PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
MAKANAN KESUKAAN MAMAH DIVA


__ADS_3

ratu berjalan ke luar kantor sambil menunggu taxi online yang sudah dia pesan sebelumnya lewat aplikasi, dia sama sekali tidak menyadari bahwa orang yang baru saja di tabrak tadi adalah sekretaris han, bawahannya randi orang yang sangat ieu benci, dan dia juga tidak menyadari bahwa perusahaan yang dia harapkan agar menerima lamaran kerjanya adalah perusahaan milik atmaja grof yang tak lain adalah randi sebagai ceo nya, sepertinya mereka memang ditakdirkan untuk bertemu.


tak lama taxi yang dia tunggu tunggu pun tiba dan ratu segera masuk ke dalam taxi itu.


ke cafe ceria ya pak (ucap ratu pada sang supir taxi)


beberapa saat di perjalanan ratu telah sampai di depan cafe ceria, dia segera turun dan masuk ke dalam cafe pelangi lalu memesan makanan kesukaannya yakni sepageti telur mata sapi ekstra pedas, karena ratu merasa hari ini dia cukup lelah hingga membuat nafsu makannya bertambah tak segan segan ratu menghabiskan 2 porsi spageti itu lalu dia memesankan juga ikan gurame manis untuk mamah diva karena ratu tau mamah diva sangat menyukai ikan gurame bumbu manis, karena saat dulu ratu dan bi ani sering memasak menu tersebut bila mamah diva memintanya, terbesit senyum kecil di wajah ratu saat dia memesan menu tersebut, setelah beberapa saat menunggu akhirnya menu gurame untuk mamah diva sudah jadi, ratu langsung membayar semuanya pada kasir dan dia langsung melenggang pergi meninggalkan cafe tersebut, sebelumnya tasya pergi menaiki ojeg karena kebetulan di sekitar cafe tersebut banyak ojeg yang sedang mangkal, 25 menit di perjalanan akhirnya ratu sampai di dekat rumahnya dan meminta tukang ojeg itu untuk berhenti di pinggir jalan yang dekat dengan apotik, setelah turun seperti biasa ratu memberikan ongkos dan segera berjalan masuk ke dalam apotik dan membeli obat untuk mamah diva barulah dia berjalan menuju kediamannya yang lumayan dekat dari jaraknya saat ini, beberapa saat kemudian ratu sampai di kontrakan yang bisa di bilang cukup elit untuk kalangan ratu saat ini yang sedang kesulitan ekonomi, ratu mulai membuka sepatunya dan mengetuk pintu sambil mengucapkan salam.


tok...tok...tok...assalamualaikum, mah ratu pulang (ucap ratu berdiri di depan pintu menunggu mamah diva untuk membukanya)


sebentar (teriak mamah diva)


tak lama pintupun terbuka dan nampaklah wajah mamah diva dengan senyum yang menghiasi wajahnya.


ratu sengaja menyembunyikan ikan gurame yang tadi dia beli di belakang tubuhnya dan masuk ke dalam rumah.


mah...mamah pasti belum makan siang kan....sinih de mah ratu udah beliin makanan kesukaan mamah loh (ucap ratu sambil berjalan ke meja makan dan menaruh ikan gurame bumbu manis di atas piring)

__ADS_1


tada.....bakar gurame manis kesukaan mamah....ayo dimakan mah setelah itu mamah makan obat nya ya, ini ratu juga sudah belikan obatnya, insyaallah cukup untuk 1 bulan ini (ucap ratu sambil memberikan kontong kresek berisi obat tambah darah)


ya ampun sayang, terimakasih ya kamu sudah repot repot belikan mamah semua ini, kamu memang anak yang baik hati dan solehah, semoga kebahagiaan selalu menyertaimu nak (ucap mamah diva sambil mengusap lembut tangan ratu)


iya mah, aamiin sekarang mamah makan dulu ya, ratu mau solat dzuhur dulu (ucap ratu kemudian masuk ke dalam kamar mandi untuk mensucikan diri dan segera melaksanakan solat dzuhur di kamarnya)


setelah melaksanakan solat ratu segera mencuci pakaian lalu menjemurnya di penjemuran yang ada di belakang rumah, lalu dia kembali masuk dan duduk di ruang depan sambil menonton siaran tv kesukaannya, mamah diva yang sudah selesai makan dan solat diapun menghampiri ratu dan duduk tepat di sebelahnya.


