Lepaskan Aku

Lepaskan Aku
Mencari Istri


__ADS_3

Di sebuah pusat perbelanjaan Sinta sedang memilih milih barang yang akan dia beli, tiba tiba matanya menangkap sesuatu yang tidak asing baginya.


" Itu kan Roni, bukankah dia kemarin mencari Istri. Apakah sudah ketemu atau belum, kalau belum bisa aku jodohkan saja kan sama Kamila. Dia kan orang kaya, tidak apa apalah Kamila harus jadi Istri kedua yang penting kan dapat suami kaya raya, hidupnya kedepan kelak akan terjamin " Gumam Sinta seraya melangkah mendekat.


" Ekhem..... Roni kan ? " Sinta berpura pura sedang menebak nebak


Pria yang bernama Roni itu pun berusaha mengingat ingat dimana dirinya pernah bertemu dengan wanita itu dan kenapa dia bisa mengetahui namanya.


" Iya Bu, maaf apa kita pernah bertemu sebelum nya " Tanya Roni bingung.


Sinta tersenyum berusaha bersikap seramah mungkin.


" Aku yang kemarin bersama Pak Danu, bukankah kemarin kamu sedang mencari Istri kan. Hm..... apa sudah ketemu atau belum " Tanya Sinta


Ia berharap Pria itu belum menemukan apa yang di carinya selama ini.


" Oh iya Bu Sinta ya, maaf ya Bu agak kelupaan soalnya "


" Tidak apa apa, maklumlah kelupaan karena kan kamu orang yang sukses, tentu banyak yang harus di ingat "


Keduanya tertawa bersama, Roni merasa tersanjung karena ada yang menyebut dirinya orang sukses.


" Eh bagaimana kalau kita ngobrol sebentar, hm minum kopi misalnya. "


Roni melirik jam tangan nya, satu jam lagi Ia harus sudah berada di kantor.


" Sebenarnya aku ingin membicarakan sesuatu yang penting untukmu, Ya bisa di bilang yang kamu cari selama ini "


Roni akhirnya menerima ajakan Sinta setelah mendengar alasan wanita itu. Mereka memesan minuman sesaat setelah tiba disana.


" Oh iya apa maksud Ibu tadi mengenai apa yang sedang aku cari selama ini " Tanya Roni tanpa basa basi.


" Oh begini, kemarin kan kamu mencari seorang istri kebetulan aku punya orang nya dan aku jamin dia sangat baik dan bisa memberikan apa yang kamu cari selama ini. "


" Oh iya, siapa dia Bu. Tapi apa Ibu yakin kalau dia mau jadi yang kedua, soalnya aku juga tidak mungkin menceraikan Istri pertamaku. "


..." Peduli apa dengan nya kalau aku yang membujuknya pasti dia akan mau, lagi pula ini semua demi kebaikan nya juga. Kelak dia tidak harus bekerja karena suaminya adalah orang yang kaya raya. Aku juga bisa numpang hidup tanpa harus susah susah bekerja " Batin Sinta....


" Hm... sebenarnya dia adalah anakku, Putriku satu satunya " Jawab Sinta.

__ADS_1


" Oh baguslah kalau begitu, kenapa Ibu tidak mengatakan nya sebelumnya kalau Ibu punya anak gadis jadi aku tidak perlu susah payah mencarinya.


" Iya kemarin pas kita bertemu aku lupa kalau aku punya anak perempuan, dan baru ingat setelah melihatmu tadi. "


Kedua nya membicarakan hal yang lebih serius.


" Oh ya Bu, jadi kapan Ibu akan mempertemukan aku dengan anak Ibu itu. Kalau cocok aku akan memberikan Ibu uang cukup untuk Ibu bersenang senang "


Sinta sangat sangat bahagia mendengar akan mendapat bonus dari Pria itu.


..." Uang lagi, ternyata tidak susah ya untuk mendapatkan uang. Tidak sia sia aku menemukan nya karena akhirnya aku bisa menjadi kaya tanpa harus bekerja lagi. " Batin Sinta....


🎀🎀🎀


Kamila menerima telpon dari Ibunya yang memintanya untuk bertemu dan Kamila pun menyetujuinya. Bagaimana pun juga wanita itu adalah Ibu kandung nya.


