PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
HARI PERTAMA MASUK UNIVERSITAS


__ADS_3

sesampainya di ruangan randi ratu langsung saja menyimpan coklat panas itu dan kembali ke luar ruangan itu.


permisi tuan ini coklatnya, saya permisi (ucap ratu )


hmmm (jawab randi)


huh...dasar bos angkuh, jawabnya aja hmm..hmmmm...kaya orang gagu aja (ucap ratu berbisik namun masih bisa di dengar randi)


heh..bicara apa kau tadi? (tanya randi memastikan)


ahh....hehe..enggak bicara apa apa ko tuan, paling tadi cicak yang bunyi, permisi tuan (ucap ratu mengelak dan segera pergi)


kau pikir aku bodoh mana ada cicak bisa bicara dan menghinaku, lagipun kantor se mewah ini mana ada cicak (gerutu randi setelah ratu keluar ruangan)


ratu menghembuskan nafas lega setelah keluar dari ruangan itu dan dia segera kembali melakukan pekerjaannya, hingga beberapa saat berlalu kini waktu sudah menunjukkan saatnya pulang kerja, ratu segera memesan ojeg online dan bersiap siap bersama cici untuk pulang para karyawanpun satu persatu keluar dari gedung besar itu dan mengendarai kendaraannya masing masing, cici yang sudah di jemput oleh temannya sudah pergi dan tinggalah ratu sendiri masih menunggu ojeg online langganannya, tak lama yang ditunggu tunggu pun tiba dan dia segera naik ke atas motor.


...****************...

__ADS_1


sesampainya di rumah ratu langsung masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan dirinya lalu dia beristirahat di kamarnya sambil membaca buku pelajaran untuk mempersiapkan diri masuk universitas esok pagi


walaupun ratu tergolong anak yang pandai namun dia juga tidak bermalas malasan dan masih suka belajar sesekali untuk mengingat pelajaran yang pernah diterangkan oleh guru di sekolah.


...****************...


keesokan paginya ratu nampak bersemangat dia bangun pagi pagi sekali, selepas solat subuh dan membersihkan diri lalu bersiap siap pergi ke kampus ratu pergi ke meja makan dan sarapan berdua bersama mamah diva, setelah selesai ratu berpamitan seperti biasanya pada mamah diva dan tak lupa mamah diva memberikan bekal makan siang pada ratu karena dia tau bahwa mulai hari ini anak nya itu akan pergi pagi dan pulang sore karena harus kuliah dan bekerja paruh waktu.


dah mah, aku pergi dulu ya, jaga diri baik baik mah (teriak ratu)


sesampainya di kampus ratu nampak bahagia dan sumringah, dia berjalan perlahan masuk ke dalam kampus dan di perjalanan dia di hadang oleh steven.


heyyy...tu (sapa steven)


eh..hay ka, loh kok kaka ada di sini sih? (tanya ratu heran)


aku nerusin kuliahku di sini tu, kamu kuliah di sini juga ya (jawab dan tanya balik dari steven)

__ADS_1


ya begitulah ka hehe (jawab ratu)


oh ya tu, aku hanya ingin mengatakan kalo kontrak pacaran kita udah selesai mulai saat ini juga (ucap steven yang membuat ratu menjadi sedih)


hah...kenapa ka? (tanya ratu)


soalnya aku sudah punya pacar tu, dan aku juga sudah mengenalkannya pada orang tuaku (ucap steven dengan entengnya)


o..oh..iya ka, syukur deh kalo gitu....a...aku permisi duluan ya ka (ucap ratu gugup menahan sakit di dadanya)


ratu berjalan meninggalkan steven yang masih berdiri termenung di tempatnya, ratu pergi ke sudut kampus dan menitikan air mata yang ditahannya sejak tadi.


ya allah..kenapa hati ini sakit mendengar kenyataan dari ka steven, bukankah sejak awal aku tidak mencintainya, kenapa harus sesakit ini...(gumam ratu sambil menepuk nepuk dadanya)


lo gak boleh sampai menaruh rasa sama ka stev tu....lo harus buang semua itu jauh jauh, kayanya mulai sekarang aku harus menghindar dan menjauhi ka stev, dari pada nanti aku akan semakin terluka (ucap ratu pada dirinya sendiri)


setelah menguatkan dirinya ratu pun segera pergi menuju lapangan kampus karena mendengar pengumuman bahwa mahasiswa baru harus berkumpul di sana

__ADS_1


__ADS_2