
Setelah, melewati perjalanan jauh, yang cukup melelahkan, kini Gideon dan juga Mikaila tengah berada di sebuah tempat di mana rumah kedua orang tua Mikaila berada, yaitu itu rumah shanum.
Keduanya, disambut dengan tangis bahagia dari shanum yang sangat merindukan Putrinya, sudah beberapa minggu ini dia tidak bertemu dengan Mikaila, bahkan untuk menelepon yang sangatlah sulit karena keadaan mereka saat itu sedang bersembunyi dari kejaran kedua orang tua Gideon dan juga wanita kejam itu.
Sampai, akhirnya mereka ini bisa berkumpul Gideon, pun sebenarnya hendak pamit pulang namun Kenzie menahannya untuk sementara agar mereka bisa kembali.
Agar, mereka bisa seperti dulu, Kenzie tahu Gideon sangat mengharapkan Mikaila untuk menjadi istrinya dan dia ingin segera menikahi Mikaila.
Dan Kenzie, akan berusaha untuk mewujudkan keinginan Gideon tersebut, meskipun dia harus kembali mengambil alih perusahaan dan seluruh kekayaan yang kini masih dipegang oleh sang Daddy, yaitu Kenzo .
Pria itu masih memegang dan mengurus perusahaan meskipun usianya sudah lanjut dan kini dia berada di luar negeri tepatnya di Swiss di mana pusat perusahaan mereka berada.
Kenzo, bersama dengan istrinya Mariana yang selalu setia mendampinginya, bersama Putra pertama Kenzie yaitu Gerald, mereka masih tinggal di Swiss setelah bertahun-tahun lamanya.
Setelah, pertengkaran antara Kenzie dan Kenzo Mereka pun jarang untuk bertukar kabar karena ego mereka masing-masing sampai Mariana sudah tidak bisa lagi berkata-kata entah bagaimana harus menyatukan kembali anak dan ayah tersebut.
Sementara, shanum dia rela jika Kenzie, harus kembali kepada keluarganya dan meninggalkan dirinya.
Karena, bagi shanum memisahkan suami hubungan anak dan ayah itu adalah perbuatan yang tidak menyenangkan, meskipun itu secara tidak sengaja karena alasan cinta Kenzie padanya.
Kenzie, dan Kenzo bertengkar gara-gara Kenzie, mempertahankan pernikahannya dengan Sanum.
Kenzo, ingin putranya kembali menikah dengan orang lain agar tidak ada ikatan masa lalu yang terus menghantui dirinya Jujur saja sampai saat ini kan semua sih merasa terbebani dengan masa lalunya itu dia masih mencintai Aurora yang tak lain adalah ibu dari Sanum yang sudah tiada karena dihabisi oleh orang suruhan Daddy nya.
Kini, keempat orang dewasa itu tengah berkumpul berkumpul di meja makan, sambil menikmati makan malam mereka.
Sesekali, Gidion akan menatap ke arah Mikaila, yang kini tengah menikmati makan malamnya.
Mikaila, begitu terlihat antusias memakan makanan yang dibuat langsung oleh mommy.
Dan, pada saat mereka tengah sibuk menikmati makan tiba-tiba kedua bocah laki-laki mendatangi mereka.
Dia tak lain adalah Kevin dan Kendra keduanya, ternyata belum tidur, seperti saat ini setelah puas bermain ditemani oleh pengasuhnya.
Gideon, langsung membawa mereka ke sampingnya Karena Kevin dan Kendra ternyata sangat dekat pada Gideon.
Secara dulu mereka selalu bersama saat Gidion mendekati Mikaila, pria itu gencar mengejar Mikaila, dengan cara bermain dengan kedua bocah laki-laki itu.
Dan, anehnya mereka tidak pernah melupakan Gideon, bagi mereka Gidion tetaplah teman bagi mereka berdua sampai saat ini dan semua itu membuat Mikaila heran.
