
"Apa-apaan sih kak, aku tidak suka kakak seperti ini."ujar Mikaila.
Gadis itu pergi dari dalam club tersebut setelah wanita itu ditarik oleh Vino.
"Aku sudah memperingatkan mu bahwa kamu harus menjauhi mereka,,, bahaya Mikaila kamu tau soal minuman waktu itu, apa? kamu tidak takut."ujar Vino.
"Aku harus takut dengan teman sosialita ku sendiri kak, apa? yang harus aku takutkan."ujar gadis itu.
"Aku sudah pernah bilang semua tentang mereka Mikaila."ujar pria itu.
"Heumm,,, benarkah, tapi sayang aku sudah lupa."ujar Mikaila yang pura-pura tidak perduli itu.
Vino yang menambahkan kecepatan kuda besinya itu, tidak menghiraukan teriakan Mikaila yang meminta dia untuk menurunkan kecepatan tersebut.
Pria itu terus melaju dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya, mereka tiba di gedung apartemen dimana hunian mereka berada.
"Ini untuk mu, ini untuk kita berdua."ujar Vino yang memakaikan jam tangan super mewah itu di tangan Mikaila dia juga menunjukkan miliknya.
Mikaila hanya mampu terdiam tanpa ingin berkata apa-apa, karena menurutnya akan percuma saja, pria itu tidak terbantahkan.
Vino yang saat ini berada di hadapannya adalah pria yang sifatnya begitu berbeda dengan Arman yang dulu berada di sisinya.
Jika Arman yang super dingin itu bisa bersikap dingin dan cuek, namun dia tidak bisa membantah setiap kata yang Mikaila ucapkan.
Berbeda dengan Vino, pria yang bersikap hangat dan suka menggoda Mikaila itu, pria itu benar-benar tidak terbantahkan.
Sampai saat mereka tiba di depan hunian milik Mikaila pria itu langsung mengikuti langkah Mikaila untuk masuk kedalam unit tersebut meskipun Mikaila tidak meminta dia untuk masuk kedalam.
"Aku langsung ke kamar."ujar Mikaila.
"Jangan terlalu lama temani aku makan siang."ujar Vino yang mengajak Mikaila makan siang disaat waktu yang sudah lewat dari jam tersebut.
"Heumm,,,"ujar Mikaila berdehem sambil berlalu pergi.
Sampai saat Mikaila sudah keluar dari dalam kamar pribadi nya dalam keadaan sudah fresh dan cantik saat ini meskipun hanya menggunakan t-shirt dan hotpants.
"Apa? ada yang salah dengan ku."tanya Mikaila saat dia melihat melihat Vino terbengong menatapnya.
"Tidak ada hanya saja kamu terlihat begitu cantik dan aku suka."ujar Vino jujur.
"Gombal ingat istri di rumah."ujar Mikaila yang langsung membuat mood pria itu memburuk.
"Bisa,,, jangan bawa orang lain, saat kita tengah bersama."ujar Vino.
"Kak,,, apa? aku salah karena telah mengingatkan mu."ujar gadis itu.
"Heumm,,"balas Vino yang kini memalingkan wajahnya yang teramat sangat kecewa.
"Sampai ada kejelasan tentang hubungan kalian berdua tolong jangan muncul lagi di hadapan ku, meskipun hanya sebagai teman. aku tidak ingin dijadikan kambing hitam atas kekacauan hubungan kalian, sudah cukup status yang kini tengah aku sandang sebagai mantan istri seseorang jangan tambah kata perusak,,, jangan."ujar Mikaila sambil menggelengkan kepalanya.
"Yank,,, aku jamin itu tidak akan pernah terjadi,aku sangat mencintaimu, dan untuk itu aku akan lebih menjagamu lagi dari hal negatif yang akan timbul maka marilah kita menikah."ujar Vino.
Mikaila dengan cepat menggelengkan kepalanya.
"Tidak, apa? kata-kata ku tidak bisa kakak fahami juga."ujar Mikaila menekankan kata-katanya.
