
🌻🌻🌻
Setelah melewati tahap demi tahap, akhir nya hari persidangan yang di nanti nanti kan pun tiba. Dengan Bapak Asrul Yabintang sebagai penggugat dan Ibu Nayla Putri sebagai tergugat.
Dengan di temani oleh pengacara masing masing Asrul dan juga Nayla melenggang memasuki ruang persidangan setelah mendengar panggilan dari dalam ruang sidang.
Nampak di belakang juga ada Bu Dian dan juga beberapa asisten rumah tangga sebagai saksi dari pihak Asrul. Begitu juga dari pihak Nayla ada Andre dan juga Kamila yang turut serta menjadi saksi di pihak Nayla.
Nampak semua nya deg- deg an menanti jalan nya dan juga akhir dari persidangan itu.
Nayla diam saja tanpa menoleh kepada siapa pun, sementara Asrul nampak beberapa kali curi- curi pandang ke arah Nayla.
Sidang di mulai, pihak Asrul sebagai penggugat lebih dulu membacakan poin poin yang menjadi alasan dan juga memastikan mereka layak untuk memiliki hak asuh dari seorang anak bernama Alwi fadillah Yabintang.
Berikut nya kesempatan di berikan pada pihak Nayla sebagai tergugat untuk memberikan hal yang sama. Masing- masing meng Klaim berhak atas hak adopsi sepenuh nya.
" Mohon ijin yang mulia. Klien kami atas Nama Nayla Putri, memang benar di nikahi oleh seorang Pria bernama Asrul Yabintang 7 tahun silam. Namun pernikahan itu tidak berlangsung sebagaimana pernikahan pada umum nya, karena selama pernikahan, klien kami tidak di perlakukan secara layak nya hubungan yang sehat. "
Pria yang di tunjuk Andre sebagai pengacara untuk Nayla membacakan tentang kesimpulan mengenai pernikahan Nayla yang terjadi selama ini dan itu membuat Asrul menjadi meradang.
Semua yang berada di dalam ruang sidang itu menatap kearah nya, seolah olah semua mata ingin menelan nya hidup- hidup. Hal itu membuat nya tidak terima.
" Keberatan yang mulia. " Ucap sang pengacara.
Kini giliran pihak Asrul yang mengungkapkan apa yang menurut mereka bisa melawan apa yang baru saja di sampaikan pengacara dari pihak Nayla.
" Yang mulia. Memang benar pihak kami menikah dengan Istri nya sekarang, itu karena tergugat lebih memilih melarikan diri bersama Pria lain pada saat status pernikahan dengan klien kami masih tercatat resmi. Begitu pun dengan kehamilan nya kami tidak tahu menahu karena tergugat menghilang, dengan kata lain tergugat sengaja menyembunyikan identitas dari anak tersebut. "
Nayla mulai merasa tidak nyaman, tuduhan kejam yang baru saja di sangkakan pihak Asrul membuat bayangan- bayangan tentang masa lalu nya yang suram kembali memenuhi pikiran nya. Hal itu membuat nya bertingkah mulai aneh.
__ADS_1
" Klien kami baru mengetahui kalau itu adalah anak yang hadir saat pernikahan itu, setelah berhasil menjadi pendonor ketika sebuah kecelakaan yang di akibatkan karena kelalaian tergugat yang membawa anak tersebut di tengah keramaian dengan minim nya penjagaan. "
Kembali pihak Asrul membacakan semua yang sudah mereka kumpulkan selama ini di sertai dengan bukti bukti lengkap, dan itu membuat Nayla semakin tertekan.
Bayangan wajah sang Putra yang sangat di sayangi nya kembali berputar- putar di memori nya. Semua yang di bacakan pengacara pihak Nayla selalu bisa di balik oleh pihak Asrul dan itu membuat kondisi Nayla tidak bisa di kendalikan.
Ia mulai berbicara dengan suara yang keras menantang Asrul kalau Pria itu tidak punya hak apa pun pada putra nya, karena selama ini Ia lah yang berjuang seorang diri, selama kehamilan melahirkan bahkan menafkahi anak nya tersebut.
Tapi lagi lagi pihak Asrul mampu memberikan alasan yang masuk akal mengenai ucapan Nayla, karena Nayla pergi diam- diam dan tidak memberi kabar tentang kehamilan nya kepada Asrul sebagai Ayah dari anak itu, untuk itulah kenapa nafkah itu tidak ada.
