Lepaskan Aku

Lepaskan Aku
Kembali ke Tanah Air


__ADS_3

Danu berjalan mendekat memastikan apa yang di lihatnya benar adanya atau hanya ilusi belaka saja, dalam hati nya Pak Danu berharap itu benar adanya. Bukan karena apa, dia hanya ingin melihat wanita yang dulu pernah mendiami hatinya dan menghilang selama berpuluh puluh tahun lamanya.


" Shinta " Panggil Pak Danu pelan dan yang di panggil pun menoleh.


" Mas Danu " Suara Bu Sinta tercekat di tenggorokan nya.


Kenangan tentang masa lalu mulai memenuhi kepala keduanya.


" Bagaimana kabarmu Sin " Tanya Pak Danu.


" Aku..... Aku baik baik saja Mas " Jawab Bu Sinta


" Alhamdulillah kalau begitu. Oh.... ya, lama tidak bertemu " Pak Danu nampak bisa saja namun berbeda dengan Bu Sinta.


Ia nampak enggan dan sedikit malu mengingat masa lalunya Ia memuja suami orang lain dan berakhir penderitaan yang berkepanjangan bahkan membuatnya depresi.


" Oh ya kamu sedang apa disini " Tanya Pak Danu lagi.


" Aku.... aku sedang kontrol tapi sudah selesai, Mas sendiri ngapain disini " Tanyanya balik.


" Oh kamu sakit ya, kalau aku disini menemani anakku yang sedang sakit. "


Keduanya mengobrol semrawut yang satu bertanya dan yang lain menjawab.


***


Asrul kembali menjemput Alex, hari ini Ia berharap bisa bertemu anaknya karena besok Ia harus kembali ke Tanah Air. Baru saja Ia mendapat kabar kalau ada pekerjaan penting yang harus Ia sendiri yang menangani nya.


Tin ~ tin ~ tin " Bunyi klakson mobil sewaan Asrul mengejutkan Alex.


Alex yang ingin makan menjadi gagal karena bunyi klakson itu. Ia segera berlari keluar sebelum Asrul membuat keributan di luar sana.

__ADS_1


" Mas......! sudah datang saja, nanti dulu aku belum makan "


" Sudahlah Lex, makan nya di luar saja. Nanti kita makan yang enak, palingan juga kamu makan mie lagi kan " Tebak Asrul


Alex cengar cengir karena tebakan Asrul memang benar adanya, Ia hanya makan mie setiap hari kalau di rumah. Alex hampir tidak pernah masak, dia akan makan nasi kalau Ia beli di warung kalau tidak Ia akan makan yang praktis saja yaitu Mie.


Alex terpaksa mengikuti apa yang di katakan Asrul


..." Ah sudahlah mumpung jajan gratis, makan enak lagi dan juga uang jajan lagi. Ah enaknya hidupku kalau begini " Batin Alex begitu bahagia....


" Ayo Lex, aku atau kamu yang nyetir " Tanya Asrul lagi.


" Mas Asrul saja yang nyetir, nanti tempatnya aku sebutin "


Mereka berputar putar mencari tempat yang kemungkinan di tuju Nayla dan Alwi menurut kedua Pria itu, namun sayang dari sekian banyak tempat yang mereka kunjungi tetap tidak membuahkan hasil yang maksimal.


Kedua nya merasa lelah terlebih Asrul, Ia yang pikiran nya bercabang tentu merasa sangat kelelahan.


" Bagaimana ini Mas, kita lanjutkan mencari lagi atau bagaimana......!? "


" Sudahlah Lex, kita pulang saja "


Alex merasa senang akhirnya Ia lolos dari masalah rumit yang melibatkan dirinya. Ya, paling tidak untuk saat ini, untuk kedepannya Ia akan pikirkan lagi apa yang akan Ia lakukan.


