PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
KETAHUAN


__ADS_3

ratu tertegun mendengar penjelasan dari aldi kalo ternyata dia sudah membangunkan macan yang tengah tertidur.


haduh...bagaimana ini, aku yakin ka doni dan teman temannya akan membuat perhitungan padaku karena telah mengganggunya (gumam ratu ketakutan sampai tangannya bergetar)


heh...gadis bar bar kenapa kamu gemetar, kamu takut ya sama si doni haha...(ejek zidan)


diam...sembarangan aja lo kalo ngomong (bentak tasya pada zidan)


ups...aduh aku keceplosan kan (gumam ratu sambil menutupi mulut dengan kedua tangannya)


waw.....baru kali ini gue liat ada seseorang yang berani ngomong se kasar itu sama lo zid, apa kalian udah saling kenal sebelumnya? (tanya aldi menyelidik)


ya.. (jawab zidan)


gak (jawab ratu sedangkan mereka menjawab bersamaan)


emmm..mana yang bener iya apa enggak hah? (tanya aldi lagi)


iya aku kenal dengan ka zidan jauh sebelum masuk ke universitas ini (ucap ratu jujur sambil tertunduk lesu)


wow...pantes aja gue ngerasa zidan selalu memperhatikan lo (ucap aldi)

__ADS_1


siapa.....gue gak merhatiin dia (ucap zidan memotong)


oke..oke...dimana kalian bisa saling kenal? (ucap aldi bertanya lagi)


lo gak perlu tau di (jawab zidan dingin)


emang kenapa sih (ucap aldi tak terima)


maaf ka aku permisi ya, mau cari lagi tanda tangan yang lain (ucap ratu yang memilih menghindar dari mereka semua)


eits...tunggu!, lo gak mau minta tanda tangan gue dan aldi? (ucap zidan bertanya sambil menghalangi jalan ratu)


sini buku lo (ucap zidan)


ratu pun memberikan bukunya, dan zidan segera menandatangani begitu juga dengan aldi, sementara ratu hanya berdiri membeku.


loh...mereka ko main tanda tangan aja lagian aku juga gak minta tanda tangan mereka, aneh tapi gak papa lah aku jadi udah punya 3 tandatangan dan tinggal 2 lagi yes...(gumam ratu kesenengan)


woyyy...cewek bar bar kenapa lo senyum senyum sendiri? (bentak zidan)


a..apa?

__ADS_1


gue gak senyum, udah sini bukunya, makasih (ucap ratu lalu segera berlari pergi)


zidan sedikit menyunggingkan senyumnya saat melihat ratu pergi dengan gugup.


kenapa dia harus menggemaskan sekali, bahkan oma saja sangat menyayanginya (gumam zidan)


aldi terus saja memperhatikan zidan yang menyunggingkan senyumnya sambil menatap kepergian ratu.


ekhemmm....ekhemmm....gue rasa ada yang lagi jatuh cinta nih (ucap aldi menggoda zidan)


apaan sih lo di, berisik (ucap zidan lalu pergi meninggalkan aldi)


ya elah...gue di tinggal lagi dahhh (ucap aldi pasrah)


ratu pergi ke kelas lain dan meminta tandatangan dari ketua kelas berikutnya, tak lama dia pun sudah mendapatkan 4 tandatangan sedangkan semuanya harus ada 5, tinggal satu lagi tandatangan yang dia butuhkan agar dia tidak menerima hukuman.


aduh....gimana ya, ini satu lagi, tandatangan steven, aku kira mendapatkan tandatangannya akan sangat mudah, tapi ternyata semua itu kini terbalik, kenapa sih...kenapa ka steven yang aku puja puja malah bersama orang yang sangat aku benci hiks..hiks...(gumam ratu sambil melamun hingga tak terasa butiran bening jatuh dari matanya)


dita yang baru saja selesai mendapatkan semua tandatangan menatap temannya tengah duduk sendirian di samping lapangan sambil melamun, hingga membuat dita segera menghampirinya.


lah....itu ratu, dia kenapa kaya lagi nangis (guamam dita sambil berlari menghampiri ratu)

__ADS_1


__ADS_2