PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
DIPERMALUKAN ASTRID


__ADS_3

setelah sampai di depan kelas seperti biasa steven bersikap manis dan berpamitan pada ratu.


by sayang selamat belajar (ucap steven sambil melambaikan tangannya)


sementara ratu sama sekali tak menghiraukannya dan malah langsung duduk di barisan meja paling ujung. Tak beberapa lama kemudian astrid datang dengan berlenggak lenggok dan wajah yang sombong dan angkuh, dia berjalan mendekati meja ratu, dan langsung memukul meja itu keras sampai semua mata menatap ke arah mereka.


heyyyy, wanita j****g bisa bisanya ya kau merebut steven dariku, heh semuanya dengarkan aku perlu kalian tau mengenai gadis culun ini, dia adalah babu sekaligus supir pribadiku, dan satu lagi dia adalah pelakor yang merebut ka steven dariku (ucap astrid dengan lantangnya dan gaya yang angkuh)


sontak semua orang membelalakan matanya mendengar ucapan yang keluar dari mulut astrid, sebagian dari mereka jelas mempercayai begitu saja ucapan wanita iblis itu karena melihat penampilan ratu yang culun dan sederhana seperti ini, memang selama masuk sma itu ratu selalu menyembunyikan identitas aslinya, walaupun dia adalah anak dari seorang presdir kaya raya, namun gaya hidupnya tak pernah royal sedikitpun, hidupnya semakin menderita saja setelah kepergian seli dan ayahnya.


semua orang menatap jijik pada ratu dan melemparkan gulungan kertas pada wajahnya sambil bersorak dan menghinanya habis habisan.


*huhhh, dasar cewek culun gak tau diri,


murahan


dasar bunglon, gayanya aja culun aslinya pelakor


huhhhhh, babu sialan emang*


(itulah sebagian kecil cibiran dari teman sekelas ratu, yang menancap tepat dihatinya)


walaupun begitu ratu terus tabah dan menahan emosinya dia langsung membuka novel dan membacanya sambil menunggu guru masuk ke kelas tanpa menghiraukan hinaan mereka.


tega sekali kau berbuat sekejam ini padaku astrid, setelah kau rampas semua milikku (gumam ratu menangis dalam hatinya)


tak berapa lama kemudian pak tedi selaku walikelas di kelas tersebut datang dan memberikan pengumuman bahwa minggu depan adalah waktunya ujian nasional murid kelas 3 sma, sontak semua murid menekuk wajahnya tanda tak suka dan memang anak sekolah benci ujian, tapi tidak dengan ratu yang nampak santai mendapat berita itu, karena dia sudah mempersiapkan semuanya dari jauh jauh hari.


ratu memang anak yang pandai sehingga dia tak khawatir sekalipun ada ujian mendadak.

__ADS_1


*assalamualaikum wr wb


anak anak sekalian silahkan kalian persiapkan diri dengan sebaik baiknya dan belajarlah dengan tekun karena minggu depan kita akan melaksanakan ujian nasional sebagai tahap akhir penilaian kalian di kelas 3 sma ini, dan untuk hari ini kalian pelajari saja kembali mata pelajaran yang kalian kurang paham.


sekian dari bapak, wassalamualaikum wr wb*


(pengumuman dari pak tedi)


wassalamualaikum wr wb pak (jawab semua murid serempak dengan wajah malas mereka)


setelah pak tedi keluar ruangan ratu berdiri dan beranjak pergi ke perpustakaan untuk menyiapkan diri di ujian nanti, dari pada dia harus duduk di kelas yang ada teman temannya akan terus mengihna ratu belum lagi astrid yang kejam itu.


baru saja ratu mau berjalan keluar kelas kakinya tersandung oleh kaki astrid dan dia langsung tersungkur ke lantai, semua orang tertawa terbahak bahak sambil memegangi perut mereka melihat penderitaan ratu.


