Lepaskan Aku

Lepaskan Aku
Sudah aku peringatkan


__ADS_3


♉♉♉


Seminggu berlalu Nayla begitu menekuni pekerjaan nya, Pak Burhan sangat mengagumi keahlian anak nya tersebut.


" Kamu memang persis seperti IbuMu juga seperti aku. " Batin Pak Burhan.


Hari ini Nayla melajukan motor milik nya dengan cepat, karena sudah hampir terlambat. Belum lagi Ia harus mampir membeli sesuatu untuk diri nya sendiri.


" Ah disini saja, mungkin ada yang jual. " Gumam Nayla.


Ia memarkirkan motor milik nya di pinggir jalan dan masuk ke sebuah Toko kecil yang ada di sana.


Setelah keluar Nayla di kejutkan karena ada seseorang yang membekap nya hingga akhir nya kesadarannya pun hilang.


" Masukkan ke mobil segera. " Perintah salah satu di antara mereka.


Mereka bergegas dan langsung pergi begitu saja dari sana meninggalkan pemilik toko yang berteriak teriak karena uang kembalian yang belum di ambil Nayla.


" Siapa mereka, apa orang orang yang mengenal nya. Tapi kenapa wanita tadi seperti nya pingsan. " Gumam wanita pemilik Toko.


Didalam mobil mereka tertawa beriringan karena bahagia.


" Boos pasti senang dengan pekerjaan kita, tidak sia sia kita mengikuti nya beberapa hari ini. Bonus kita pasti akan bertambah. " Tawa mereka menggema di dalam mobil itu.


Sampai siang hari Andre selalu merasa gelisah, pasal nya sudah berulang kali Ia menghubungi nomor Nayla namun tidak ada jawaban.


Begitu pun dengan Pak Burhan yang gelisah menunggu kedatangan putri nya namun tak kunjung nampak.


" Apa mungkin dia ada kepentingan yang lain sehingga tidak masuk kerja hari ini. "Batin Pak Burhan.


Andre baru teringat kalau Ia pernah memasang alat pelacak di motor milik Nayla, agar kalau terjadi apa apa Ia bisa segera bertindak.


" Jln Tendean......!. " Gumam Andre.


Tanpa menunggu lama Andre berlari menuju mobil milik nya dan melajukannya ke alamat yang di tunjuk oleh alat pendeteksi di ponsel milik nya.


" Itu dia. "


Andre menepikan mobil milik nya dan segera keluar menghampiri motor yang terparkir di sana.


" Bu......! mana pemilik motor ini, apa Ibu melihat nya. " Tanya Andre.

__ADS_1


" Ibu tadi belanja di sini tapi nampak terburu buru, uang kembalian nya saja tertinggal disini Pak. " Jawab Ibu Toko


" Lalu kemana dia, kenapa motor nya ada di sini. " Tanya Andre semakin khawatir.


" Pas saya kejar tadi, saya melihat ada beberapa orang sedang bersama. Tapi seperti nya mereka itu bukan orang baik baik. Soal nya seperti nya Ibu itu di paksa masuk ke mobil itu. " Jawab nya lagi


" Di paksa.... apa Nayla di culik. " Gumam Andre


" Ya Allah kalau memang itu benar bisa jadi masalah, aku bahkan tidak punya petunjuk apa pun..... kemana aku akan mencari nya. Di sekitar sini tidak ada CCTV. " Gumam Andre lagi.


" Baiklah Bu, Terima kasih. Bolehkah motor ini saya titip dulu, saya harus segera mencari adik saya. " Ucap Andre mulai panik.


Baru saja Ia akan membuka pintu mobil terdengar suara wanita itu memanggil nya lagi.


" Pak tunggu......! " Teriak nya.


Andre menghentikan langkah nya dan menoleh.


" Ini kembalian Ibu tadi yang tertinggal. "


" Tidak perlu, Ibu ambil saja. Maaf saya harus segera pergi. " Ucap Andre.


" Tunggu dulu Pak, ini tadi saya sempat mengambil foto mobil yang membawa adik Bapak, semoga bisa membantu menemukan nya. " Ucap Ibu toko seraya memberikan ponsel milik nya kepada Andre.


" Ini kan mobil Pria yang sering menemui Ibu selama ini, jangan jangan Ibu di balik semua ini... ! . " Batin Andre.


" Ini ponsel nya dan ini....... ini untuk Ibu, sekalian kembalian tadi. Terima kasih atas informasi nya. " Ucap Andre seraya mengeluarkan beberapa lembar ratusan di dalam dompet nya.


Andre segera masuk dan melajukan mobil milik nya dengan kecepatan tinggi hingga sampai di parkiran sebuah Resto.


Burhan yang ingin berencana pulang di kejutkan dengan kedatangan Andre yang tiba tiba tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.


