
🌺🌺🌺
Dua hari berlalu semenjak kepindahan Alwi kerumah baru nya, setiap pulang kerja diam- diam Nayla menyambangi kediaman Asrul meski hanya dari jauh. Hati nya bahagia melihat anak nya baik- baik saja bermain bersama Bu Dian di depan rumah.
Bu Dian nampak sangat menyayangi Putra nya tersebut.
" Alhamdulillah kamu baik- baik saja di sana, maafkan Mama sayang. "
Walau sedih dan rasa nya ingin sekali Ia memeluk Putra nya itu, namun aturan pengadilan yang di minta Asrul dia tidak boleh mengunjungi anak nya itu. Untuk itulah yang bisa Ia lakukan hanyalah mandangi nya dari jarak jauh di jam yang sama setiap hari nya.
Hari ini hari ketiga Nayla berangkat kerja, begitu juga dengan Kamila yang berangkat menempuh pendidikan nya.
Seperti biasa Nayla mengendarai mobil milik nya karena motor nya sekarang di gunakan Kamila.
Seperti biasa juga semua mata sesama pelayan di Resto itu memandang nya dengan tatapan kagum.
Tanpa mempedulikan tatapan para manusia yang ada disana, Nayla melakukan aktifitas nya dengan cekatan. Melihat anak nya baik- baik saja itu sudah cukup bagi nya.
Menjelang jam istrahat tanpa sengaja Nayla melihat seseorang yang datang ke Resto nya. Orang yang sangat di kenali nya dan nampak terburu- buru memasuki sebuah ruangan.
" Mas Andre ! untuk apa Mas Andre kemari dan nampak terburu- buru, apa ada yang penting ? Itu kan ruangan nya Pak Burhan, untuk apa Mas Andre terburu- buru ingin bertemu dengan beliau. "
" Aulia, kamu jaga di sini sebentar aku ada urusan sebentar. "
Nayla melangkah menuju ruangan pemilik Resto itu perlahan.
" Bagaimana mungkin masalah sebesar ini kamu sembunyikan dari Ayah Andre..... ! Apa maksud mu ?. " Terdengar suara dari dalam ruangan itu.
Nayla mendengar dari baik dinding, sebelum nya Ia sempat melihat ada tiga orang dalam ruangan itu. Semua nya nampak dengan wajah yang tegang dan kurang bersahabat.
" Maaf Ayah, bukan begitu maksud Andre. Andre bukan tidak ingin mengabari Ayah, tapi Ayah disana sedang dalam masa pemulihan jadi Andre pikir biar Andre saja yang tangani semuanya. "
" Tangani sendiri dan kamu gagal, kamu gagal Andre.....!. "
Terdengar suara dari dalam itu semakin memanas.
__ADS_1
" Maaf Ayah......!. "
" Sekarang sudah seperti ini, apa yang harus kita lakukan. Bagaimana dengan perasaan adik mu, di pisahkan dari anak nya yang sudah di perjuangkan nya sejak dalam kandungan tiba- tiba sudah besar di rebut begitu saja dari tangan nya. Bukan kah kamu yang menjadi saksi semua derita adik mu itu selama ini. Ayah kecewa padamu.......!. "
Nayla masih menyimak apa yang Ia dengar, otak kecil nya belum sepenuh nya memahami.
" Coba saja kalau kamu kabari Ayah sebelum nya, meski Ayah tidak biasa hadir tapi Ayah akan mengutus Reihan untuk membantu pengacara mu itu dan Ayah yakin Reihan bisa memenangkan kasus itu dan cucu Ayah pasti masih bersama kita, bersama Nayla adikmu........!. "
Nayla terkejut dengan semua yang baru saja Ia curi dengar.
" Pak Burhan Ayah nya Mas Andre. Apa pengadilan, kasus, cucu Ayah.... bersama aku. Apa maksud nya.......