"Sudah, tidak usah bengong lagi pula mereka dekat denganku dari dulu hanya saja satu tahun ini aku tidak kembali ke sini dan beruntungnya mereka masih mengingatku sekarang mereka sudah besar sudah bisa mengenali orang di masa lalunya sementara kakaknya sendiri sampai saat ini lurus-lurus saja" ucap Gidion menyindir Mikaila.
Gadis, itu hanya memalingkan pandangannya sambil berjalan meniti tetangga menuju lantai 2 di mana kamarnya berada.
Sementara, Gideon masih duduk di sofa samping tangga tersebut, sambil memangku kedua wajah laki-laki itu.
Mikaila, tidak peduli dengan pria itu mau bicara apa Yang jelas saat ini dia tidak ingin dekat-dekat dengan Gideon, jika semua itu akan membuat kerugian besar tidak hanya nyawa yang menghilang tapi juga kerugian materi yang akan dialami oleh Dadddy sambungnya, dia akan melupakan semua yang pernah ada dalam hatinya.
Untuk, Gidion sendiri masih tetap menggunakan mikayla di dalam di hati terdalamnya dia ingin sekali mempersunting wanita itu, jika saja tidak ada aturan yang memberatkan dirinya.
__ADS_1
Bahkan, salah-salah mengambil keputusan Gideon, akan kehilangan gadis itu dan bahkan akan banyak kehancuran lainnya yang akan terjadi pada dirinya dan keluarga Kenzie.
Satu, minggu telah berlalu, sejak saat itu Gideon sudah kembali pulang menuju negaranya.
Sementara, Mikaila kembali bersekolah, seperti biasanya Gadis itu, kini mengundurkan diri dari setiap perlombaan yang diadakan sekolahnya Dia memilih untuk jadi siswa biasa saja meski begitu kecerdasan menikahi tidak bisa dikalahkan oleh murid lainnya dan itu yang menjadi kebanggaan bagi pihak sekolah nya.
Hari, demi hari Mikaila lewati dengan kembali merindukan pria yang sudah satu minggu ini meninggalkannya.
Bukan, karena dia mencintainya tapi karena Gideon, selalu ada di sisinya selama beberapa minggu ini seperti dulu, saat mereka belum berpisah.
Posisi Gideon di hati Mikaila, masih tetaplah sama namun dia terus membentengi dirinya agar tidak terjerumus dengan cinta tersebut karena akan mengakibatkan hal yang tak diinginkan terjadi yaitu tekanan dari keluarga Gideon yang berkuasa saat ini.
Sementara, hal yang sama juga terjadi pada Gidion, dia semakin merindukan Mikaila yang kini berada di rumahnya.
Gideon, ingin rasanya memeluk Gadis itu dan mengucapkan kata cinta, setiap detik, setiap waktu, setiap hari yang ia lewati.
Namun, semua hanya angan-angan saja karena nyatanya dia pun masih bersama dengan istrinya, yang mungkin baru keluar dari rumah sakit setelah melakukan operasi plastik pada wajahnya, yang sempat dirusak oleh Mikaila saat itu.
Wanita, yang usianya tak jauh dari dirinya itu ini semakin gencar membuat cantik tumbuhnya, karena dia tidak ingin Gidion meninggalkan dirinya.
Bahkan, berkali-kali wanita itu, meminta Gidion untuk menjadi Ayah bagi anaknya.
Anak, mereka namun Gideon tetap menolak untuk memiliki anak dan wanita itu, karena bagi Gidion Ibu dari anaknya adalah Mikaila.
Laki-laki itupun terus berharap bahwa yang akan menjadi ibu bagi anak-anaknya adalah satu-satunya wanita yang ia harapkan untuk tetap hidup bersamanya.
meskipun saat ini butuh perjuangan dalam diam, yaitu akan mewujudkan mimpinya bersama dengan Mikail dia akan mengalahkan ego dari kedua orang tuanya dia juga akan membuat wanita yang sekarang ini menjadi menjadi istrinya, menyerah karena Gidion benar-benar tidak mencintainya sama sekali.
Karena, baginya Mikaila juga anaknya. butuh hidup bahagia dengan pasangan hidupnya kelak, dan itu adalah Gidion, Kenzie mendukung proses pernikahan mereka, karena dia tahu bagaimana rasanya mencintai tapi tak bisa memiliki seperti dia dulu saat sebelum bertemu Sanum.