" Yang mulia. Bisa di lihat sekarang, klien kami merasa bahwa tergugat tidak pantas memiliki hak asuh terhadap anak tersebut karena tergugat mempunyai gangguan mental, dan itu tidak baik untuk masa depan anak tersebut. " Ucap sang pengacara dari pihak Asrul.
Semua yang hadir di sana hanya bisa bisik- bisik tetangga melihat Andre dan juga Kamila yang sibuk menenangkan Nayla yang terus bicara tanpa henti.
Akhir nya pihak Andre meminta waktu sejenak, dan di kabulkan. Sidang di lanjutkan 1 jam kemudian.
Andre dan juga Kamila membawa Nayla ketempat yang aman untuk menenangkan nya.
Sementara Bu Dian nampak khawatir melihat kondisi menantu nya yang nampak tidak baik- baik saja, karena tidak mampu menahan tekanan dari pihak mereka.
Bu Dian baru mengetahui kenyataan pernikahan anak dan menantu nya tersebut dan itu mengakibat kan penyesalan di hati nya. Karena kesalahan mereka yang menjodohkan kedua nya, jadi anak- anak mereka yang menanggung semua nya.
*
*
*
*
Sidang di buka kembali dalam keadaan yang lebih baik, Nayla mulai tenang dan mencoba menerima semua nya.
__ADS_1
Karena pernikahan kedua nya yang belum resmi berakhir menurut hukum, maka kedua nya di saran kan untuk kembali rujuk dan membesarkan anak tersebut secara bersama- sama.
Terkecuali pihak tergugat tetap tidak ingin rujuk, maka pengadilan memutuskan hak asuh anak jatuh pada Ayah nya yang memang memiliki syarat yang lengkap.
Secara finansial juga meyakinkan, pihak Ayah juga mempunyai keluarga yang utuh dan itu memudahkan anak tersebut tidak akan merasa kekurangan kasih sayang.
🌻🌻🌻
Nayla keluar dari ruang sidang dengan kondisi yang lebih baik. Tanpa bicara satu kata pun Ia melenggang cantik melewati Asrul yang masih bingung melihat perubahan Nayla.
Bukan nya bersedih dia malah terlihat baik- baik saja, dan itu membuat nya tidak suka. Asrul lebih senang melihat Nayla yang histeris dan itu menimbulkan kepuasan sendiri untuk nya.
Mobil yang di kemudikan Andre tiba di kediaman Nayla. Semua nya turun dari sana tanpa ada yang berani berbicara satu kata pun.
" Mama...... Ibu..... Ayah.......!. " Teriak Alwi seraya menghambur ke pelukan Nayla.
Seperti biasa Nayla selalu menyambutnya dengan pelukan dan juga senyum hangat.
" Maafkan Mama sayang. Mama tidak berhasil membuat kamu tetap berada di sisi Mama selama nya. Kalau syarat nya Mama harus kembali bersama Pria itu rasa nya itu tidak mungkin Nak, terlalu banyak luka yang sering Pria itu tanamkam dan juga waktu yang terbuang percuma hanya untuk menanti berharap perubahan dari nya dan memberi nya maaf. Cukup sudah.... mungkin memang ini jalan nya. !. Batin Nayla.
" Mama..... Wajah Ayah sama Ibu kok kusut begitu, seperti sedang sedih. Senyum dong, jangan cemberut. "
Andre juga Kamila memaksakan diri untuk tersenyum, sesungguh nya mereka bingung atas perubahan sikap Nayla yang tiba-tiba setelah mendengar putusan persidangan di bacakan oleh Hakim. Namun mereka belum punya kesempatan untuk bertanya.
🙏🙏🙏
Mohon maaf untuk para pembaca setia " LEPASKAN AKU " Part ini yang paling puyeng tujuh keliling.
Author Oon bingit soal beginian, tapi karya nya harus tetap lanjut. Yang penting akhir nya kenyataan seperti itu, Hak Asuh Alwi jatuh di tangan Ayah nya, Karena sekarang uang di atas segala nya. Itulah yang kami alami di dunia nyata, yang merana akan semakin merana.
Jangan lupa berikan dukungan terbaik nya, like dan juga rate gratis.
__ADS_1
Makasih, love you all