__ADS_1
Mikaila pun pergi meninggalkan Vino menuju dapur wanita itu rencananya akan memasak untuk Vino, untuk yang terakhir kalinya.
"Sayang,,, apa? aku salah jika aku memilih mu untuk menjadi istriku, kau seorang singgel dan aku tidak perlu status itu untuk bisa menikah dengan mu, aku laki-laki aku punya kuasa untuk itu, meskipun aku tidak akan menjadikan mu sebagai istri kedua ku dan hanya akan ada posisi satu-satunya didalam hidupku."ujar Vino.
"Tidak,,, kakak tidak salah, yang salah itu aku yang tidak pernah punya keberanian untuk menjadi seperti yang kakak ucapkan."ujar Mikaila.
"Sayang,,, ayolah aku janji tidak akan pernah menghianati cinta mu, aku bahkan sudah mengatakan ini semua bahan jauh sebelum pernikahan itu dilakukan, tapi kamu tetap menolak ku mungkinkah karena aku terlalu tidak berharga untuk wanita yang sangat aku cintai."ujar Vino.
"Bukan seperti itu kak, aku hanya ingin kejelasan sebuah hubungan yang akan membuat aku sangat nyaman untuk menjalankan semua itu tapi jika pun tidak bisa lebih baik aku tidak memiliki hubungan itu dengan siapapun lagi."ujar Mikaila yang sibuk dengan masakan yang kini ia tengah buat.
"Kamu tidak boleh bicara seperti itu Yank.."ujar Vino tegas.
"Aku berhak menentukan pilihan hidupku kak, terlepas dari baik dan buruknya pilihan itu."ujar Mikaila.
Jika saat ini mereka tengah berdebat masalah keinginan mereka masing-masing, berbeda dengan Gidion yang saat ini tengah meminta pihak kampus menolak Mikaila sebagai mahasiswa baru yang akan berada di sana.
Beruntunglah Gidion karena ternyata pemilik kampus yang kini Mikaila tuju adalah kampus milik keluarga sahabat nya, yang selama ini tidak pernah diketahui oleh keluarganya.
Dengan mudahnya Gidion, mendapatkan apa? yang ia inginkan dengan begitu Mikaila akan tetap berada di kampus tempat ia mengajar dan Gidion akan tetap bisa melihat mantan istrinya itu meskipun tidak bisa menyentuhnya.
Mikaila sendiri belum tahu tentang semua itu yang jelas saat ini wanita itu bersikeras untuk pindah kuliah.
Gidion pulang begitu larut malam saat ini bahkan dia tidak tahu jika istrinya sudah berada di rumah mereka, wanita cantik yang merupakan seorang dokter obegyn itu ternyata sudah pulang karena jadwal praktek nya hanya sampai sore.
"Mas Dion baru pulang,,, apa? pekerjaan hari ini begitu banyak."ujar Inara.
"Heumm,,, sedikit ada masalah di kampus, setelah itu aku pergi menuju kantor."ujar Gidion jujur.
"Masalah apa? ada demo atau ada gadis yang selalu menggoda mu hingga kamu tidak bisa menjemput ku."ujarnya sambil terkekeh kecil.
"Inara,,, ini tidak seperti yang kamu pikirkan."ujar Gidion.
"Aku hanya asal bicara bagaimana pekerjaan mu hari ini."ujar Gidion.
"Heumm,,, seperti biasanya tidak ada yang spesial hanya saja hari ini aku bertemu dengan wanita yang nekad mengugurkan kandungannya hanya karena hubungan diantara sepasang suami istri itu hanya status, meskipun wanita itu sangat mencintai pria itu."ujar Irene.
"Jangan menyindir Irene, aku mungkin belum bisa memberikan hatiku sepenuhnya untuk mu, tapi perlu kamu tahu, aku bukan pria yang akan lari dari tanggung jawab ku jika kelak kamu mengandung anak ku."ujar Gidion.
