LDR Cinta SMA

LDR Cinta SMA
Sibuk dengan urusan orang


__ADS_3

"Sinta, kamu hanya harus memberitahu Terry tentang masalah Raja saat ini. Mungkin Terry bisa menemukan jalan keluar, karena saat ini mereka sudah jadian." Sulis menjelaskan kepada Sinta.


"Terry nanti marah gak kak?" tanya Sinta.


"Iya, kamu belum coba. Tapi menurut kakak, kalau memang Terry sudah suka sama Raja, pasti dia akan membantunya."


"Jadi aku harus menjelaskan apa?" tanya Sinta.


"Pertama kamu jelaskan kepada Terry, jika Raja sedang menghadapi masalah. Apakah dia siap membantu Raja?" ucap Sulis.


"Lalu?" tanya Sinta.


"Kamu jelaskan kepada Terry, perihal masalah yang dihadapi Raja. Setelah itu, kamu minta pendapatnya."


"Baiklah, aku akan bertanya pada Terry." Sinta pun beranjak dari duduknya.


"Loh, kamu mau kemana?" tanya Sulis.


"Aku mau ambil hape."


"Ish, kakak mau tidur udah ngantuk." Sulis pun ikut terbangun dari duduknya.


"Yah, kakak! Aku masih banyak pertanyaan," ucap Sinta seraya mencebikkan bibir nya.


"Tapi mas Hasan, sudah nunggu kakak!" bisik Sulis yang langsung bergegas pergi meninggalkan Sinta.


Sinta pun langsung mematikan televisi, lalu dia pun berjalan menuju kamarnya.


"Sepertinya kak Sulis uda gak bisa diganggu lama-lama deh!" gerutu Sinta

__ADS_1


Kemudian Sinta mengambil ponselnya, lalu dia membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Sinta pun mencari nomor kontak Terry.


'Ter, kamu lagi ngapain?'


Sinta pun mengirim pesan kepada Terry.


'Aku lagi WhatsApp sama Raja.'


Balas Terry ditambah emot tersenyum.


"Apa! Mereka berdua sedang WhatsApp an?" Sinta pun tersenyum meringis membaca pesan Terry


Sinta berpikir jika saat ini dia sedang pusing memikirkan Raja. Tetapi Raja malah asyik berbincang dengan Terry melalui pesan whatsapp.


Sinta langsung menaruh ponselnya di atas meja, kemudian dia pun mematikan lampu kamar.


***


Pagi pun tiba, Sinta telah bersiap untuk berangkat ke sekolah. Sebelum berangkat Sinta kembali mengecek ponselnya, ternyata banyak pesan dari sang kekasih hati.


'Sin, maaf ya aku sibuk saat ini. Jadi jarang kirim pesan ke kamu.'


'Bagaimana kabarmu?'


'Aku akan menghubungi mu kalau kamu membalas pesanku.'


Pesan berantai sudah dibaca oleh Sinta, ternyata dia melupakan kekasih hati nya karena terlalu sibuk dengan urusan orang lain.

__ADS_1


'Aku mau ke sekolah, nanti siang saja kamu telepon aku.'


Sinta membalas pesan dari Dito. Sepertinya akan lama dibaca oleh Dito, karena saat ini Dito sangat sibuk dengan magangnya.


Kondisi badan Dito sebenarnya masih kurang fit, akibat kecelakaan tempo hari. Tetapi karena dia mempunyai tanggung jawab, maka Dito harus menyelesaikan magangnya.


Sesampainya di sekolah, Sinta belum melihat tas Raja di sebelahnya.


"Raja masuk gak sih?" batin Sinta seraya melirik ke arah kursi Raja


Bel masuk berbunyi, seluruh siswa pun berbaris di depan kelas.


Raka pun memimpin aba-aba baris berbaris, barisan siswa yang rapi masuk setelah ditunjuk oleh Raka. Sinta melihat Raja sudah duduk di kursi nya, entah kapan makhluk berjenis kelamin laki-laki itu datang?


Sinta tak melihat Raja sejak tadi, tetapi tiba-tiba Raja sudah duduk di kursi nya.


"Sejak kapan kamu datang?" tanya Sinta.


"Sejak tadi," jawab Raja.


"Aku sudah membahas masalah mu dengan kak Sulis," ucap Sinta dengan suara pelan.


Pembicaraan mereka terhenti kala pak Taufik datang ke dalam kelas.


"Kamu gak keluar?" tanya Ayu seraya menoleh ke arah Raja.


Karena biasanya saat pelajaran matematika, Raja tidak masuk.


"Aku mau jadi orang pintar," jawab Raja seraya tersenyum mengembang.

__ADS_1


__ADS_2