PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
KENA HUKUMAN


__ADS_3

"Baiklah aku percaya bawa kau pandai, tqpi apa kau sudah memahami isinya bukan, dan ini ingat hukumannya jika kau melanggar semua peraturan itu," ucap sekretaris Han yang memberikan selembar kertas lagi pada Ratu.


Ratu menatapnya dengan serius dan kembali membacanya sambil menghafalnya sekaligus dan saat dia selesai membacanya Ratu baru paham bahwa saat ini dia dalam bahaya karena sudah melanggar hampir seluruh dari peraturan itu dan akan mendapatkan hukuman.


"Ahhh...astaga bagaimana ini, sekretaris Han apa aku akan mendapatkan hukuman ini?," tanya Ratu mengeluh.


"Tentu saja dan hukumannya dimulai saat ini juga," jawab sekretaris Han.


"Jadi maksudmu aku harus berlari turun naik dari lantai 1 ke lantai 7 menggunakan tangga darurat dan sebanyak peraturan yang aku langgar?," tanya Ratu memastikan.


Sekretaris Han pun mengangguk lalu dia bangkit dari duduknya dan membawa Ratu menuju tangga darurat, Ratu menghembuskan nafas kasar dan dia bertanya sebelum memulai hukumannya itu.


"Sekretaris Han berapa kali yang harus aku lakukan?," tanya Ratu.


"*7 kali putara*n," jawab sekretaris Han.


"Apa, yang benar saja kakiku bisa patah sekretaris Han, tolong kurangi sedikit yah," ucap Ratu memohon.


Bukannya merasa iba dan kasihan lalu mengurangi hukuman pada Ratu sekretaris Han justru malah menambahkannya menjadi 8 putaran karena Ratu tadi sempat meminta dikurangi hukumannya, Ratu pun tak bicara lagi dan hanya bisa cemberut memonyongkan bibirnya lalu dia siap siap berlari menuruni tangga dari lantai 7 menuju lantai satu sedangkan sekretaris Han dia turun naik menggunakan lift dan akan memantau Ratu selalu sampai hukumannya selesai.

__ADS_1


Ratu mulai melakukan aba aba dan dia meluncur berlari menuruni tangga namun saat sudah agak jauh dan dia pikir semretaris Han tak akan tau Ratu pun hanya berjalan kaki dengan santai saja dan membiarkan dengan sengaja agar sekretaris Han menunggunya di lantai bahwa lama sekali.


"Ahhh...biarkan saja dia menungguku lama, salah siapa memberikan hukuman seberat ini pada wanita," ucap Ratu yang tak terima dengan hukumannya.


Ratu terus saja berjalan santai menuruni tangga sampai akhirnya dia sampai juga di lantai dasar dan melihat sekretaris Han sudah berdiri sambil melipatkan kedua lengannya di dada tepat di ujung anak tangga, Ratu berjalan sempoyongan karena sangat lelah berjalan kaki dengan santai saja sudah membuat kakinya pegal dan kepalanya sempoyongan padahal. Dia baru melakukannya dan itu menuruni tangga apalagi saat kini dia harus menaiki tangganya yang panjang itu.


"Hah....hah.....hah, sekretaris Han bisakan aku istirahat sebentar kepalaku pusing, kakiku juga sangat pegal," ucap Ratu sambil memegang kedua lututnya yang lemas.


Tak ada jawaban dari sekretaris Han dan hanya gelengan kepala saja dan tatapan tajamnya yang menyeramkan yang di dapat oleh Ratu meski dalam keadaan seperti itu.


Ratu pun berusaha bangkit dan menyemangati dirinya sendiri lalu mulai menaiki tangga lagi dan sekretaris Han kembali masuk ke dalam lift, lantai 2, lantai 3, lantai 4, lantai 5, lantai 6, sudah terlewati kini hanya tingga beberapa anak tangga lagi akhirnya Ratu akan sampai di lantai 7 dan bertemu sekretaris Han lagi.


"Ahhh...bruk..hah....hah..," suara Ratu yang jatu ke lantai.


