LDR Cinta SMA

LDR Cinta SMA
Aku sayang kamu


__ADS_3

Pagi pun tiba, kedua mata Sinta telah terbuka.


"Dito!" Panggil Sinta yang melihat sang kekasih sedang tertidur pulas di atas sofa.


"Eh, kamu sudah bangun?" Tanya Dito


"Kak Sulis mana?" Tanya Sinta.


"Semalam kak Sulis pulang bersama mama," jawab Dito.


"Oh," jawab Sinta. "Apa kamu gak kuliah?" Tanya Sinta.


"Enggak, aku kan sudah pintar!" Canda Dito.


"Tuh, mulai deh! Aku lagi gak bisa ketawa," ucap Sinta pelan karena perutnya bekas operasi.


"Masih sakit?" Tanya Dito yang kini sudah duduk di sebelah Sinta.


"Masih dan baru terasa sakitnya," ujar Sinta.


"Aku harap, kamu jaga kesehatan. Kalau ada masalah, bisa langsung hubungi aku. Aku gak ingin kamu sakit kayak gini," kata Dito.


Sinta pun terdiam, dia akan merasa bersalah jika tidak membantu Raja hingga dia lupa untuk makan.

__ADS_1


"Kamu fokus sama kesehatan sekarang, karena mulai saat ini aku akan selalu menemani kamu."


Sinta terkejut mendengar penuturan Dito. "Maksud kamu?" Tanya Sinta.


"Aku akan pindah kuliah ke sini,"kata Dito.


Sinta merasa senang, karena sang kekasih akan pindah kuliah ke Yogyakarta.


"Kamu serius! Atau bercanda?" Tanya Sinta.


"Aku serius," jawab Dito seraya memandang intens ke arah Sinta.


Sinta pun memalingkan wajahnya, dia merasa malu karena Dito terus memandangi nya.


"Dito, aku harap kamu jangan bikin aku malu dong!"


Sinta merasa terharu, karena ada seseorang yang sangat menyayangi nya.


"Sebenarnya saat kamu dulu pindah sekolah, aku merasa sangat sedih sekali. Tapi aku gak bisa bilang apa-apa, karena memang kamu harus menjaga mama kamu."


"Tapi sekarang aku akan fokus sama kamu, dan kamu jangan sedih lagi." Dito memberanikan diri memegang tangan Sinta.


Sinta pun tersenyum ke arah Dito, "terima kasih, kamu sudah sangat perhatian sama aku."

__ADS_1


***


Beberapa hari kemudian, Ferdi telah menerima berkas dari pihak kepolisian.


"Kurang aja! Siapa yang berani mengadukan aku ke polisi?" marah Ferdi saat melihat berkas di tangannya.


"Polisi masih merahasiakan identitasnya, Tuan!" jawab asisten Ferdi.


"Ada yang mencoba bermain-main dengan ku," geram Ferdi.


Kemudian Ferdi bergegas menuju kantor polisi, dia ingin meminta penjelasan kepada Dirja.


Ferdi terlihat sangat marah, karena tidak biasa ada surat panggilan kepolisian ke rumahnya. Biasanya Ferdi selalu mendapat telepon terlebih dahulu, sebelum surat penangkapan sampai di rumahnya.


Pihak kepolisian selalu bertanya kepada Ferdi, apakah akan di teruskan atau tidak tentang kasusnya? Dan kebiasaan Ferdi adalah membuat pelapor jera karena telah melaporkannya.


Tidak ada yang berani mengirimkan surat pemanggilan ke rumah Ferdi


Sebenarnya Dirja ingin sekali membela para korban yang telah melaporkan Ferdi. Hanya saja dia sangat tak kuasa, karena pimpinannya selalu mendapat uang suap dari Ferdi.


Kali ini Dirja memberanikan diri karena Herman memaksanya. Dan Herman menjamin keselamatan Dirja beserta keluarganya.


Dirja sudah geram dengan Ferdi seenaknya melakukan kejahatannya. Kasus yang telah dilaporkan tentang Ferdi sebenarnya sudah banyak, hanya saja selalu tertahan dan hilang begitu saja.

__ADS_1


Ferdi sering menyuap para petinggi kepolisian untuk melancarkan usahanya. Salah satu nya adalah trafficking yaitu perdagangan manusia yang merupakan salah satu kasus kejahatan yang terjadi di lintas negara ketika pelaku menggunakan kekerasan, penipuan, atau paksaan untuk mengendalikan orang lain dengan tujuan (untuk) melakukan tindakan komersialisasi **** atau meminta tenaga kerja atau layanan yang bertentangan dengan keinginannya.


Jangan lupa untuk like dan berikan komentar


__ADS_2