Lepaskan Aku

Lepaskan Aku
Junior


__ADS_3

Nayla merebahkan tubuhnya lebih dulu disusul Asrul yang entah datang dari mana, dengan hati berdebar debar Asrul merebahkan tubuhnya dan memberanikan diri meraih tubuh istrinya serta membawanya kedalam dekapannya.


Jantung keduanya berdebar ketika kulit dan kulit mereka bersentuhan, Nayla memasrahkan dirinya masuk dalam pelukan Asrul, mengingat sekarang Pria itu sudah menjadi miliknya yang sah begitu juga dengan Asrul yang begitu bahagia berada begitu sangat intim dengan wanita yang begitu di cintainya.


" Makasih, makasih sayang " Ucap Asrul seraya memberi kecupan sayang di pucuk kepala sang Istri. Nayla hanya mengangguk seraya memejamkan mata merasakan sentuhan lembut Asrul yang mampu merasuki seluruh relung hatinya.


Perlahan sentuhan demi sentuhan lembut di berikan Asrul dan Nayla mampu terbuai dalam kelembutan itu dan mulai membalasnya dengan penuh cinta


Merasa tidak ada penolakan sama sekali Asrul mulai lebih berani mengexplor setiap inci demi inci tubuh Nayla. Semakin lama semakin dalam pergulatan keduanya hingga tidak di sadari keduanya tidak lagi menggunakan sehelai benang apa pun sebagai penghalang diantara mereka.


Sentuhan lembut Asrul membuat Nayla mampu melupakan tragedi kelam di masa lalu yang hampir saja membuatnya trauma.


******* lembut berhasil keluar dari bibir merah Nayla karena semua yang di lakukan Asrul padanya.


Mata sayu anggukan di sertai senyuman, hanya itu yang menjadi jawaban Nayla ketika Asrul meminta ijin untuk menunaikan kewajibannya.


" Iya Mas, tapi pelan pelan ya, aku takut " Pinta Nayla


Asrul mengangguk dan juga tersenyum, Ia mulai memberikan beberapa sentuhan di beberapa bagian sensitif istrinya itu agar Nayla merasa nyaman dengan semua yang Ia lakukan.


Berulang kali Asrul mencobanya tapi selalu gagal karena dirinya merasa tidak tega melihat wajah meringis sang istri.


" Maaf sayang, apa itu sakit " Tanyanya seperti orang bodoh, dan Nayla menjawabnya dengan anggukan.


" Tapi kenapa susah sekali sayang, rasanya masih seperti yang dulu. Apa kamu tidak pernah melakukan nya dengan orang lain " Tanya Asrul yang masih kesusahan menunaikan hajatnya.


Maklumlah perawatan dan mereka melakukan nya hanya sekali dan itu sudah lama sangat lama. Sedangkan pada saat melahirkan pun Reyhan memilih jalan operasi, karena saat melahirkan Alwi Nayla sedang dalam kondisi tertekan.

__ADS_1


" Bagaimana aku bisa melakukannya dengan orang lain Mas, sedangkan dalam hatiku dari dulu hanya terukir namamu saja "


" Tidak pernah Mas, hanya Mas seorang " Jawab Nayla malu malu, pipinya bersemu merah ketika menjawab pertanyaan Asrul.


Betapa bahagianya Asrul mengetahui semua itu dan hal itu membuatnya semakin ber***** ingin menjelajahi hutan belantara yang berada di depannya itu lebih jauh lagi.


" Ahh..........! " Desah keduanya bersamaan


Nayla hanya mampu menggigit bibir bawahnya ketika Asrul mulai melancarkan serangan nya ketitik sensitif miliknya.


Nayla tak dapat menyembunyikan rasa sakit dan mendesah keras namun Asrul dengan cepat ******* bibir lembut itu dan membiarkan Nayla beradaptasi dengan miliknya. Rasa sesak dan mengganjal serta rasa perih yang Ia rasakan di area sensitif miliknya.


" Maaf sayang, maaf.... ! " Ucap Asrul.


Rasa bersalahnya kembali hadir ketika teringat masa lalu dimana Ia menyakiti wanita yang saat ini begitu sangat di cintai nya.


Cakaran bahkan jambakan tidak di pedulikan Asrul, rasanya sangat berbeda saat mereka melakukan dengan penuh cinta seperti saat ini, keduanya sama sama melakukan nya dengan penuh cinta.


Kamar yang temaram menambah gelora keduanya menghabiskan malam panjang kedua. Berulang kali Nayla mencapai puncaknya karena perbuatan suaminya namun suaminya itu seakan belum puas menikmati tubuhnya.


" Sayang....... ! "


Setelah sekian lama maju mundur akhirnya Asrul tidak mampu lagi menahan sesuatu dalam tubuhnya yang rasanya ingin sekali meledak.


Ahhh....... Ohhhh...... ! " Suara yang keluar di bibir keduanya ketika sama sama mencapai pelepasan terakhir.


Nayla tidak bisa berbuat apa apa ketika erangan panjang disertai semburan panas membasahi daerah sensitif miliknya, Ia lupa kalau sebelumnya dirinya tidak menggunakan alat pengaman apa pun.

__ADS_1


" Kenapa sayang " Tanya Asrul ketika semua pergulatan panjang yang mereka lalui berdua, dan ketika Ia puas membenamkan pusaka miliknya di area kenikmatan milik istrinya.


Nayla lagi lagi hanya menggelengkan kepala, Ia terlalu malu dan takut untuk mengatakan pada suaminya yang sebenarnya. Jangankan berbicara bahkan untuk memandang wajah pria itu dia merasa sangat malu.


" Ada apa sayang, apa kamu menyesal melakukan nya denganku atau kamu tidak baha......


" Tidak Mas, aku tidak menyesal dan aku sangat bahagia " Jawab Nayla cepat.


" Tidak.....!? lalu kenapa wajahmu nampak murung begitu " Tanya Asrul lagi.


Sungguh Ia takut apa yang dilakukan nya lagi lagi menyakiti wanita itu dan tidak membuatnya bahagia.


Aku...... Aku....... "


" Aku........ Aku apa sayang " Tanya Asrul yang semakin penasaran dengan apa yang ingin di katakan Nayla.


" Aku...... Aku tidak menggunakan alat pengaman Mas, maafkan aku...... ! " Jawab Nayla malu bercampur khawatir.


Sesaat Asrul tertawa kecil mendengar penuturan Nayla, namun kemudian Ia menarik tubuh wanita itu kedalam pelukannya dan memberikan kecupan sayang.


" Tidak apa apa sayang, aku pikir kamu tidak senang dengan apa yang baru saja kita lakukan tadi " Goda Asrul dengan cubitan sayang di pipi istrinya.


" Mas tidak marah " Tanya Nayla memastikan.


" Untuk apa aku marah, malah aku senang sayang. Siapa tahu ada Asrul junior atau ada Nayla junior setelah ini, Alwi kan juga sudah besar dia pasti menginginkan teman untuk bermain. "


Keduanya tersenyum dan larut dalam kebahagiaan yang sebenarnya.

__ADS_1


❤Jangan pernah menyalahkan masa lalu atau semua yang kita anggap menyakitkan serta meruntuhkan semua harapan kita. Masa lalu adalah guru, penderitaan dan masalah adalah proses kita menuju ke hal yang lebih baik. Hargai setiap proses dalam hidup, jangan pernah menutup hati untuk semua hal yang baik, belajarlah untuk membuka diri. BAHAGIA ADALAH KITA YANG TENTUKAN ❤


__ADS_2