sruuuttt....brukkkggg (suara ratu yang jatuh tersungkur ke lantai )


sesampainya di dalam perpustakaan ratu langsung duduk di kursi baca paling pojok, dia langsung duduk sambil menangis sesegukan karena malu juga sakit hati telah dipermalukan oleh astrid sampai separah itu.


tuhan kenapa harus aku yang mendapatkan semua penderitaan ini, bisakah aku bertukar posisi dengan orang lain, aku sakit ya tuhan hiks hiks hika...(gumam ratu sambil menangis tersedu sedu)


ratu terus mengusap kasar air mata yang jatuh ke pipinya secara kasar dan mulai mencari beberapa buku mata pelajaran yang kurang ia pahami, setelah mendapatkan buku yang ia cari ratu kembali duduk ke tempat semula, namun saat hendak duduk dia mendapati seseorang lelaki yang menduduki tempatnya itu, tanpa pikir panjang ratu langsung menegur orang tersebut.


ehmmmm, maaf ka ini bangku saya, bolehkan anda mencari tempat lain (ucap ratu mengusir secara halus pria di hadapannya)


itu di depanku masih ada bangku duduklah disana, bangku ini sudah aku duduki dan tak tak bisa dipakai oleh orang lain, paham! (ucap pria itu ketus)


ohhhh, tuhan ujian apa lagi ini, sial sekali aku harus bertemu pria sombong dan dingin ini (ucap ratu dalam hati)


dengan berat hati ratupun duduk di depan pria itu, karena hanya itulah bangku yang tersisa, kemudian ratu mulai membuka buku catatannya juga buku paket yang baru saja dia ambil, terlihat ratu belajar dengan tekun tanpa menghiraukan pria sombong yang mencuri curi pandang padanya, pria itu bertubuh tinggi kekar memakai sweater dan masker hingga ratu tak dapat mengenali wajah pria songong dihadapannya itu.

__ADS_1


tapi tiba tiba pria itu bertanya pada ratu yang sedang asyik membaca dan memahami pelajaran.


heyy, culun siapa namamu (ucap pria itu dengan nada yang sombong)


namun ratu tak menghiraukan ucapan pria itu dan terus saja menulis beberapa hal penting di buku catatannya sampai pria itu mengambil bolpoin yang sedang dipegang ratu secara paksa.


heyyy, aku bicara padamu apa kau tuli hah? (ucap pria itu sedikit membentak)


kembalikan bolpoinku (jawab ratu tak kalah jutek dan sinis)


jawab dulu pertanyaanku (ucap pria itu)


aku ratu, sini kembalikan (jawab ratu singkat)


eummm nama yang aneh, tak sesuai dengan penampilanmu yang culun dengan kacamata bulat itu (jawab pria itu sinis sambil memberikan bolpoin ratu)


sebenarnya kau ini siapa sih, hanya bisa menggangguku saja, sana pergi (ucap ratu kesal karena pria itu sudah menghina penampilan dan namanya)


tanpa berkata sedikitpun pria itu membuka maskernya dan mendekatkan wajahnya pada wajah ratu, sontak ratupun mendongakan kepalanya.


heyyyy, apa yang sedang kau lakukan menjauhlah dariku (ucap ratu sambil mendorong tubuh pria aneh menurutnya itu)


ahhhh, apa kau yakin masih tak mengenaliku (jawab pria itu sambil melipat kedua tangannya di dada)


dengar baik baik, aku tak mengenalimu dan tak mau mengenal laki laki sombong sepertimu paham (ucap ratu kemudia segera bergegas dari perpustakaan itu)


sementara pria itu hanya tersenyum sinis dan kembali memakaikan maskernya lalu berjalan mengikuti ratu dari belakang, ratu yang merasa ada yang mengikuti langkahnya langsung berbalik kebelakang dan melihat pria aneh itu lagi sedang berjalan mengikutinya.


ya ampun mau apa pria aneh itu mengikutiku, tuhan ku mohon lindungi aku (gumam ratu yang mulai takut dan berpikiran macam macam)

__ADS_1


__ADS_2