Sekretaris Han sama sekali tak merasa iba atau mengkhawatirkan keadaan Ratu dia malah tetap berdiri dengan melipat kedua tangannya di dada tanpa melihat sedikitpun ke bawah kakinya di mana Ratu duduk terjatuh bersimpuh di lantai dan kecapean, bibirnyapun sudah sangat pucat pasi.


Ratu ingin berteriak meminta tolong dan meminta bantuan sekretaris Han namun seakan mulutnya saja sudah tak sanggup berucap hanya dengusan nafas yang memburu yang bisa dia lakukan, Ratu terus ngosngosan sampai akhirnya beberapa saat kemudian keadaannya membaik dan nafasnya mulai teratur, saat dirasanya dia sudah sanggup lagi untuk berdiri dan bicara Ratu langsung saja berusaha bangkit dengan susah payah walaupun kepalanya masih terasa pening.


"Heyy....sekretaris Han kau ini mau menghukumku atau membunuhku sih, hah....hos...hos...aku sudah tidak sanggup lagi, sungguh aku tidak sanggup lagi, kepalaku ahhh," ucap Ratu lalu dia jatuh pingsan ke lantai.

__ADS_1


Sekretaris Han yang melihat itu dia masih bersikap santai dan masih mengira kalau Ratu berpura pura pingsan saja.


"Sudah cepat bangun jangan berpura pura pingsan dihadapanku aku tidak mudah tertipu dengan hal semacam ini," ucap sekretaris Han.


Dia terus saja memaksa Ratu untuk bangun sampai akhirnya sekretaris Han mulai merasa cemas karena Ratu tak bergerak sama sekali dan saat dia menepuk nepuk pipi Ratu dia tetap tak bergerak atau membuka matanya sama sekali, saat memeriksa nafasnya sekretaris Han membulatkan matanya sempurna dan dia baru percaya bahwa Ratu benar benar pingsan saat itu, dia pun langsung menggendong tubuh Ratu dan membawanya menuju ruangannya, dia juga segera menyuruh ob untuk membawakan minyak kayu putih atau apapun yang hangat dan memilik bau menyengat, beberapa kali sekretaris Han mencoba menyadarkan Ratu sampai akhirnya Ratu pun tersadar setelah pingsan hampir setengah jam lamanya.


Ratu membuka matanya perlahan dan dia melihat wajah sekretaris Han yang berkeringat dan panik diapun tersenyum menatapnya.


"Sekretaris Han kenapa kau berkeringat yang lari kan aku bukan kamu," ucap Ratu sambil tersenyum.


Saat mendengar suara Ratu sekretaris Han merasa lega dan untuk pertama kalinya Ratu bisa melihat senyum sekretaris Han yang manis menurutnya.


"Ahhh...syukurlah kau sudah sadar, dasar gadis aneh baru bangun pingsan kau malah membicarakan aku," ucap sekretaris Han yang merasa aneh pada Ratu yang berbeda dengan gadis lainnya.


Ratu yang masih lemas dia pun hanya bisa tersenyum saja, dan sekretaris Han me.biarkan Ratu beristirahat sebentar di ruangannya, sedangkan dia harus pergi menemani tuan Randi ke ruang meeting karena ada meeting penting saat ini yang harus dia hadiri bersama tuan Randi.


Awalnya Ratu hendak bangkit dan mau ikut dengan sekretaris Han karena dia ingat pada peraturan yang diberikan sekretaris Han sebelumnya lagi pula dia juga tidak mau menambah hukumannya lagi, ini saja baru satu balikan dia sudah tepat bagaimana dengan hukumannya yang lain.


Namun sekretaris Han langsung melarangnya dan mengatakan pada Ratu bahwa dia harus tetap berada di ruangan ini dan beristirahat sampai keadaannya membaik dan pulih hingga dia kembali ke ruangan ini setelah meeting selesai.

__ADS_1


Ratu pun menurutinya dan dia kembali membaringkan tubuhnya di sofa.


__ADS_2