
setelah berada di depan ruangan ceo, ratu nampak gugup dan malah diam membeku, tidak mengikuti sekretaris bay yang sudah masuk duluan.
aduh...kenapa ya, ko perasaanku jadi gak enak gini, tapi ya sudahlah lagian semuanya sudah ada di depan mata (gumam ratu setelah memantapkan dirinya lalu melangkah masuk ke dalam ruangan)
tapi betapa kagetnya ratu saat dia masuk ke dalam dan melihat sesosok pria yang dia kenal tengah duduk di bangku kebesaran ceo atmaja, ratu nampak syok dan kebingungan, namun dia masih bisa menetralkan perasaannya.
hah.....apa apaan ini, kenapa lo ada di sini hah? dasar orang gak tau diri ngapain lo duduk di kursi kebesaran ceo atmaja, wah keterlaluan loh malah cengengesan lagi (ucap ratu sambil menggebrak meja dan hendak mengusir randi)
namun untungnya, sekretaris han segera menahan ratu dan menyadarkannya.
maaf nona, sepertinya anda tidak tau ya, kalau tuan randi adalah ceo di perusahaan ini (ucap sekretaris han)
hah?......apa? C...E...O (ucap ratu gugup)
betul nona (ucap sekretaris han membenarkan)
seketika itu kaki ratu menjadi lemas dan tubuhnyapun ambruk terjatuh ke lantai, namun untung saja sekretaris han sigap langsung menangkapnya hingga ratu tidak benar benar menyentuh lantai dengan tersungkur.
aduhhh...bagaimana dengan nasibku, ya allah tolong lindungi aku (gumam ratu)
kenapa kau gadis gila, sudah puas kau menghina calon bosmu sendiri hah? (ucap randi berdiri sambil berkacak pinggang di depan ratu)
__ADS_1
a...a..anu, maafkan saya tuan muda, saya benar benar tidak tau kalau anda ternyata...(ucap ratu meminta maaf sambil kembali berdiri dan menangkupkan kedua tangannya)
ternyata apa? CEO (ucap randi memotong ucapan ratu)
i..i..iya ...tu..tuan (jawab ratu menunduk)
bagus kalau kau sudah tau siapa saya, dan akan saya tagaskan lagi, saya randi atmaja CEO perusahaan pusat atmaja, sekaligus pewaris tunggal kekayaan atmaja, meminta kamu datang kemari tadinya untuk menerimamu menjadi wakil sekretaris pribadiku, untuk menggantikan sekretaris han yang mulai sibuk, dan kau juga aku perbolehkan bekerja dari pukul 13.00 setelah jam makan siang sampai sore waktu pulang kantor, dengam gaji yang menjanjikan tentunya (ucap randi sambil berjalan duduk kembali ke kursinya)
terimakasih banyak tuan saya pasti ak....(ucapan ratu terpotong kembali oleh randi)
syuttttt, tidak ada yang mengijinkanmu berbicara, tapi semua itu sekarang sudah sirna, kau tidak akan aku terima kerja di sini sebagai apapun, karena kau sudah beraninya menghinaku seperti tadi paham! (ucap randi dengan nada suara yang tinggi dan membentak)
hmmm...maafkan saya tuan saya benar benar menyesal, tolong terima saya untuk bekerja di sini, saya mohon tuan, saya sangat membutuhkan pekerjaan ini untuk kelanjutan hidup saya, tuan saya mohon (ucap ratu sambil berjalan mendekati randi memasang wajah memelasnya sambil memegang kedua tangan randi dan menempelkannya ke jidatnya)
ratu pun berjingkrak jingkrak ria sambil kembali menyalimi tangan randi dan mengucapkan banyak terimakasih, begitu juga pada sekretaris han, lalu dia segera keluar dan menemui kepala cleaning service untuk meminta pakaian ob, setelah mendapatkan seragam ob, ratu segera menggantinya dan mulai bekerja saat itu juga, tentu di hari pertama bekerja ratu begitu antusias dan semangat mengerjakan semua pekerjaan nya, mulai dari mengelap meja, membersihkan kaca, membuatkan kopi untuk para karyawan juga pekerjaan lainnya.
...****************...
waktu terus berlalu, kini tibalah saatnya waktu pulang kantor dan haripun sudah mulai gelap ratu melihat jam tangan kecil yang melingkar di pergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul 17.30
alhamdulillah pekerjaan hari ini lancar, aku juga gak terlalu capek, waktunya pulang...(ucap ratu lalu mengganti pakaiannya)
__ADS_1
semua karyawan juga temen temen ob ratu semuanya sudah pulang hanya tinggal 2 satpam di depan, sekretaris han dan randi yang belum pulang, ratu berjalan hendak keluar gedung namun langkahnya terhenti saat mendengar seseorang memanggilnya.
heyyyy.....ob baru (teriak randi)
aduh...ko aku kaya kenal ya sama suaranya (ucap ratu pelan sambil membalikkan badan)
ehhh..tuan, sekretaris han, ada apa? (tanya ratu polos)
mau kemana kamu hah? (tanya randi judes)
saya mau pulang tuan kan sudah jam pulang kantor (ucap ratu)
siapa yang ngijinin kamu pulang hah, mulai sekarang sebelum saya pulang kamu tidak boleh pulang, paham! (ucap randi lalu berjalan hendak masuk ke dalam lift menuju ruangannya bersama sekretaris han)
loh..loh..tapi kan tuan, saya hanya ob di sini dan ini juga sudah waktunya pulang, jadi saya harus pulang dong tuan randi atmaja yang ganteng dan baik hati (ucap putri sambil menekankan kalimat ganteng dan baik hati namun dengan wajah yang jutek)
apa....kamu gak terima, ya udah kalo gak terima kamu saya pecat sekarang juga (ucap randi)
ahahaha...enggak tuan gak papa, oke oke saya mau ko, mau banget pulangnya nungguin sampai tuan pulang hehe, jangan pecat saya ya (ucap ratu sambil menampakkan senyum palsunya)
oke, sekarang kamu buatkan saya kopi dan antarkan ke ruangan saya (ucap randi lalu melanjutkan langkahnya diikuti sekretaris han)
__ADS_1
eughhhh...gedek deh gue punya bos kaya gini ( ucap ratu pelan sambil mengangkat tangannya saat randi berjalan masuk ke dalam lift)
ratu pun segera kembali ke dapur lalu membuatkan 2 buah kopi untuk sekretaris han dan randi, setelah selesai ratu mengantarkannya ke ruangan ceo, saat sudah sampai di depan ruangan randi, ratu segera mengetuk pintu sampai terdengar suara randi yang menyuruhnya masuk, ratu pun segera masuk dan menaruh kopi itu di meja kerjanya, sementara ratu berdiri di samping sekretaris han yang tengah duduk sambil memeriksa beberapa berkas dengan randi.