"Aku tidak hanya menceritakan apa yang terjadi tadi, bukankah itu yang mas tanyakan."ujar Inara yang kini menyimpan sepatu milik suaminya itu di rak.
Inara, menikah dengan Gidion karena sama-sama dipaksa itulah kenapa? hingga saat ini mereka hanya bisa melakukan hubungan yang bahkan mereka rahasiakan dari khalayak umum, meskipun tidak bisa dipungkiri dia pun mengagumi sosok tampan yang sudah resmi menjadi suaminya itu, tapi sayang Inara tau jika Gidion memiliki cinta lain di luar sana, hingga hubungan mereka hanya status saja.
......................................
Inara adalah gadis cantik dengan sejuta masalalu yang ia kubur hingga saat ini, dan masalalu nya itu yang membawa dia hingga ke titik saat ini.
Inara menutup kehidupan kelamnya dimasa lalu untuk selama-lamanya karena dia tidak ingin orang lain tau aib tentang nya.
Wanita yang dinikahkan dengan Gidion itu, bukan tidak tau siapa? wanita yang selama ini menjadi bayang-bayang didalam rumah tangga nya itu hanya saja dia tidak ingin ikut campur urusan masalalu suaminya itu.
Dia juga tahu, jika saat itu Gidion diam-diam menyelinap ke ruang IGD untuk melihat Mikaila yang ia tolong karena saat itu, dia tengah menggantikan sahabatnya yang tengah makan siang bersama dengan kekasihnya.
Beruntung sebagai dokter spesialis kandungan, dia tidak hanya menggeluti profesi di bidang itu, sebelum dia memutuskan untuk mengambil spesialisasi, dia pernah menjadi dokter umum.
Inara membantu wanita yang bukan seharusnya menjadi tugasnya tapi beruntungnya wanita yang sangat dicintai oleh Gidion itu terselamatkan dengan pertolongan darinya.
__ADS_1
Sementara selama ini, Inara dan Gidion berjalan sebagaimana mestinya. hanya saja satu yang tak pernah mereka lakukan, yaitu saling jatuh cinta.
Karena Gidion melarang itu.
Inara dan Gidion hanya sebagai teman hidup untuk waktu yang belum ditentukan.
Wanita itu bahkan hanya berlaku sebagai mana mestinya seorang istri pada suaminya, dan begitu pula sebaliknya.
Gidion pun hanya melakukan kewajiban nya sebagai seorang suami, dia memberikan perhatian dan nafkah yang lebih dari cukup, sementara dengan Mikaila selama ini dia hanya bisa memberikan rasa sakit yang bahkan berulang kali ia lakukan.
Gidion tengah menatap langit malam yang kini dipenuhi dengan bintang-bintang berkilauan.
Namun hatinya tetap tidak bisa melupakan wajah cantik yang selama ini menjadi cinta pertama nya itu.
"Mikaila maafkan aku jika aku terlalu egois, tapi hatiku tak pernah bisa melupakan mu honey."ujar.
"Mikaila,,, sayang semoga kelak kita bisa kembali bersama tolong jangan berikan hatimu untuk siapapun."ujar Gidion.
Pria itu sibuk dengan semua urusan hatinya, sementara saat ini Inara pun tengah membuka sebuah memori penyimpanan data pribadi nya dan juga foto yang selama ini dia simpan.
Tampak foto seorang pria tampan tengah memeluk dirinya, dan tertulis sebuah inisial di foto itu. V
"Sejauh ini kamu mungkin sudah berhasil melupakan diriku, tapi aku tidak akan pernah membiarkan mu melupakan ku begitu saja."ujar Inara.
Dia masih teringat hari dimana dia tergoda oleh seorang pria yang menjanjikan kesuksesan padanya, dia bahkan bukan pria tampan maupun seusia dengan kekasihnya, namun terlahir dari keluarga sederhana menjadikan dia hanya bisa mencintai tanpa tujuan yang jelas, meskipun pria itu menjanjikan bahwa hubungan mereka akan langgeng karena pria itu begitu mencintai Inara setulus hatinya.
