
keesokan paginya ratu bangun lebih awal dan dia segera bersiap siap pergi ke kampus namun rasanya ada sedikit yang dia lupakan, hingga membuat ratu termenung lama setelah selesai sarapan.
eumm...ko kayanya ada yang kurang ya? (ucap ratu memikirkan sesuatu)
kamu kenapa nak ? (tanya mamah diva)
emm..enggak mah, cuman ratu kaya ngerasa ada yang kurang aja (ucap ratu)
tak lama ratu mulai ingat kalo dia belum mempersiapkan sedikitpun untuk peralatan mosh nya di kampus hari ini.
aduh.....ya ampun mah ratu lupa, sekarangkan hari pertama mosh di kampus dan ratu belum nyiapin barang barang nya sedikitpun....gimana ya mah? (ucap ratu sedikit panik dan bingung sambil menggigit ujung kuku jempolnya)
sudah sayang kamu tenang saja, lebih baik sekarang kamu segera pergi mungpung masih pagi dan siapkan semuanya di kampus nanti yah, hadapi setiap masalah jangan kabur (ucap mamah diva memberikan nasihat)
iya mah, mamah bener kalo gitu ratu berangkat dulu ya mah, assalmualaikum (ucap ratu berpamitan)
__ADS_1
waalaikumsalam (jawab mamah diva)
ratu sengaja tidak memesan taxi online dan memilih untuk berjalan sekalian ingin membeli beberapa peralatan untuk mosh nya hari ini ke warung yang tidak jauh dari rumahnya.
kebetulan sekali semua barang yang di cari ratu ada di warung itu, dan dengan telaten ratu langsung membuat sebuah tas dari kardus bekas dan membuat ikat pinggang dari dedaunan juga membuat kalung yang dihiasi dengan berbagai sayur dan buah, tapi ada satu yang belum yakni topi dari bola, karena di warung itu tidak menyediakan bola plastik, tak lama taxi online pesanannya datang tepat setelah ratu baru menyelesaikan semuanya, ratu pun segera masuk ke dalam taxi, dan di perjalanan ratu memanfaatkan waktu itu untuk memasang semua benda benda memalukan baginya, karena salah satu syarat dari seniornya kemarin adalah semua mahasiswa baru harus menggunakannya mulai dari saat masuk ke gerbang universitas, tak lupa ratu mengucir dua rambut panjangnya sedikit berantakan lalu memasangkan pita acak acakan karena di sana tidak ada cermin di tambah mobil dalam keadaan melaju membuat ratu sedikit kesulitan, tapi dalam situasi mendesak begini ratu tidak memperdulikan lagi penampilannya, yang terpenting saat ini baginya adalah melakukan semua perintah senior agar dia tidak kembali mendapat hukuman.
sesampainya di kampus ratu segera masuk ke dalam gedung bertingkat itu dan masuk ke kelas mosh nya, nampak di sebelah bangku tempat duduknya sudah ada dita teman barunya yang lebih awal datang ke kampus pagi ini, ratu langsung melambaikan tangan dan menyapanya.
ditaaaa (sapa ratu sedikit berteriak sambil berlari menghampiri dita)
iya tadi aku sedikit ada kendala (jawab ratu)
eh...tapi tunggu tunggu tu, lo kayanya ada yang kurang deh, dan ini apa apaan lo ngucir rambut aja udah kaya anak teka di kejar anjing (ucap dita sambil menutup mulutnya menahan tawa melihat penampilan ratu yang urakan)
huhf...(ratu menghembuskan nafas kasar)
__ADS_1
sudahlah dita kalo mau tertawa tertawa saja aki tidak apa, memang penampilanku urakan aku sudah tau semua ini karena aku yang tidak sempat mempersiapkan semua bahan bahan jadi aku harus membuatnya mendadak tadi pagi (ucap ratu terduduk lemas di bangkunya )
ya ampun ratuuuu.....lo kenapa bisa kaya gitu lo lupa atau gimana sih, ceroboh banget (ucap dita mengomel)
syutttt...jangan teriak teriak gitu dong dit, nanti kita jadi pusat perhatian tau (ucap ratu memperingatkan)
iya iya tapi lo buruan jawab (ucap dita penasaran)
hmmm jadi gini dit gue tuh kalu pulang kuliah kerja paruh waktu di salah satu perusahaan terbesar, makanya kemarin gue gak sempat beli apalagi nyiapin semuanya (ucap ratu jujur)
ya udah sih tenang aja, gue bawa 2 topi bolanya, noh buat lo satu, yang lainnya udah komplit kan ? (tanya dita sambil memberikan topi bola pada ratu)
wahhh...makasih ya dita zeyeng, lo baik dan pengertian banget sama gue (ucap ratu kesenengan dan segera mengenakan topi itu)
iya yang lainnya komplit ko (tambah ratu)
__ADS_1