Lepaskan Aku

Lepaskan Aku
Aku bukan Siska


__ADS_3

Hari ini Alya sangat bahagia karena setelah melewati pertimbangan yang rumit akhirnya Ia pun menerima perasaan Andre dan alangkah bahagianya Andre karena cintanya terbalas.


" Awwww siapa kamu, lepaskan aku. Kamu mau bawa aku kemana " Alya meronta karena tiba tiba seseorang menarik dirinya pergi.


" Heh wanita brengsek ! " Bentak Dira.


" Kamu..... ! kenapa kamu membawaku kemari. Lepas, aku harus segera kembali bekerja "


" Heh wanita jadi jadian senang ya karena ada yang baru saja mengungkapkan rasa cintanya padamu. Kasihan sekali, aku sangat kasihan padamu. Jangan senang dulu, kalau mimpi itu jangan ketinggian karena jatuhnya sakit. Aku beritahu kamu satu hal, agar matamu itu terbuka lebar dan berhenti bermimpi. Heh.... kamu itu jangan mimpi kalau Mas Andre akan cinta sama kamu, sebenarnya dia mengungkapkan itu karena wajahmu sangat mirip dengan wanita yang sangat Ia cintai, dengan kata lain Mas Andre hanya menjadikan kamu pelarian saja bukan karena benar benar mencintai kamu "


Dira mengucapkan kata-kata yang membuat Alya terkejut, dan hal itu membuat Dira semakin senang. Ada senyum kemenangan terbit di bibirnya, Ia merasa puas melihat Alya nampak shock.


" Kenapa kamu tidak percaya padaku, kamu pasti berpikir kalau aku mengarang semua ini. Kalau kamu tidak percaya coba saja minta Mas Andre mengajak kamu kerumah nya, tentu Mas Andre tidak akan keberatan mengajak wanita yang sangat di cintai nya kerumahnya kalau tidak ada yang ingin dia tutupi atau kalau memang kamu benar benar berarti.


Alya tidak fokus bekerja, pikirannya terus memikirkan ucapan Dira.


" Ada apa sayang " Tanya Andre yang sejak tadi memperhatikan wajah kekasihnya yang nampak gelisah.


" Alya.......... ! " Panggil nya lagi karena Alya tidak mengindahkan panggilannya.


" Sayang ! "


" Hm...... ! " Alya terkejut karena Andre tiba tiba berada di sampingnya dan memandangnya dengan heran.


" Ada apa, apa kamu punya masalah sayang. " Tanya Andre dan di jawab Alya


" Tidak apa apa Mas, aku tidak apa apa " Jawab Alya.

__ADS_1


" Tidak apa apa, tidak mungkin sayang. Aku lihat kamu nampak gelisah seperti sedang ada yang kamu pikirkan, bolehkah kamu cerita padaku, jangan di pendam sendiri "


..." Apa aku tanyakan saja sama Mas Andre mengenai masalah ini, tapi bagaimana kalau Mas Andre berpikir macam macam nantinya " Batin Alya...


" Sayang hm..... "


" Ah gini Mas, aku..... bolehkah aku..... ! Sebenarnya begini Mas, hubungan kita berdua kan..... hmm bolehkah Mas Andre mengajak Alya kerumah Mas " Alya ragu


" Apa.... kamu ingin bertemu Ibu sama Ayah, kamu yakin " Tanya Andre dan Alya pun mengangguk membenarkan.


***


Alya melangkahkan kakinya memasuki sebuah pekarangan rumah yang sangat luas, meskipun awalnya dia ragu setelah melihat betapa megahnya rumah kekasihnya, namun karena dorongan Andre yang selalu membuatnya tenang akhirnya Ia yakin melangkah.


..." Siska.... berani sekali wanita itu datang kemari, apa dia tidak takut akan di benci oleh semua yang ada di rumah ini "...


" Mas Andre, untuk apa Mas membawa wanita ini kemari. Apa Mas tidak cukup dengan semua kebohongan ini, atau jangan jangan Mas sudah bosan menjalankan sandiwara kalian "


Alya bingung tidak mengerti apa maksud dari wanita yang berdiri tidak jauh darinya.


" Mil apa maksudmu Dek " Tanya Andre yang juga ikut bingung.


" Tidak perlu pura pura Mas, Mas pikir aku buta. "


Andre berhasil membawa Alya masuk ke dalam rumah, Ia semakin di buat bingung melihat pandangan beberapa orang yang nampak shock dan masing masing hampir menyebut satu nama yang sama.


" Kenapa semua nampak shock dan menyebut Sis, ada apa ini sebenarnya " Batin Alya.

__ADS_1


" Sayang duduk dulu disini sebentar aku akan memanggil Ibu sebentar "


Alya mengangguk setuju


" Hallo, maaf lama menunggu " Terdengar sebuah suara, Alya menoleh dan tersenyum setelah melihat seorang Ibu yang masih cantik walau di usia senjanya.


Ia tahu kalau itu adalah Ibu dari kekasihnya.


" Sis.......! " Gumam Bu Rossa terkejut.


" Saya Alya Bu bukan Sis......! " Ucap Alya memperkenalkan diri.


" Alya...... ? " Rossa nampak memperhatikan penampilan Alya dengan seksama.


" Nak..... kamu tidak ingin menjelaskan sesuatu pada Ibu " Tanya Rossa pada Andre.


" Ibu, dia Alya bukan Siska. Aku juga awalnya terkejut Bu saat pertama melihatnya, tapi aku sudah pastikan kalau dia bukan Siska tapi Alya Bu " Jelas Andre.


Rossa kembali menatap Alya yang nampak kebingungan.


****


Pak Burhan melangkah tergesa gesa, dari tadi amarahnya sudah hampir meledak ke ubun ubun setelah mendengar beberapa laporan dari orang orang bawahannya.


" Apa apaan anak ini selalu bawa masalah, apa pekerjaan nya di kantor masih kurang banyak sehingga dia masih membuat masalah seperti ini "


Bahkan beliau sempat membanting pintu mobil ketika turun.

__ADS_1


" Bagus sekali anak ini ternyata ada di rumah, kebetulan. Biar ku beri pelajaran dasar anak tidak tahu di untung " Maki maki Pak Burhan ketika melihat mobil milik Andre terparkir di halaman parkir.


__ADS_2