Lepaskan Aku

Lepaskan Aku
Mabuk


__ADS_3

🐧🐧🐧


Selepas kepergian Siska dan Ibu nya Bu Dian ingin mengabarkan Asrul tentang perihal kepergian Siska padahal dalam keadaan kurang memungkinkan namun nomor ponsel Asrul selalu berada di luar jangkauan.


" Kenapa tidak aktif, padahal aku ingin meminta agar sekira nya Asrul yang mengantarkan Siska dan juga Ibu nya ketempat acara keluarga nya itu " Gumam Bu Dian seorang diri.


" Ya sudah nanti saja, mungkin dia ada rapat penting sehingga ponsel di matikan.


Sementara di lain tempat Reihan sedang mengunjungi Resto tempat Nayla bekerja, rencana nya Ia ingin mengajak Nayla makan diluar bersama Kamila sebagai rasa syukur bertambah nya usia nya.


" Assalamu'alaikum, Hai.....! sapa Reihan di sertai senyum manis nya.


" Waalaikum salam, Hai juga Mas. Mau ketemu Buba lagi...? " Tanya Nayla


" Hm.... Iya sudah selesai, sekarang mau ketemu kamu. "


" Ketemu aku, buat apa ?. " Tanya Nayla sambil tangan nya tetap membereskan sisa- sisa pekerjaan nya.


" Aku ingin mengajak kamu dan juga Kamila makan malam, kalau kamu tidak keberatan. Tadi aku sudah ijin sama Pak Burhan dan beliau mengijinkan nya, tapi tetap saja tergantung kalian berdua. "


Nayla terdiam memikirkan apakah harus menerima tawaran Reihan atau menolak nya.


" Sebenar nya hari ini adalah hari ulang tahun ku, tapi tidak ada yang bisa aku ajak buat merayakan nya. Keluargaku kan semua nya ada di LN, dan disini aku sendirian. " Ucap Reihan yang terdengar begitu menyedihkan buat Nayla.


Nayla sebenar nya tidak ingin pergi ke mana-mana namun karena mendengar alasan Reihan membuat nya tidak tega, Ia tahu bagaimana rasanya hidup sendiri sungguhlah tidak enak.


" Baiklah Mas, aku ikut. " Jawab Nayla.


" Alhamdulillah yes.....! akhirnya, hm... baiklah kalau begitu kamu siap-siap biar aku jemput kerumah nanti malam ya. "


Reihan bahagia sekali akhir nya rencana nya berjalan lancar.


" Mas kenapa....? Tanya Nayla bingung melihat tingkah Reihan yang seperti orang salah tingkah.


" Tidak apa- apa Nayla, Makasih ya....! aku senang sekali akhir nya aku punya teman untuk merayakan pertambahan umurku tahun ini tidak seperti tahun- tahun sebelum nya yang hanya seorang diri. "


Selepas magrib Reihan sudah tiba di kediaman Nayla, karena sesuatu hal Kamila tidak bisa ikut serta. Namun karena sudah terlanjur berjanji terpaksa Nayla pergi berdua dengan Reihan.

__ADS_1


Setelah semua siap mereka pun berangkat ke sebuah tempat yang sudah di pesan Reihan sebelum nya.


" Mari Tuan putri......!. "


Nayla turun dari mobil sambil tersenyum, perlakuan Reihan sama persis seperti perlakuan Andre pada nya.


Dengan langkah anggun Nayla berjalan sejajar dengan Reihan. Desain yang indah menambah romantis nya suasana, ada beberapa orang yang juga ada disana, namun Reihan sudah memesan tempat khusus untuk mereka berdua.


Mereka makan malam romantis seperti pasangan pada umum nya.


" Coba yang ini sangat enak, aku kalau kemari selalu makan yang ini " Reihan memotong kue kesukaan nya dan memasukkan potongan itu kedalam mulut Nayla.