Pria, yang begitu tergila-gila dengan shanum dulu bahkan hampir saja yang mengakhiri hidupnya, karena kehilangan Sanum saat ini dia juga juga berjanji, tidak akan membiarkan kedua sejoli yang masih muda itu terpisah.
Diam-diam dia akan bertindak untuk menyatukan keduanya.
Sementara, shanum saat ini masih fokus dengan kehamilannya dan juga kedua anak nya yang masih kecil yaitu Kevin dan Kendra sementara untuk Mikaila, Sanum hanya memperhatikan kebutuhannya sehari-hari dan untuk sekolahnya, karena Gadis itu sudah bisa beraktivitas sendiri, dia tidak pernah meminta bantuan Sanum.
Mikaila, bahkan sudah membantu Sanum untuk beraktivitas, setiap harinya dengan perut buncitnya, shanum yang mungkin akan melahirkan satu atau dua minggu lagi,
Wanita, itu terlihat sangat antusias karena ternyata bayi perempuan yang diinginkan oleh Kenzie akhirnya akan hadir di dunia ini.
Kelahiran, bayi tunggal itu tidak membuatnya, merasa cemas karena keduanya sehat selalu dan bayinya juga sehat. jadi, tidak ada kendala apapun.
Sementara Kenzie, seperti biasa ya itu selalu ketakutan bisa tersedia kan melahirkan perasaan was-was selalu menghampiri dia itu yang seharusnya memberikan ketegaran pada Sanum, terbukti saat kelahiran Putra mereka yang kembar itu Kenzie sampai pingsan di ruang operasi.
Setiap hari Kenzie, akan terus berbicara kepada perut shanum, yang buncit itu tujuannya untuk bayinya agar dia mendengarkan apa yang dikatakan oleh Daddynya itu.
Kenzie, selalu meminta agar putrinya tidak merepotkan mommy nya, dan juga saat lahiran nanti mereka akan baik-baik saja.
Seperti, harapan kebanyakan seorang ayah. Kenzie, selalu melakukan yang terbaik untuk keduanya.
__ADS_1
Seperti, memberikan makanan yang bergizi tinggi dan juga memberikan semua fasilitas untuk bayinya yang belum lahir.
Karena, menurut Kenzie, hanya tinggal beberapa minggu itu bukanlah waktu yang lama, karena kecemasan yang ia alami saat ini juga membuat dia terus waspada untuk menjadi suami siaga saat istrinya akan melahirkan.
Sementara, di tempat lain saat ini Davina tengah duduk termenung di balkon kamarnya dia memikirkan tentang noda lipstik yang ada di kemeja milik Jack, Jack pun sudah berulang kali menyangkal bahwa dirinya tidak pernah berselingkuh, namun Davina sampai saat ini merasa bahwa Jack menyembunyikan sesuatu.
Wanita itu terus memikirkan hal itu sampai ia lupa dengan kewajiban bahkan dia melupakan dirinya sendiri.
Entah, mungkin karena rasa cinta yang begitu besar pada Jack, atau menyesal karena telah meninggalkan kedua orang tuanya. dengan memilih dia yang lebih dewasa 15 tahun darinya.
Sementara Jack, yang melihat itu dia berulang kali berusaha meyakinkan istrinya bahwa dirinya tidak pernah berselingkuh.
Dan, bahkan dia membawa sebuah bukti yang menyatakan bahwa noda lipstik itu adalah sebuah kecelakaan, saat ia akan menolong wanita yang hendak terjatuh di hadapannya namun Devina tetap tidak percaya saat ini dia malah pergi meninggalkan Jack, yang terus berusaha untuk menjelaskan nya.
"Honey,,, aku mohon dengarkan Aku, Aku benar-benar tidak berselingkuh semua itu hanya kecelakaan wanita itu juga sudah meminta maaf, Apa? perlu aku membawanya ke sini. ayolah sayang seperti ini jangan menyiksa dirimu sendiri aku sangat mencintaimu dan aku tidak mungkin menghianatimu Aku tahu kamu sudah berkorban banyak untukku dan kamu sudah meninggalkan kedua orang tuamu, demi pria yang penuh kekurangan"ucap.
