Lepaskan Aku

Lepaskan Aku
Terkejut


__ADS_3

# Hai - Hai sahabat Nayla, Terima kasih atas semua dukungan serta komen komen nya. Ada Pro dan juga Kontra, ada tim Asrul - Nayla dan ada juga tim Reihan - Nayla. Author jadi bingung mau bagaimana, maunya terakhir endingnya sama siapa ? "


Komen sebanyak banyaknya ya, nanti Author akan menghitung mau Nayla di jodohkan sama siapa nanti nya, biar semua senang. Oke, kita lanjut halunya ya 🙏 #


☕☕☕


Nayla memikirkan apa yang di katakan Adiknya, Ia tahu kalau Adiknya itu menyembunyikan sesuatu, terbukti dari gelagatnya yang gugup dan tidak langsung menatap saat di tanya. Tapi Nayla juga enggan bertanya lebih lanjut.


Sementara di Apartemen, Asrul bingung apa yang harus Ia lakukan. Apakah dia akan kembali saja, atau tetap berusaha bertemu dengan Putranya itu. Mengingat peringatan Reihan yang ingin tahu itu bukan main main tentu saja menimbulkan resiko besar kalau dia masih tetap di sana.


Tapi rasa rindu ingin berjumpa dengan Putranya rasanya mampu mengalahkan segala kekhawatiran nya.


" Tidak ada yang bisa melarang ku bertemu dengan anakku sendiri, kenapa aku mesti ragu. Bukankah Pengadilan juga mengijinkan aku bisa bertemu Anakku kapan saja aku mau "


Asrul berulang kali memberikan pijatan pada pelipisnya yang terasa sakit karena terlalu di paksa berpikir.


Walau masih ragu, namun Asrul memutuskan untuk tidak mengindahkan ucapan Reihan. Ia sangat ingin bertemu dengan Putranya itu.


" Besok aku akan coba lagi untuk mencari mereka, semoga saja kali ini berhasil dan tidak ada halangan " Gumam Asrul.


Siang berganti malam dan malam juga berganti siang, Asrul kembali mencoba keberuntungan nya, mencari dimana alamat tempat tinggal Anaknya tersebut.


" Aku mulai dari mana ya "


Asrul nampak berpikir keras, dimana kemungkinan Anaknya beserta Ibu dari Anaknya itu tinggal. Karena Ia kehilangan jejak kemarin maka Asrul pun memutuskan memulai nya dari sana lagi.


Namun sayang, hingga matahari berada di tengah tengah dirinya belum juga menemukan keberadaan Anaknya itu. Bahkan sebagai petunjuk pun tidak Ia dapatkan, Ia mulai berputus asah.


Di tengah keputusasaan nya itu, Asrul memilih kembali ke Apartemen nya. Namun seketika Ia mengingat sesuatu, sesuatu yang kemungkinan bisa membantu dirinya menemukan titik terang.

__ADS_1


Asrul memarkirkan mobil sewaan nya di halaman sebuah rumah yang tergolong sederhana. Ia memandang sekitar memastikan kalau sang penghuni rumah itu ada di dalam.


Setelah di yakini bahwa di dalam ada penghuninya, Asrul pun memberanikan diri mengetuk pintu berulang ulang, dengan harapan ada yang membukakan pintu untuknya.


..." Mas Asrul........! untuk apa dia kemari, apa ada masalah pekerjaan. Tapi kenapa Tante Dian tidak memberitahukan aku kabar apa pun mengenai kedatangan Mas Asrul " Batin yang punya rumah....


" Alex..... keluar......! Mas tahu kamu ada di dalam, cepat bukakan pintu "


Alex bimbang sekaligus dilema, kalau dirinya tidak membukakan pintu pasti Mas nya itu akan melaporkan nya langsung pada Ibunya.


" Iya bentar.......! " Teriak Alex


Ia membukakan pintu untuk Kakaknya itu


" Mas Asrul.......! kapan Mas datang kenapa tidak ada kabarnya. Ayo masuk Mas "


" Bagaimana kabar Mas, dan juga kabar Tante Dian " Tanya Alex basa basi.


" Alhamdulillah semuanya baik, begitu juga dengan Ibu, beliau sehat sehat saja." Jawab Asrul.


