
" Lepaskan Aku 51 "
💍💫💍💫💍
Asrul semakin mempercepat langkahnya, Ia menyesali kebodohannya sendiri. Hanya karena bertemu orang asing dia jadi melupakan tujuan awalnya yaitu menjemput istri tercintanya yang sudah menghubunginya agar di jemput, karna kebetulan semalam dia menginap di rumah orang tuanya.
" Semoga kamu tidak marah padaku karena terlambat sayang. " Batin Asrul
Di kemudikannya mobil miliknya dengan kecepatan tinggi agar segera tiba di sana, dan benar saja, hanya perlu beberapa menit saja Ia sudah tiba di sana.
Asrul segera turun sesaat setelah mobil terparkir dengan sempurna. Ia setengah berlari memasuki pekarangan rumah yang sangat luas.
" Assalamu alaikum.....! "
Tidak lama pintu pun terbuka dan nampak seorang wanita dari balik pintu.
" Waalaikum salam.....! "
" Eh Nak Asrul, mari silahkan masuk dulu. Siska ada di dalam, dia juga baru subuh tadi da.......! "
" Sayang........! " Sebuah suara terdengar dari dalam rumah.
Asrul langsung mengenali asal suara, Ia tersenyum melihat wanita yang sangat di cintainya itu semakin cantik dengan rambut yang masih basah.
" Maafkan aku terlambat menjemputmu, tadi ada kendala di jalan. " Ucap Asrul.
Siska menarik lengan Asrul dan membawanya naik ke atas menuju kamar miliknya. Asrul hanya menuruti saja kemana langkah istrinya itu.
" Duduk dulu sayang. "Ucap Siska ketika mereka sudah berada di kamar miliknya.
" Bagaimana sayang, aku terlihat cantik kan ? Kemarin sore aku ke salon, karena selesainya malam jadi aku nginap saja sekalian di sini, lagi pula aku kan juga rindu sama Ibu. Kamu tidak apa apa kan......?. "
Siska berbicara sambil berputar putar menampilkan kesan seksi miliknya. Tidak perlu banyak polesan karena apa yang di miliki Siska sudah sempurna sejak lahir.
__ADS_1
" Tidak apa apa sayang, cukup jangan memancingku seperti itu. Kamu membangunkan sesuatu dalam diriku kalau kamu seperti itu terus, dan jangan salahkan aku kalau aku akan melahapmu saat ini juga. " Ucap Asrul yang memang mulai terganggu melihat lekuk tubuh sang istri.
Siska memberenggut dan duduk di samping suaminya itu.
" Ih kamu mah begitu, tidak bisa melihat aku berdandan sedikit seperti ini maunya di makan terus. " Ucap Siska dengan bibir sedikit di majukan.
Asrul semakin gemes melihat tingkah sang istri, karena tingkahnya yang seperti itu semakin meningkatkan libido Asrul sebagai seorang Pria.
" Sudahlah, ayo kita segera kembali kerumah. Ibu juga sudah sangat khawatir karena kamu tidak ada kabar. Lagi pula kalau berlama lama lagi disini, aku takut benar benar tidak bisa menahan diri untuk tidak melahapmu. "
Mereka akhirnya turun untuk berpamitan dengan orang tua Siska yang sudah menunggu mereka di bawah.
" Assalamu alaikum Ayah, Ibu. "Asrul mencium kedua tangan mertuanya secara bergantian.
" Oh ya maaf tidak bisa lama lama di sini, soalnya masih ada kerjaan di kantor yang belum selesai. Terimakasih sudah menjaga Siska di sini semalaman, soalnya takutnya dia di gondol pria hidung belang di luar sana, kalau dia berlama lama berada di luar rumah. " Ucap Asrul yang membuat kedua orang tua itu menahan tawa atas gurauan menantu meteka tersebut.
" Kamu tidak perlu berterima kasih, sudah sewajarnya seorang anak kembali kerumah orang tuanya kalau Ia sedang rindu. " Ucap Ibu dari Siska.