" Aaaa coba buka mulut " Pinta Reihan dan Nayla pun menikmati setiap suapan yang masuk ke mulut nya.


Hingga acara makan malam itu selesai Reihan selalu memanjakan Nayla dengan perhatian penuh. Mereka mengunjungi beberapa tempat yang Indah yang belum pernah di kunjungi Nayla semenjak berada di kota itu.


"Ya Allah, karena kesibukanku di siang hari jadi tidak ada waktu buat menghabiskan waktu seperti ini. " Batin Nayla


Tepat pukul 9 malam Nayla baru tiba di rumah nya di antar oleh Reihan langsung.


" Makasih ya Nay atas waktu nya karena kamu sudah bersedia menemani aku merayakan sedikit di hari bahagia ku ini. "


" Ya sudah kalau begitu, aku pamit pulang ini sudah malam. Selamat tidur dan mimpi yang indah ya, Assalamu'alaikum..... " Pamit Reihan.


" Waalaikum salam Mas, hati- hati di jalan. "


*


*


*


Bu Dian merasa sangat gelisah, karena sejak menjelang siang sampai malam begini nomor ponsel Asrul tidak juga bisa di hubungi, beliau bahkan menghubungi Romi untuk menanyakan kabar Asrul namun Romi menjawab kalau memang Asrul hari ini hanya ke kantor pagi saja kemudian pergi lagi dan meninggalkan urusan kantor kepada Romi.


" Ya Allah kamu dimana Nak, kenapa tidak pulang atau paling tidak memberi kabar untuk Ibu, kamu tahu kalau Ibu sangat mengkhawatirkanmu. "


Sementara di sebuah club malam beberapa pelayan di sana kebingungan karena tamu mereka tidak kunjung berhenti minum, mereka juga kebingungan dan juga takut kalau minuman yang sudah habis tidak di bayar.

__ADS_1


Asrul memesan lebih banyak minuman lagi, dan marah- marah kalau tidak di berikan. Para pekerja di sana terpaksa memanggil pemilik club malam untuk segera mengambil tindakan.


" Ini kan Pak Asrul, biarkan saja. Jangan sampai tempat ini terkena masalah hanya karena kejadian malam ini. " Ucap nya terkejut melihat siapa yang tengah membuat keributan di tempat nya.


" Tapi Pak, sudah terlalu banyak minuman yang di habiskan oleh nya. "


" Sudah tidak apa- apa, tetap layani dia sementara aku menghubungi keluarga nya. "


Romi keluar rumah dengan sangat terburu- buru mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi sesaat setelah menerima kabar penting.


Memasuki club malam yang memang sering dia masuki kalau boos nya itu dalam masalah. Ia memalingkah wajah nya kesana kemari mencari keberadaan Asrul.


Setelah melewati banyak drama akhir nya Romi mampu membawa Asrul keluar dari tempat itu.


" Total semua nya Pak, nanti kirim berapa yang harus kami bayar. "


Dengan di bantu beberapa orang mereka mengangkat tubuh Asrul masuk kedalam mobil Romi.


" Aku harus bawa kemana, tidak mungkin kalau aku membawa kerumah nya dan membuat Tante Dian terkena serangan jantung. "


Romi memutuskan membawa sahabat sekaligus bos nya itu kerumah nya, menghubungi Bu Dian dan mengatakan kalau Asrul baik baik saja.


*


*


*


Di tengah kegelisahan nya, ponsel milik Bu Dian berdering. Segera Ia menerima panggilan itu setelah tahu siapa yang memanggil.


" Assalamu'alaikum Tante, maaf kalau menghubungi Tante malam- malam begini "


" Waalaikum salam, tidak apa- apa. Apa sudah ada kabar dari Asrul....? Tanya Bu Dian.


" Alhamdulillah ada Bu, karena ada urusan mendadak dia keluar kota pagi tadi


🐧🐧🐧

__ADS_1


Bawaan begini jadi tidak semangat,


Lanjut....


__ADS_2