Davina, masih tetap berdiam diri di dalam kamar yang kosong itu dia tidak mendengarkan kata-kata Jack hatinya benar-benar merasa cemburu ketika melihat noda lipstik itu
Bagaimana, Tidak sudah bertahun-tahun mereka menikah baru kali ini Jack membawa sesuatu yang membuat hatinya terluka dalam.
Masalah, rumah tangga mereka saat ini mungkin terlihat sepele, dan meskipun itu tidak sengaja. tapi Davina bisa membayangkan beruntungnya wanita itu berada di dalam pelukan suaminya.
Hingga, beberapa jam kemudian Jack, menyusul masuk ke dalam kamar tersebut dengan menggunakan kunci cadangan.
Dia, mengatakan jika Davina tetap berdiam diri, maka dia sendiri akan membawa kedua anaknya untuk bertemu dengan keluarganya tidak peduli jika nanti kedua orang tua Davina akan membunuh yang jelas pria itu sudah pasrah karena dia tahu jika Davina menyesal karena telah hidup bersama dengan nya.
"Jangan! please jangan lakukan itu aku hanya belum bisa menerima semua yang terjadi bagaimana bisa kamu membiarkan noda itu tetap berada di bajumu aku hanya seorang wanita biasa yang sangat takut jika suamiku berkhianat padaku, aku memilih mu dengan cinta yang begitu besar, tapi jika kamu pun mengkhianati ku, maka lebih baik aku mati saja"ucap Davina, yang kini tengah didekap erat oleh Jack.
Jack, penghujan di kepala istrinya dengan kecupan sayang, yang teramat dalam.
Pria, itu tidak mungkin menghianati wanita yang sudah benar-benar mencintainya sepenuh hati, bahkan sepenuh jiwanya.
Dia, juga rela berkorban demi dirinya, pengorbanan yang tidak kecil karena telah meninggalkan keluarga dan juga harta yang ia miliki.
Jack, sebenarnya merasa sangat bersyukur karena bisa menikah dengan Devina wanita cantik, yang sudah menjadi Ibu dari kedua anaknya yang kini tumbuh dengan sangat baik dan mereka begitu cerdas.
Jerry dan jenny kini tumbuh besar, di negeri orang bersama dengan kedua orang tuanya yaitu Jack dan Davina.
Sampai, saat ini keempatnya, belum pernah kembali ke Indonesia, untuk menemui kedua orang tua Davina.
Karena, Jack tahu jika Adri akan menghabisinya, setelah ia menculik putrinya dari rumah tersebut, dan menikahinya tanpa izin.
Bahkan kini Davina Sudah memiliki dua orang anak kembar bersamanya, Jack hanya bisa pasar jika kepulangannya, atas keinginan istrinya.
Dia pun hanya bisa berserah diri jika pun Adri akan memisahkan dirinya dengan istrinya, tapi dia tidak akan membiarkan itu terjadi begitu saja karena sampai mati pun, Jack akan kembali mendapatkan Davina jika kemungkinan terburuk itu terjadi.
Sementara, Adri dan Deswita saat ini masih berada di rumah Allan, keduanya sulit untuk meninggalkan kedua cucunya yang lucu dan sangat menggemaskan itu.
Hingga, hampir 2 minggu sudah mereka berada di sana, mereka selalu berinteraksi dengan kedua cucunya itu, Adri dan Deswita sering tertidur bersama mereka berdua, dalam kamar si kecil.
__ADS_1
Dan Bintang yang melihat itu merasa bahagia, ternyata hidup mereka tidak sendiri, karena masih ada kedua orang tua dari Allan yang sampai saat ini selalu memberikan perhatian terhadap mereka semua.
Bintang sampai menitikan air mata saat melihat anaknya tengah dipeluk oleh kedua orang tua Allan dari sisi kanan dan kiri mereka.