Alex tersenyum bahagia, walau Ia terkejut dengan kedatangan Asrul namun mendengar kabar tentang keadaan Tante nya tentu saja Ia merasa senang.


" Oh ya Lex, Mas kemari mau menanyakan sesuatu padamu. Apa kamu mengenal atau pernah melihat orang ini "


Asrul mengeluarkan ponsel miliknya dari dalam kantong jasnya, dan menunjukkan beberapa foto. Tentu saja semua itu membuat Alex terkejut.


..."Dari mana Mas Asrul mengenal Nayla, dan ada hubungan apa sebenarnya mereka " Batin Alex...


" Kenapa Lex, apa kamu mengenalnya " Tanya Asrul yang melihat raut wajah Alex berubah drastis.

__ADS_1


Alex berusaha rileks agar tidak mengundang kecurigaan Asrul padanya.


" Tidak Mas, memangnya siapa mereka " Tanya Alex


Dirinya begitu sangat di buat penasaran karena baik itu Asrul dan juga Ibunya keduanya menanyakan hal yang sama.


" Ceritanya rumit Lex, tapi yang jelas wanita ini adalah Istriku ( Lebih tepatnya Istri yang tidak di anggap ) dan Anak laki laki ini adalah anak ku, anak aku dan juga wanita ini " Jawab Asrul


Alex semakin di buat terkejut setelah mendengar semua nya, kenyataan ini sungguh sungguh membuatnya antara percaya dan tidak. Namun melihat bukti yang di tunjukkan Asrul padanya rasanya tidak mungkin Kakaknya itu memberikan berita palsu.


" Wah kapan Mas Asrul menikah, kenapa aku tidak tahu " Tanya Alex kemudian.


" Sudahlah Lex, semuanya sulit untuk di jelaskan. Pernikahan kami ada karena perjodohan, aku yang dulunya mencintai orang lain menerima perjodohan itu hanya karena Ibu. Aku juga sudah berbuat yang tidak adil untuknya, hingga Ia melahirkan anak kami dan sekarang melanjutkan study nya yang sempat tertunda dulu karena menikah denganku. Tapi sekarang aku ingin menemui mereka, aku ingin meminta maaf pada mereka khususnya pada Putraku Lex. Menurut kabar yang aku dengar mereka ada disini, dan ternyata kabar itu benar Lex. Aku kemarin bertemu mereka, tapi sayang sekali aku kehilangan jejak saat berusaha membuntuti mereka. "


Alex mendengarkan dengan seksama semua yang di ceritakan Asrul padanya, rumit juga hubungan mereka. Tapi ada lagi yang lebih rumit, dan itu adalah hatinya. Ia terlanjur menaruh hati dan berharap cinta dari wanita itu, ada rasa tidak rela yang muncul di hatinya kalau Asrul kembali lagi pada keluarga kecilnya itu.


..." Mas Asrul sudah menghianati Nayla begitu dalam, aku masih punya kesempatan menyembuhkan luka lama itu. Aku masih lebih baik darinya, tidak peduli dia janda atau masih perawan, toh sama sama wanita. " Batin Alex...


" Lalu sekarang bagaimana lagi rencana Mas Asrul kedepan, apa Mas masih mau melanjutkan pencarian Mas pada mereka " Tanya Alex lagi.


" Entahlah Lex, sepertinya aku mendapatkan jalan buntu. Belum lagi sekarang ini ada Pria yang selalu melindungi mereka, Pria yang mengaku calon suaminya. Dia sudah memperingatkan padaku agar tidak mengganggu mereka lagi, itulah yang jadi pertimbangan "


Asrul nampak kecewa


" Calon suami......? Maksud Mas Asrul, wanita itu sudah punya calon suami padahal kata Mas tadi dia masih status Istri Mas Asrul begitu " Tanya Alex dan di angguki oleh Asrul sebagai jawaban bahwa tebakan Alex adalah benar adanya.


..." Ya Allah, calon suami. Tambah lagi saingan, calon suami. Apa pria bersama dengan Nayla waktu itu "...


Alex berperang dengan hatinya, banyak kabar tidak terduga yang Ia dengar hari ini.

__ADS_1


__ADS_2