" Kita harus bisa membuat Alwi kembali lagi bersama Nayla adik kalian. Sebentar lagi Reihan akan sampai kemari, kita akan merundingkan nya bersama. Apa pun akan Ayah lakukan demi menebus kesalahan Ayah pada mereka, pada Lastri dan juga Nayla anak Ayah. "
" Lastri....itu kan nama Ibu dan Aku anak Ayah. Maksudnya...... apa dia adalah BUBA........!. "
Nayla menutup mulut nya dengan kedua tangan nya karena baru saja suara nya hampir lolos keluar karena terkejut. Ia mundur selangkah menempelkan tubuh nya di dinding ruangan itu.
" Buba....... bagaimana mungkin. " Batin Nayla.
Sembari menunduk dan menutup mulutnya dengan satu tangan nya Ia melangkah tergesa- gesa memasuki ruangan yang sering Ia gunakan.
Karena pandangan nya yang buram akibat cairan bening yang mulai keluar tanpa di minta, tanpa sengaja Ia menabrak seseorang.
" Maaf.....!. "
Nayla mengucapkan kata maaf tanpa melihat siapa yang sudah Ia tabrak, langkah nya semakin cepat hingga tiba diruangan tersebut.
" Hai, apa kamu tidak apa- apa ? " Tanya Pria yang bertabrakan dengan Nayla.
" Siapa dia dan kenapa, nampak nya keadaan nya sedang tidak baik- baik saja. " Gumam Pria itu lagi.
" Ah sudahlah. Eh.... permisi mbak, ruangan Pak Burhan sebelah mana? " Tanya Pria itu lagi dan pelayan yang di tanya pun menunjuk sebuah ruangan yang di maksud Pri itu.
" Oke baiklah, Terima kasih. "
Pria itu menoleh kembali kebelakang namun tidak lagi nampak oleh nya wanita yang baru saja menabrak nya.
__ADS_1
" Sudah lah semoga dia baik- baik saja. " Gumam nya
Pria itu yang tak lain adalah Reihan, pengacara handal khusus Pak Burhan selama ini mengetuk pintu ruangan yang bertera nama Burhan pemilik Resto tersebut.
" Masuk......!. "
Reihan membuka pintu saat mendengar perintah dari dalam ruangan itu.
" Maaf Pak agak terlambat. "
Suara Reihan terdengar berwibawa kalau sedang berhadapan dengan klien nya.
" Tidak apa- apa Rey, silahkan duduk. "
Reihan menempati kursi kosong yang berada di sana. Mereka pun merundingkan semua duduk permasalahan nya, mulai dari awal sampai akhir dan Reihan pun mendengar kan dengan seksama setiap kata yang keluar dari mulut Andre. Macam- macam reaksi yang Ia timbulkan setiap kali Andre menjelaskan duduk masalah nya.
*
*
*
Nayla menangis di ruangan ganti khusus wanita, tempat itu hanya di tempati oleh nya dan juga Aulia.
" Bagaimana mungkin Pria itu adalah Buba. Ibu..... dia adalah Ayah, Pria itu adalah Buba ku. Buba yang selama ini sudah menelantarkan kita. Apa yang harus Nayla lakukan Bu......!. "
Baru saja Ia bangkit dari rasa sakit hati nya tentang masalah Alwi yang menguras air mata nya, kini air mata itu tumpah lagi karena masalah yang sama
" Nayla, kamu kenapa. Apa ada masalah ?. " Tanya Aulia yang terkejut melihat rekan kerja nya itu menagis dengan kondisi yang memprihatin kan.
Ia memberikan pelukan pada rekan kerja nya itu.
" Ya ampun Nayla, baru juga beberapa hari ini aku senang melihat mu terlihat bahagia kenapa sekarang kamu sedih lagi, kapan hidup mu akan tenang. Semoga kali ini tidak separah yang sebelum nya. " Batin Aulia.
🌹🌹🌹
Hapy rabu ceria, sambung besok lagi. Semoga pada suka, jangan lupa tetap bagi dukungan nya ya. Like tiap bab dan juga rate.
__ADS_1
Makasih untuk semua nya Love love