PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
KE PERUSAHAAN ATMAJA


__ADS_3

beberapa saat kemudian ratu sampai di kediamannya dia pun segera turun dari taxi dan berlari penuh kegembiraan masuk ke dalam rumah sampai mengagetkan mamah diva yang tengah memasak untuk makan siang mereka.


mamah...ratu pulang (teriak ratu sambil memeluk mamah diva dari belakang yang tengah memasak)


astagfirullah...ratu kamu ini yah, ngagetin mamah aja, untung mamah gak jantungan (ucap mamah diva sambil mengelus dadanya)


ihhh...mamah jahat deh, masa istigfar gitu kaya yang liat hantu aja (ucap ratu merajuk)


hmmm..iya iya maafkan mamah ya, sudah jangan merajuk lagi, nanti cantiknya pudar loh (goda mamah diva sambil mengacak acak rambut ratu)


aduh mamah jail banget sih, ya udah de ratu mau mandi dulu ya mah dah (ucap ratu lalu segera masuk ke dalam kamar mandi)


hey...ratu..tunggu gimana dengan beasiswanya nak (teriak mamah diva namun tidak dijawab oleh ratu karena sudah masuk ke dalam kamar mandi)


mamah divapun hanya bisa menghela nafas panjang, sambil menggeleng gelengkan kepala melihat tingkah ratu, yang selalu membingungkan.


setelah hampir 1 jam mamah diva memasak akhirnya beberapa menu makananpun sudah siap dan mamah diva segera menatanya diatas meja makan dengan rapih, menu makan siang mereka kali ini sangatlah sederhana hanya beberapa potong tempe goreng, 3 buah ikan mas juga sayur asam kesukaan ratu.


setelah merapikan meja makan mamah divapun pergi menuju kamar untuk memanggil ratu.


tok...tok...tok...ratu, makanannya sudah siap mari kita makan (ucap mamah diva setelah mengetuk pintu)


oh...iya mah sebentar (jawab ratu kemudian tak lama pintu pun terbuka)


ratu berjalan bersamaan dengan mamah diva menuju meja makan dan mereka menyantap makanan bersama dengan penuh kebahagiaan walaupun hanya makanan sederhana tapi mereka begitu bahagia dan bersyukur atas apa yang tuhan karuniakan pada mereka.


di sela sela makan mamah diva kembali bertanya mengenai kuliah ratu.


ratu...bagaimana dengan ujian beasiswamu? (tanya mamah diva serius)

__ADS_1


oh..itu, tenang saja mah, semuanya aman, alhamdulillah ratu diterima dan mendapatkan nilai yang bagus, jadi selama ratu kuliah di sana, biayanya akan di tanggung oleh pihak kampus kecuali untuk masalah pribadi seperti buku dan lainnya, ya setidaknya itu meringankan untuk ratu (ucap ratu menjelaskan)


wahhh...anak mamah memang hebat dan pandai, selamat ya sayang, mamah akan selalu mendoakan mu nak, semangatlah dalam belajar (ucap mamah diva memberikan semangat dan dukungan)


iya mah, oh iya ada satu lagi kabar baik loh mah, sekarang ratu akan diwawancarai di perusahaan atmaja, terus di wawancaranya langsung sama ceo nya lagi, semoga saja ratu akan dinaikkan jabatannya hehe (ucap ratu sambil ke pd an )


iya aamiin, kamu ini pd banget sih (ucap mamah diva)


ratu hanya cengengesan dan melanjutkan makan sampai selesai, barulah setelah itu ratu berpamitan pada mamah diva dengan mencium punggung tangannya dan berlalu pergi dengan ojeg online pesanannya.


beberapa menit kemudian ratu sudah sampai di depan perusahaan pusat no 1 di kota itu, yang tak lain dan tak bukan adalah perusahaan Randi Atmaja anak tunggal keluarga atmaja, hanya saja ratu belum tau siapa itu atmaja sebenarnya.


setelah lama tertegun melihat kemewahan perusahaan itu, ratu pun mengucap basmallah lalu mulai melangkah masuk ke dalam kantor, pertama dia bertemu resepsionis.


permisi mba.....mau tanya kalau ruangan nya ceo di mana ya mba? (tanya ratu ramah)


maaf mba, saya ratu salsabila yang pernah melamar pekerjaan disini, dan saya di beri kabar oleh kepala cleaning service untuk menemui ceo di ruangannya saat ini juga (ucap ratu menjelaskan)


haha...calon ob aja belagu (ucap resepsionis itu)


maaf mba saya tanya di mana ruangan ceo (tanya ratu dengan nada suara yang tinggi)


kamu cari saja sendiri (ucap resepsionis itu)


ratupun menghela nafas panjang dan pergi untuk menanyakannya pada orang lain, tak sengaja ratu bertabrakan dengan sekretaris han.


brukkk... (mereka bertabrakan)


aduh...maaf ya pak...maafkan saya, saya benar benar tidak sengaja (ucap ratu sambil menunduk)

__ADS_1


iya tidak papa (jawab sekretaris bay kemudian hendak berlalu)


eh...pak tunggu pak (teriak ratu membuat sekretaris han menghentikan langkahnya tanpa menatap ke belakang)


apa? (tanya sekretaris han dingin)


ini manusia apa bukan sih, kaku banget (gumam ratu)


eummm begini pak saya mau bertanya dimana ruangan ceo atmaja? (tanya ratu)


sekretaris han yang mendengar nama tuan mudanya disebut dia yang tadinya enggan menatap wajah ratu, seketika langsung menatap ratu dengan tatapan dingin.


kamu..ada apa kamu ke sini dan mencari tuan atmaja? (tanya sekretaris bay)


kamu? maksud bapak apa ya?, apa sebelumnya kita pernah bertemu? (tanya ratu kebingungan karena dia lupa dengan wajah sekretaris han)


ah tidak, mari ikut saya nona (ucap sekretaris bay)


aneh (celetuk ratu pelan namun masih bisa di dengar oleh sekretaris bay)


tapi sekretaris bay hanya menggerutu saja di dalam hatinya saat mendengar ada orang yang berani menyebutnya aneh.


menarik, gadis ini berbeda sekali dengan gadis lain pada umumnya, berani sekali dia mengataiku aneh (gumam sekretaris bay)


merekapun berjalan bersamaan, dan ratu hanya mengikuti kemana saja langkah kaki bay di pijakkan, tidak ada percakapan selama di dalam lift maupun di perjalanan diantara mereka, bahkan ratu hanya berjalan sambil menunduk saja tidak berani menatap ke depan.


#****Author


hai hai readers kesayanganku, selamat membaca bab ini, ya semoga kalian senantiasa berbahagia dan sehat selalu, aku akan senantiasa mendoakan kalian, jadilah pembaca yang bijak ya, ambil setiap pelajaran dari semua cerita yang kalian baca, dan jangan lupa like, coment, rate and vote ya sebagai tanda dukungan kalian pada author**

__ADS_1


__ADS_2