" Ya sudah Mas terserah Mas saja, tapi kalau Mas ingin kita melanjutkan pencariannya lagi besok aku siap kok Mas, Mas tinggal jemput saja lagi "


Asrul dilema, Ia sebenarnya masih sangat ingin mencari dimana tempat tinggal Anaknya tapi pekerjaan di Tanah Air juga menantinya.


" Aku tidak bisa lagi melanjutkan pencarian karena aku harus kembali besok, ada pekerjaan penting yang tidak bisa aku tinggalkan. Oh ya apa Mas boleh minta tolong kamu bantu carikan, kalau ada info kamu tinggal kabari Mas. Bagaimana Lex, apa kamu mau "


Alex sebenarnya tidak mau karena memang dia tidak akan mau memberitahukan keberadaan Nayla, namun mendengar uang jajan yang setinggi langit Ia pun menerimanya asal uang jajan nya lancar.

__ADS_1


" Iya Mas, tentu saja. Aku akan memberitahukan Mas kalau memang ada informasi penting. Mas tidak perlu khawatir karena aku akan mengusahakan yang terbaik untuk Mas "


Asrul merasa lega, paling tidak masih ada harapan untuk nya menemukan mereka walaupun Ia harus kembali ke Tanah Air, sedangkan Alex tidak bersungguh-sungguh mengatakan itu. Ia hanya mengatakan itu sebagai pemanis serta pemulus uang jajan nya dan juga agar Asrul segera keluar dari negara itu tanpa harus memikirkan apa pun atau berlama lama di negara itu.


*


*


*


Pagi sekali Asrul sudah bersiap siap, Ia memandang sekitar berharap matanya mendapatkan pandangan menyenangkan seperti sebelumnya namun tentu saja itu tidak mungkin.


Akhirnya Ia membulatkan tekatnya untuk kembali ke Tanah Air.


..."Maaf Kak, Papa tidak bisa menemukan kalian. Betapa pun ingin nya Papa bertemu kalian namun tidak ada yang bisa Papa lakukan, semoga kalian selalu baik baik saja dan juga selalu bahagia dimana pun berada " Batin Asrul....


Pesawat yang membawa dirinya berhasil lepas landas, namun Asrul masih larut dalam lamunan nya yang entah kemana. Sampai sampai Ia di tegur oleh Pramugari karena tidak menggunakan sabuk pengaman.


Asrul hanya tersenyum kepada Pramugari sambil tangan nya melakukan tugasnya. Di kediaman Alex, Ia sedang kegirangan karena uang jajan yang di berikan Asrul begitu banyak masuk ke nomor rekening miliknya.


" Enaknya punya keluarga kaya raya, tanpa harus kerja keras pun sudah dapat uang jajan "


Ia sangat bahagia karena nanti Ia bisa membelanjakan apa pun yang Ia inginkan, dan juga yang pasti dirinya bisa mengambil hati wanita idaman nya itu dengan cara mentraktir nya berbelanja atau makan bersama.


Tinggal ~


Reihan memeriksa ponsel miliknya karena ada notif di ponsel itu, keningnya berkerut melihat isi pesan yang di kirimkan orang suruhan nya.


" Oh jadi dia adalah orang suruhan mu, pantas saja Ia selalu mencoba mendekati Nayla selama ini. Baiklah kita lihat nanti apa yang bisa aku lakukan untukmu, wahai pengganggu. Rupanya kamu parasit yang selalu ingin numpang hidup pada orang lain. "


Senyum terbit di bibir Reihan karena Ia tiba tiba mendapatkan sebuah ide yang menurutnya brilliant, sekedar untuk memberi pelajaran pada biang kerok.

__ADS_1


" Hai Hai sahabat Nayla, ayo dong bagi dukungan nya. Kendor nih jadi tidak semangat nulis. Bagi vote gratis ya bagi yang masih punya, buat tambahan semangat untuk Author dalam berkarya "


Bersambung 🙏🙏


__ADS_2