" I ya Bu, kalau begitu kami pamit dulu ya. Assalamu alaikum....!. " Asrul kembali mencium tangan kedua mertuanya itu bergantian dan di susul oleh Siska.
" Siska pamit dulu ya Ayah, Ibu. Makasih buat semuanya ." Siska juga mencium lembut tangan kedua orang tuanya, sebelum akhirnya mereka berangkat meninggalkan rumah itu.
Di tempat berbeda sejak kejadian tadi pagi, Alwi hanya berdiam diri. Ia memikirkan apa yang terjadi beberapa saat yang lalu.
" Kenapa Pria dewasa itu marah marah, Alwi kan tidak sengaja. Apa orang dewasa memang suka marah marah tidak jelas begitu. " Batin Alwi berkecamuk.
Nayla yang melihat anaknya melamun berusaha mendekati anaknya tersebut, bertanya perihal apa yang membuatnya nampak murung.
" Ada apa sayang, ada masalah ? " Tanya Nayla lembut.
Alwi memandang sekilas ke asal suara dan menyingkir memberikan tempat duduk untuk sang Mama.
" Tidak apa apa Ma, hanya saja Alwi lagi bingung. " Jawab Alwi
" Bingung apa sayang, coba cerita sama Mama tentang apa yang membuat anak Mama yang tampan ini begitu bingung. " Goda Nayla pada sang anak.
__ADS_1
" Mama, apa orang dewasa memang sukanya marah marah. " Tanya Alwi yang membuat Nayla terkejut.
" Kenapa Alwi bertanya begitu sayang ? "
" Pria besar yang di taman tadi, kenapa dia marah marah. Padahal kan Pria itu yang menabrak Alwi, kenapa dia marah yang marah. Kalau memang Pria dewasa suka marah marah, Alwi tidak mau jadi dewasa. Nanti Alwi malah marah marah sama Mama, sama Ibu Kamila. " Ucap Alwi mengeluarkan semua unek unek di hatinya.
Nayla semakin di buat terkejut ketika mendengar penjelasan putra semata wayangnya itu. Ia tidak menyangka kalau Putranya itu terganggu dengan kejadian beberapa jam yang lalu.
" Mas kamu benar benar sudah keterlaluan, kamu membentak anak kecil seperti ini. Andai kamu tau kalau dia ini darah dagingmu, apa yang akan kamu lakukan. " Batin Nayla
Nayla menarik nafas panjang dan mengeluarkannya dengan kasar.
" Begini sayang, tidak semua orang dewasa itu jadi pemarah. Mungkin saja Pria besar tadi lagi terburu buru, karena menabrak Alwi jadi langkahnya tertahan, makanya Pria besar tadi marah marah begitu. Sebenarnya bukan marah sih sayang, mungkin karena terkejut jadi suaranya agak meninggi, begitu sayang. "
Nayla berusaha menjelaskan semampunya, agar putra semata wayangnya itu tidak berkecil hati lagi.
" Satu lagi, Alwi tidak boleh takut dewasa. Semua orang yang masih kecil, kelak akan menjadi dewasa seperti Pria besar tadi. Alwi juga harus jadi dewasa nanti, biar bisa tetap jaga Mama. Alwi mengerti kan ?. "
Alwi menyimak semua yang di katakan Nayla, hingga akhirnya Ia pun tersenyum yang membuat Nayla sangat bahagia.
" Baiklah Ma, Alwi akan jadi Pria dewasa dan besar seperti pria tadi, agar bisa tetap jaga Mama. Karena Alwi sayang Mama......!. "
Nayla merasa sangat bahagia dan berharap selamanya tetap bersama sang Anak, tidak ada yang mampu memisahkan mereka. Sampai putranya itu mendapatkan pendamping yang terbaik.
💍
💍
💍
💍
💍
Hapy Ramadhan sayang semua, masih bersama Nayla Aisyah. Author kece ( muji diri sendiri dikit boleh ya ). Jangan lupa untuk memberikan dukungn terbaiknya ya, Makasih untuk semuanya.
__ADS_1
" Selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ." Sukses selalu.