir deras.


"Yang! itu tidak benar, ini fitnah! bagaimana bisa kamu menuduh ku seperti itu!"teriak Allan yang kini sudah tidak tidak tahu lagi bagaimana untuk menjelaskan bahwa ia tidak bersalah dan tidak tahu menahu tentang semua itu.


"Aku tidak mau tahu... pokoknya sekarang aku minta cerai! dan kamu tidak perlu memikirkan tentang anak kita aku akan membawanya pergi, sudah cukup! terima kasih Mas terima kasih atas rasa sakit ini"ucap bintang yang kini bangkit perlahan dari ranjang.


Namun tangan kekar itu menahannya, Allan tidak ingin kehilangan Bintang. apalagi dengan semua masalah yang tidak pernah ia ketahui. masalah apa? yang terjadi saat ini Allan benar-benar tidak tahu.


"Sayang please jangan pergi... aku tidak mengerti dengan apa? yang kau katakan. aku tidak pernah melakukan kesalahan itu aku tidak mencintai Salsabila apalagi berhubungan dengan nya di belakangmu. kamu tahu sendiri aku sangat mencintaimu dan Salsabila aku menikahinya karena aku ingin kamu tetap berada di sisiku, itu saja tidak lebih dan setelah kamu berjalan pun aku tidak pernah bertemu dengannya apalagi melakukan hal yang kamu tuduhkan itu, itu sungguh sangat menyakitkan sayang aku sangat mencintaimu tapi kenapa? kau meragukan cinta ku padamu selama ini"ujar Allan sambil berderai air mata.


Pria tidak kuasa menahan kepedihan, hatinya terasa sakit karena orang yang sangat cintai tidak mempercayainyai nya.


Bintang menatap lekat wajah Alan, mencari kebenaran di mata suaminya itu. dan dia tidak menemukan kebohongan sedikitpun tapi hatinya masih terasa sakit, dan akhirnya bintang pun tetap pergi meskipun tidak membawa apapun Binatang hanya pergi menuju ke kamar lain.


Alan, tetap berusaha menghalangi jalannya, tapi Bintang, tidak mau menggubrisnya dia malah mengancam akan benar-benar pergi dari kehidupan Allan jika dia tidak memberikan kesempatan untuk menjernihkan pikirannya saat.


Dia hanya ingin menenangkan hati yang terluka akibat Salsabila jika benar wanita itu berbohong Apa? maksud dan tujuannya kenapa! dia mau bercerai dari Allan jika dia masih menginginkan suaminya itu.


"Sayang please buka pintunya kita harus bicara kamu tidak boleh percaya dengan ucapan yang penuh dusta itu! aku sangat mencintaimu! dan aku tidak pernah berniat untuk menduakanmu aku hanya menginginkanmu saat ini nanti dan selamanya."ujar Allan.


Allan tidak pernah menyerah pria itu terus berdiri di depan pintu kamar tamu, yang kini ditempati oleh istrinya. Alan, bahkan duduk memeluk lututnya untuk menunggu istrinya membuka pintu namun sampai malam tiba wanita itu tidak kunjung mau membuka pintu untuk nya.


Hingga, Allan tertidur dengan lelap dengan posisi yang sama bahkan dia tidak mau beranjak dari tempat tersebut setelah bangun dari tidurnya.pria itu tetap kekeuh akan menunggu wanita yang dicintainya membuka pintu.


"Yang ini sudah pagi... kamu harus sarapan anak kita sudah sangat kelaparan kamu tidak menyentuh makanan sedari kemarin please keluarlah atau ijinkan Mas masuk! mas sudah buat kan bubur untuk mu"ucap Allan.


Allan tidak kunjung mendapatkan jawaban, pria itu pun terpaksa meminta pelayan untuk mengambil kunci cadangan yang tidak pernah dia gunakan sebelumnya.


Pria itu tidak ingin terjadi apa-apa pada anak dan istri nya saat ini.


"Yang kamu dimana"ucap Allan saat dia berhasil membuka pintu.

__ADS_1


Allan terkejut saat melihat Bintang, tergeletak di samping ranjang dalam keadaan pingsan wanita itu sudah terlihat sangat pucat. Allan langsung berteriak memanggil istrinya yang kini tak sadarkan diri, sampai akhirnya Allan berlari membawa istrinya menuju mobil untuk berangkat ke rumah sakit.


Dibantu oleh para pelayan dan juga sopir pribadi Alan langsung membawa bintang ke rumah sakit.


__ADS_2