" Aku sudah katakan sebelum nya pada Ayah, jangan terlalu dekat denganNya, tapi Ayah malah mempekerjakan dia di sini. Ayah tahu hari ini dia tidak bekerja, aku tadi menemukan motor milik nya di jalan P. Tendean, hanya motor nya saja tidak dengan orang nya. Setelah aku tanya tanya ternyata yang punya warung mengatakan kalau Ia melihat Nayla di paksa masuk oleh beberapa pria kedalam mobil milik mereka. Dan apa Ayah tahu mobil itu punya siapa, mobil si brengsek itu. Brengsek yang tidak segan segan mengakhiri nyawa orang yang menjadi target nya.


" Gerombolan Joe ?. " Tanya Pak Burhan memastikan dan di jawab Andre dengan anggukan.


" Tidak, mereka tidak boleh menghabisi nyawa anakku. Aku harus segera menolong nya, ayo Ndre cepat. "


Pak Burhan dan juga Andre berlari kencang keluar dan masuk ke mobil masing masing.


Pak Burhan melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi, saking panik nya Ia bahkan melupakan supir pribadi nya yang masih tertinggal di Resto milik nya


Tidak butuh lama mobil pun terparkir di sebuah rumah yang mewah, rumah yang sudah jarang di kunjungi nya beberapa tahun terakhir ini.

__ADS_1


" Pak Boos... ..!. " Ucap seorang pelayan yang terkejut atas kedatangan majikan Pria nya yang memang jarang pulang.


" Ibu di mana, apa ada di rumah?. " Tanya Pak Burhan.


" Ada Pak, ada di atas. " Jawab pelayan itu ramah.


Brakkkkkkk!!


Pak Burhan membuka pintu kamar dengan kasar tanpa mengetuk terlebih dahulu, sontak membuat Bu Ros terkejut.


" Akhir nya kamu datang juga Mas. " Ucap Bu Ros dengan senyum mengejek.


" Kamu tahu kalau aku kemari pasti ada yang penting, katakan dimana kamu menyembunyikan dia. " Tanya Pak Burhan.


" Dia siapa Mas, sudah lama tidak pulang, baru pulang nanya nanya dia. Dia siapa.....?. " Tanya Bu Ros


" Tidak perlu berbohong, aku tahu kamu dalang di balik semua ini kan. Cepat katakan atau aku akan bertindak melebihi yang bisa kamu duga selama ini. "


" I ya kalau aku kenapa, kamu kesini hanya untuk mencari wanita jalang itu. Sadar Mas, Mas tidak muda lagi, masih saja tidak mau berubah sejak dulu. Kamu selalu menyakiti aku dan kedua anakKu. " Ucap Bu Ros dengan nada mulai meninggi.


" Cukup Ros, dia bukan wanita seperti yang kamu tuduhkan. Dia wanita baik baik....


!. " Ucap Pak Burhan tidak Terima.


" Apa sebutan yang paling cocok bagi wanita perebut suami orang selain dari jalang. Sadar Mas, Mas sudah tidak muda lagi, belum cukup kamu menyakiti kami dengan menikahi wanita wanita tidak jelas di luar sana. "


" Jangan ungkit yang lalu lagi Ros, atau semua masalah yang aku tutupi selama ini akan keluar. " Ucap Pak Burhan penuh penekanan.


" Masalah karena aku mandul dan tidak bisa punya anak, lalu kamu memilih mencari anak dari wanita lain di banding anak yang aku adopsi dari panti asuhan begitu. Apa salahku, apa salah kedua anakku hingga kamu perlakukan tidak adil. Sekarang kamu malah memilih menikah lagi dengan wanita yang masih sangat muda, wanita yang lebih cocok jadi Istri kedua anak anakMu. "


Bu Ros mengeluarkan semua unek unek nya yang selama ini Ia pendam.


" Aku hanya minta padamu menikah sekali saja agar aku bisa punya keturunan sendiri, tapi kamu malah berniat melenyapkan mereka. Aku menikah lagi dan kamu malah melenyapkan nya. Satu lagi, dia bukan wanita seperti yang ada di pikiran kamu. "


" Kalau bukan wanita jalang lalu siapa dia hah......!. "


" Dia adalah anakku, anak kandungku. Anak dari Lastri, wanita yang ingin kamu lenyapkan namun dia masih hidup dan melahirkan Putriku. Sekarang katakan dimana dia, atau aku terpaksa akan mengakhiri semua nya. "


♉♉♉


Maaf ya, seminggu ini Author tidak konsen nulis. Karena ada genting di RL, keluarga Author ada yang berpulang 3 orang dalam satu minggu jadi Author rada bingung nulis.


Nama nama pun Author sampai banyak lupa.

__ADS_1


__ADS_2