Dari pertemuan itu serta permintaan Sinta, Kamila terpaksa mengikuti kemauan sang Ibu meskipun hanya sebatas bertemu saja.


Sebulan berlalu Roni selalu mengajak Kamila keluar rumah, baik itu untuk alasan makan makan, minum belanja bahkan untuk alasan jalan jalan saja.


Seperti hari ini, Roni menjemput Kamila di kantor miliknya. Ia mengajak Kamila agar menemaninya makan siang, awalnya Kamila menolak tapi Pria itu selalu mengancamnya akan menelpon Ibunya kalau dia tidak mau.


" Silahkan duduk "


Kamila duduk dan mengucapkan Terima kasih pada Roni.


" Bukankah itu Kamila, Putri Pak Burhan. Kenapa dia bersama Pria hidung belang itu. Apa Pak Burhan tahu atau mereka memang punya hubungan bisnis " Batin seseorang yang sudah sering melihat mereka bersama


Romi kembali ke kantor dengan membawakan makan siang untuk Asrul, Ia meletakkan makan siang sahabatnya itu tapi pikiran nya masih melayang layang memikirkan hal yang menurut nya aneh.


" Wah sudah datang ya rupanya " Seru Asrul ketika melihat makan siangnya sudah ada di mejanya.


" Hm....... " Hanya itu jawaban Romi.


" Kamu kenapa lagi Romi, sepertinya ada masalah lagi. " Tanya Asrul


Romi menarik kursi dan duduk disana.


" Aku tadi mampir ke Resto yang biasa kita datangi dan apa kamu tahu aku melihat siapa "

__ADS_1


Asrul menggeleng karena memang dia tidak tahu dan tidak bisa menebak karena perutnya sedang keroncongan.


" Sudahlah makanlah dulu, kebiasaan kalau lagi laper pasti Oon. "


Asrul menarik tubuh Romi yang ingin meninggalkan ruangan itu.


" Ayolah jangan cemberut begitu, memang siapa yang kamu lihat tadi " Tanya Asrul sambil tangannya membuka kotak makan siangnya.


" Nayla...... "


" Apa............! " Asrul terkejut.


Hampir saja makan siang yang di bawanya terlempar kalau tidak Romi yang sigap menahan nya.


" Kamu ini apa apaan sich, aku capek tahu cari ini makanan mau di buang buang. " Protes Romi.


" Kamu juga yang mengejutkan aku, yang benar lah kalau memberi kabar " Keduanya sama sama Protes.


..." Ih dasar cinta terpendam, bagaimana kalau aku bilang melihat Nayla bermesraan dengan Pria lain mungkin aku hanya akan tinggal nama. " Batin Romi....


Ya, selama ini Asrul diam diam mengikuti keseharian Nayla hanya saja dia belum punya keberanian bertemu wanita itu. Namun selama yang dia lihat semuanya baik baik saja, tidak ada hal yang harus membuatnya khawatir.


" Ya sudah aku yang salah, sebenarnya aku tadi melihat Kamila di Resto itu "


Asrul mengerutkan keningnya.


" Kamila..... maksudmu Kamila adiknya Nayla begitu. Anak perempuan Burhan lain nya " Tanya Asrul memastikan.


Romi mengangguk membenarkan.


" Melihatnya, lalu kenapa kamu murung begitu. Apa kamu menyukainya "


Pertanyaan Asrul membuat Romi melongo, tidak pernah terbesit sedikit pun di benaknya akan menjadi bagian dari keluarga itu.


" Bukan begitu, aku tadi melihatnya disana. Tapi yang membuat aku mengatakan hal ini padamu karena dia bersama si hidung belang itu. Si Roni yang terkenal suka gonta ganti Istri muda. Kamu kan sedang mencari cara menarik simpati Kakaknya, aku rasa ini jalan nya. Untuk itulah aku mengatakan nya padamu, mungkin saja kamu punya ide untuk menolong Ipar mu itu jangan sampai nasibnya seperti wanita wanita yang lain yang hanya di nikahi sebentar saja untuk menikmati virgin nya saja "


Asrul manggut manggut, Ia membenarkan ucapan Romi. Kalau dirinya bisa menolong adik Iparnya itu nilai + akan di sematkan padanya.


" Bersambung ✍️✍️✍️

__ADS_1


__ADS_2