
Ratu yang merasakan kepalanya disentuh seseorang perlahan diapun terbangun dan mengerjapkan matanya menatap lekat ke arah mamah Diva sambil tersenyum.
"*E*umm..mamah udah siuman ?," tanya Ratu.
"*Iy*a sayang mamah udah baik baik aja ko," jawab mamah Diva.
"*Y*a sudah kata dokter kalau mamah sudah merasa sehat kita bisa pulang, mamah mau pulang sekarang atau mau dirawat dulu satu hari biar bener bener sembuh total ?," tanya Ratu.
"*M*amah mau pulang aja Ratu, lagian di sini suasananya gak enak," ucap mamah Diva.
"*Y*a udah mamah tunggu di sini dulu ya, Ratu mau cuci muka hehe," ucap Ratu lalu pergi ke kamar mandi.
Sementara mamah Diva tengah bersiap siap, dan membereskan beberapa barang yang sempat Ratu bawa.
Tak lama Ratu kembali menemui mamah Diva dan memapahnya berjalan keluar dari rumah sakit dan menunggu taxi online pesanannya, tak di sangka saat tengah menunggu taxi Ratu melihat mobil Steven melaju ke arahnya.
"*E*h...itu kaya mobilnya ka Stev deh, tapi masa iya ka Stev ke sini ngapain?, atau jangan jangan ada yang sakit?," gumam Ratu bertanya tanya.
Tak lama mobil tersebut berhenti tepat di depan Ratu dan benar saja yang keluar dari mobil itu adalah Steven, tapi yang lebih mengejutkan lagi bukan hanya Steven yang keluar dari mobil tersebut, Astrid juga ada di sana.
"*E*h...Ratu, bu Diva, sedang apa kalian di sini," tanya Steven ramah.
__ADS_1
"*C*ihh..jangan sok ramah kau Steven, sama sama penghianat aku benci melihat mereka," gumam Ratu yang muak melihat Steven bergandengan bersama Astrid.
"*K*ami baru saja memeriksa kondisi ibu, nak Steven," jawab mamah Diva.
"*O*h..memangnya ibu sakit apa?," tanya Steven lagi.
"*Ti*dak ada mamah hanya kecapean dan kalian jangan sok perhatian dengan kami, dan satu lagi jangan sok baik dan ramah dengan ku, aku sudah tau kebusukan kalian," ucap Ratu lantang.
Di saat yang tepat taxi mereka datang, tanpa mendengar jawaban dari Steven dan Astrid Ratu langsung membawa mamah Diva masuk ke dalam taxi dan meninggalkan mereka begitu saja.
Astrid hanya tersenyum licik menatap kepergian Ratu dan ibu kandungnya yang dia abaikan.
"*L*oh...kok Ratu ngomong gitu sih, apa jangan jangan dia udah tau yang sebenarnya terjadi," gumam Steven.
"*H*mm..ayo," jawab Steven.
"*R*atu seandainya kamu tau, sampai saat ini aku masih mencintaimu, bahkan tanpa sempat aku mengatakannya aku harus mengubur semua cinta itu dalam dalam karena keadaan, andai kamu tau Tu, aku terjebak dalam situasi yang membingungkan hingga harus meninggalkanmu yang baik dan mendapatkan Astrid yang jahat," gumam Steven.
Merekapun berjalan masuk ke dalam rumah sakit untuk menjenguk ayah Steven yang tengah sakit parah.
Itu juga yang menjadi alasan Steven mau tidak mau harus menjadi kekasih Astrid.
__ADS_1
#FLASBACK.
Beberapa bulan kebelakang setelah Steven mengantarkan Ratu dan mamah Diva ke rumah sewaan yang sudah dia bayar semuanya selama satu tahun, Steven pun pulang ke rumahnya dan betapa kagetnya dia saat melihat ibunya tengah menangis histeris dan berteriak meminta tolong, Steven segera menghampiri ibunya dan melihat ternyata ayahnya sudah tergeletak tak sadarkan diri, Steven segera membawa ayahnya ke rumah sakit dan setelah di periksa oleh dokter, ternyata ayahnya mengalami serangan jantung yang hebat dan ternyata ayahnya juga mengidap kanker otak stadium akhir, maka dari itu untuk menyembuhkan ayahnya dokter menyarankan untuk segera melakukan operasi.
Tanpa pikir panjang Steven dan ibunya setuju untuk melakukan operasi itu, hingga beberapa jam berlalu operasi pun berjalan lancar dan berhasil, namun ayahnya masih belum sadarkan diri.
Karena penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada ayahnya itu, Steven pun menanyakan semuanya pada ibunya.
"*B*u..apa yang sebenarnya terjadi, sampai ayah bisa seperti ini?," tanya Steven.
"*P*erusahaan kita bangkrut Stev, ayah mu tertipu oleh seorang investor besar yang menjanjikan melipat gandakan uang, ayahmu diam diam memberikan semua saham kita pada orang itu hiks hiks...namun nyatanya kita di tipu habis habisan,.....sekarang kita tidak punya apa apa lagi selain rumah itu semua tabungan mamah dan kamu pun sudah digunakan untuk biaya ayah selama dirawat dan oprasi," ucap ibunya Steven.
Steven tak mampu berkata kata lagi saat mengetahui kenyataan pahit yang menimpa keluarganya, dia yang dulunya adalah seoarang miliader kaya raya, kini harus jatuh miskin seketika.
Saat itu Steven sangat frustasi dan bingung harus berbuat apa untuk membiayai kehidupannya juga biaya rumah sakit ayahnya yang sampai saat ini masih dalam keadaan kristis.
Tak sengaja Steven bertemu dengan Astrid dan entah dari mana Astrid bisa tau kalau saat ini Steven tengah bangkrut dan sangat membutuhkan uang, Astrid menawarkan perjanjian diantara mereka yang menguntungkan satu sama lain, Steven yang sudah gelap mata tidak mampu berpikir lagi dia langsung saja menyetujui dan menandatangani perjanjian itu.
Isi perjanjian itu adalah, Astrid akan mengembalikan semua kekayaan Steven bahkan beserta perusahaannya dari penipu itu asalkan Steven mau menjadi pacar dan menikah dengannya.
#FLASBACK OFF.
__ADS_1
Itulah alasannya kenapa saat masuk kuliah waktu itu Steven sudah berpacaran dengan Astrid, Ratu memang tidak tau tentang semua ini karena itu juga merupakan ancaman dari Astrid agar Steven tidak memberitau siapapun masalah perjanjian kontrak mereka bahkan Steven merahasiakan semua itu dari kedua orang tuanya.
Sampai saat ini ayahnya sudah membaik namun masih tetap di rawat jalan dan terus di biayai oleh Astrid, bukan hanya itu Astrid juga menepati janjinya, kini perusahaan yang sudah menjadi milik orang asing sudah kembali berbalik nama menjadi milik keluarga Steven lagi, dan saat ini pula perusahaan itu di kelola oleh Steven dan orang kepercayaannya.