merekapun menonton siaran tv bersama sambil sesekali tertawa karena yang mereka tonton adalah komedi di tv, ratu tampak begitu bahagia bersama mamah diva hanya karena melihat serial komedi di tv, memang kebahagiaan itu sederhana, buktinya mamah diva bersama anaknya astrid yang rela melakukan segala cara untuk mendapatkan harta demi kebahagiaan namun nyatanya mamah diva tidak mendapatkan kebahagiaan karena semua itu, justru malah penderitaan yang dia dapat dan dia harus berpisah dengan anak kandungnya yang justru malah gila akan harta duniawi, sementara saat ini dia harus hidup sederhana kembali seperti nasibnya dulu sebelum mengenal ayah ratu, tapi dia tetap mendapatkan kehangatan, kasih sayang dan kebahagiaan yang teramat besar, walaupun hidup bersama ratu anak angkatnya dengan semua materi yang terbatas dan sederhana.


lama ratu dan mamah diva duduk sambil tertawa di kursi depan sampai akhirnya mamah diva merasa lelah tertawa dan memilih untuk pergi beristirahat ke kamarnya, sementara ratu masih asik tertawa sendiri sampai acara komedi di tv berakhir dan ratu mulai merasa bosan akhirnya dia memilih untuk membuka ponselnya dan betapa terkejutnya dia saat melihat begitu banyak panggilan masuk dari zidan.


karena merasa khawatir, ratupun menelpon balik zidan dan tak lama sambunganpun terhubung.


hallo ada apa kau menghubungiku sejak tadi? (tanya ratu jutek)


kenapa kau tidak ke rumahku, apa kau lupa kalau kau itu masih bekerja padaku hah? (ucap zidan sedikit berteriak di sebrang telpon)

__ADS_1


ahhh..iya maafkan aku tuan aku memang lupa, belum lagi aku sudah tidak minat bekerja di tempatmu, karena aku sudah mendapatkan pekerjaan lain yang lebih layak untukku (jawab ratu simple)


apa......semudah itu kah? lalu bagaimana dengan oma yang sudah menyukaimu, dia hanya ingin kau yang merawatnya tu (ucap zidan)


eummm....kau tenang saja tuan, aku akan tetap berkunjung ke sana dan merawat oma tapi bukan untuk bekerja, tapi karena aku menyayangi oma dengan tulus (ucap ratu, tanpa dia sadari kalo sedari tadi zidan melodspiker ponselnya agar terdengar oleh oma yang ada di sampingnya)


oma yang berada di samping zidan kala itu langsung tersenyum sumringah mendengar ucapan ratu yang begitu tulus menyayanginya bahkan dia rela mengurus oma tanpa di bayar.


ratu....sayang apa kau mau kemari sekarang, oma sangat merindukanmu nak (ucap oma tiba tiba yang membuat ratu kaget mendengarnya)


oma....apa ini benar oma? (tanya ratu kaget)


iya sayang ini oma (ucap oma lagi)


eumm...baiklah oma, ratu ke sana sekarang, ratu juga sangat merindukan oma, kalo gitu ratu tutup telponnya ya oma....assalamualaikum (ucap ratu lalu langsung menutup telponnya setelah mendengar jawaban oma)


ratu segera bergegas bersiap siap lalu membangunkan mamah diva sejenak untuk meminta izin dan setelah mendapatkan izin ratu langsung berangkat ke rumah zidan menggunakan taxi online yang sudah dia pesan.

__ADS_1


**buat readers yang butuh temen curhat atau mau berbagi pengalaman sama author, kalian bisa follow dulu akun author ya biar kita bica chatingan, dan bisa ngobrol sepuasnya dengan benas, aku bakal selalu ada waktu ko buat para readers, semua komenan atau chat dari kalian akan aku balas sesempatnya, oke**


__ADS_2