Namun kesilowan duniawi telah membuat hati nya mampu untuk melakukan penghianatan secara diam-diam meskipun ditengah semua itu pria berinisial v itu pun mengetahui bahwa cintanya telah dikhianati.
Pria itu langsung menghajar pria tuabangka yang ternyata adalah pamannya sendiri.
Inara yang berkali-kali meminta ampunan pun tidak ia pedulikan lagi, pria itu benar-benar sudah terluka dan teramat kecewa karena cinta dan kepercayaannya telah dikhianati.
Sampai saat pria itu benar-benar berubah menjadi pria yang bahkan memperlakukan setiap wanita tak ubahnya seperti tisu toilet, setelah ia pakai maka akan berakhir di tong sampah.
Hingga ia bertemu dengan seseorang yang mampu membuat hatinya kembali bergetar, ya dia adalah gadis kecil yang baru saja lulus SMP, meskipun saat itu dia tidak tahu jika gadis itu adalah ABG bau kencur.
Karena postur tubuh gadis itu yang bahkan sudah seperti seorang mahasiswa tingkat awal.
sejak saat itu dia mencari tahu semua tentang gadis kecil itu, dia tidak perduli jika dirinya di Katai sebagai pedofil saat itu karena usianya pun masih sangat muda, saat itu v baru berusia 20 tahun, dan merupakan salah satu mahasiswa manajemen bisnis di Kanada, hanya saja saat itu dia pulang ke Indonesia untuk berlibur.
Sampai saat dia kembali mengejar kelulusan S1 di aeKanada dia kembali ke Indonesia untuk menyelesaikan S2 nya secara online.
Dan pada saat itu dia yang sudah dijodohkan sejak SMA oleh keluarganya itu dia pergi meninggalkan rumah secara diam-diam dan bahkan melakukan penyamaran.
V tidak pernah ditemukan, hingga saat ia yang memutuskan untuk kembali demi sebuah penebusan janjinya terhadap wanita yang sangat ia cintai yang saat itu tengah berjuang melawan kematian yang memang belum saatnya menurutnya yang begitu takut kehilangan wanita yang teramat dicintainya.
Sementara cinta buta v masih melanjutkan perbuatan dosa nya, demi meraih kesuksesan dan hidup nyaman.
Pria beristri itupun tidak pernah ingkar janji pada Inara, dia menyekolahkan Inara hingga dia meraih gelar doktor tersebut, bahkan Inara pun mendapatkan semua fasilitas yang di janjikan oleh pria itu, meskipun bayaran nya cukup mahal.
Hingga suatu saat, istri dari pria itu datang dengan cara yang elegan dan sangat terpelajar, wanita berusia empat puluh lima tahun itu mengatakan jika Inara seharusnya membuka mata sebelsebelum melangkah lebih jauh, wanita itu tidak akan pernah meminta Inara untuk mundur jika gadis itu ingin dia bisa menikah dengan suaminya hanya saja, dia harus mau hidup susah dari nol karena harta yang dimiliki oleh suaminya keseluruhan nya adalah harta milik wanita dewasa yang terlihat sangat cantik itu.
Padahal keadaan Inara saat itu tengah hamil muda tanpa sepengetahuan pria itu dia pun diam-diam berkonsultasi dengan sahabatnya, dan hasil dari konsultasi itu, diputuskan agar Inara mempertahankan janin yang berada di dalam kandungannya itu.
Dan untuk selanjutnya dia bisa meminta harta kekayaan pada wanita itu sebagai tebusan untuk anak keturunan nya.
__ADS_1
Sampai saat dia datang tanpa ragu ke kediaman istri dari pria itu, dia masih diterima dengan sangat baik di rumah itu.
Sampai akhirnya kesepakatan yang ia dapatkan adalah, dia boleh melahirkan anak dari suaminya, dan setelah anak itu lahir Inara boleh memiliki fasilitas yang sudah diberikan oleh suaminya, berupa mobil dan rumah mewah itu.