
✍ ️ LEPASKAN AKU BAB 66 ✍️
🙏🙏🙏
❤️
❣️❣️❣️
❤️
Mobil mewah terparkir sempurna di depan sebuah Resto, seorang wanita cantik dengan pakaian yang sangat modis turun dari sana. Semua mata memandang kesana, bukan karena kecantikannya, melainkan mereka terkejut kenapa tiba tiba pemilik dari Resto itu datang berkunjung.
Bukan rahasia alam lagi, semenjak berdiri nya Resto itu mereka jarang melihat pemilik Resto itu datang berkunjung. Mungkin ini kali kedua mereka melihatnya.
Semua menjadi sangat takut dan gugup, mereka tahu kalau wanita itu berkunjung pasti ada masalah.
" Kenapa dengan wajah kalian, apa kalian tidak menyukai kedatanganku kemari. " Tanya Siska dengan suara sedikit meninggi.
Semua yang berada di situ masing masing saling melemparkan pandang. Tidak ada seorang pun yang berani menjawab.
" Dasar tidak berguna, kembali ke pekerjaan kalian. Sebelum kalian aku buat angkat kaki dari sini. Kalian tentu tahu siapa aku, aku berperan penting di sini. Aku bisa membuat kalian jadi gelandangan sekarang juga. "
Kembali Siska membentak beberapa orang pekerja di Resto nya tersebut, dan sontak membuat mereka ketakutan.
" Tolong panggilkan Koki utama di sini, hmm siapa namanya yang penting itu. I ya si Putri, cepat panggilkan dia kemari. Aku menunggunya di ruanganku. "
Siska melangkah ke ruangan khusus untuk nya sesudah mengucapakan perintah. Namun baru beberapa langkah saja, suara seseorang menghentikan langkahnya.
" Maaf Bu, Bu Putri tidak masuk hari ini. " Ucap salah seorang di antara mereka.
" Tidak masuk katamu, enak sekali dia ya, bisa masuk keluar sesuka hatinya saja di sini. Memang dia pikir ini Resto punya nenek moyang nya......!. "
Berbagai sumpah serapah di ucapkan Siska yang di tujukan semata mata untuk Nayla.
" Maaf Bu, bukan maksud Bu Putri keluar masuk seenaknya, tapi memang sudah begitu aturannya. Ada hari di mana Bu Putri libur dan di gantikan dengan Bu Diana, dan hari ini adalah hari itu....!." Ucapnya kembali.
__ADS_1
Siska terkejut, ada rasa malu namun dengan cepat Ia menutupi semua dengan aktingnya yang sangat memukau.
" Aku pemilik tempat ini, mulai sekarang tidak ada lagi yang bebas ijin semaunya. Kalau di antara kalian ada yang tidak setuju dengan peraturan yang aku buat, silahkan kalian angkat kaki dari sini. Aku tidak ingin punya pekerja yang malas, yang ingin makan gajih buta saja. Aku membayar kalian di sini, agar kalian bekerja bukan dengan leluasa keluar masuk sesuka hati kalian. "
Beberapa pekerja hanya saling pandang, mereka sangat membutuhkan pekerjaan mereka yang sekarang. Belum lagi sekarang pekerjaan sangatlah susah di cari, apalagi dengan gajih yang lumayan.
" Kembali bekerja lagi, jangan ada yang malas malasan. Atau semua yang aku katakan tadi akan menjadi kenyataan. "
Semua pekerja kembali ke tempatnya masing masing, dan bekerja seperti sedia kala.
" Kali ini kamu lolos, aku akan menemuimu nanti dan membuat perhitungan denganmu. " Batin Siska seraya melangkah keluar meninggalkan Resto tersebut.
✍️✍
️✍️✍
️✍️✍️
✍️
Sementara di tempat lain, seperti hari hari libur sebelumnya, Nayla serta rombongannya lebih memilih menghabiskan waktu berkunjung ke makam Bu Lastri.
" Assalamu alaikum Bu, Nayla, Kamila dan juga Alwi ada di sini. Kami datang lagi mengunjungi Ibu di sini. Bagaimana kabar Ibu, yang tenang di sana ya Bu......! Nayla akan baik baik saja di sini, Nayla akan terus mengirimkan Do' a buat Ibu, semoga Ibu mendapatkan tempat terindah di Syurga Nya Allah. "
" Kak, aku sama Alwi duluan ke mobil ya.....!. " Pamit Kamila setelah mereka selesai menebar bunga dan juga air suci di atas makam Bu Lastri.
Tanpa mereka sadari sejak tadi ada yang sedang memperhatikan mereka dari jarak yang tidak terlalu jauh dari tempat mereka.
" Untuk apa wanita itu ziarah ke makam Bu Lastri, siapa Dia....? Eh, bukan kah Dia wanita yang ada di taman beberapa bulan yang lalu.....!. "
Tanpa sadar langkah kakinya membawanya mendekat ke arah makam yang terdapat sang wanita yang masih larut dengan pikiran nya.
" Assalamu alaikum, maaf anda siapa. Kenapa anda bisa ada di sini ?. " Sapa seorang yang tidak lain adalah Asrul Yabintang.
Nayla sangat terkejut, Ia sangat mengenali suara yang sedang menyapanya sekarang. Suara yang dulu selalu terdengar menggema, sekarang terdengar lembut di telinganya.
Perlahan Nayla menoleh ke asal suara, berharap suara yang di dengarnya bukan dari suara orang yang di kenali nya.
__ADS_1
" Mas Asrul........! Tidak, untuk apa dia di sini. Bagaiamana kalau Dia mengenali aku, tidak..... semoga saja tidak. "
" Sa...... sa.. ya sedang ziarah ke tempat makam Ibu dari teman saya. " Jawab Nayla gugup.
" Maaf, saya sudah selesai. Kalau begitu, saya mau pamit pulang. "
Dengan segera Nayla melangkahkan kakinya bermaksud meninggalkam tempat tersebut, namun niat nya terhenti seketika. Sebuah suara kembali menghentikan langkahnya
" Tunggu........!. "
Karena terkejut Nayla sontak menghentikan langkahnya.
" Katakan siapa kamu, seperti nya aku pernah melihatmu. " Tanya nya kembali.
" Tenang Nayla tenang, jangan sampai dia mengenalimu....!. " Batin Nayla.
Iakembalu melangkahkan kakinya, enggan untuk mengubris pertanyaan pria di belakangnya.
" Nona Putri...... tunggu......!."
Nayla seketika menghentikkan langkahnya mendengar namanya di sebut.
" Benar ternyata, kamu Putri kan yang bekerja di Resto ASLOKA. Kamu pemenang audisi itu......?. " Tanya Pria itu yang tidak lain adalah Asrul.
" I ya Pak, maaf......! Saya harus kembali......!. " Ucap Nayla kembali mempercepat langkah nya meninggalkan Asrul yang berdiri mematung
✍️✍️✍️✍️✍️
✍️✍️✍️
**Hai readers tercinta yang masih selalu setia menunggu kelanjutan " Lepaskan Aku "
Kali ini, Author memohon kerendahan hati readers semua. Mohon maaf lahir dan batin, kalau di dalam penulisan kata atau apa pun itu ada yang tidak berkenan di hati readers, Author mohon maaf sedalam dalam nya. Semoga hari fitri ini membawa kebaikan untuk kita, semoga masih ada umur panjang dan di pertemukan di Idul fitri yang akan datang.
Maaf lahir batin
Dari Author receh
__ADS_1
" Nayla Aisyah 😍😍😍🙏🙏** ".