
sesampainya di rumah ratu memilih untuk istirahat sejenak dengan duduk bersandar di sofa depan sambil meminum air putih yang dia bawa sejak tadi, dan kebetulan saat dia pulang mamah diva sudah berada di rumah lebih dulu dan kini tengah memasak untuk makan siang, setelah beberapa menit beristirahat ratu pergi mandi dan bersiap siap memakai seragam ob, untuk bekerja di perusahaan atmaja group, setelah dirasanya sudah rapih dan wangi ratu pergi ke dapur dan menyantap makan siang bersama mamah diva, setelah selesai makan ratu berpamitan seperti biasanya dan pergi menemui ojeg online yang sudah dia pesan sebelumnya, mamah diva melambaikan tangannya begitu juga dengan ratu, setelah motor yang ditumpangi anaknya sudah pergi jauh mamah diva kembali masuk ke rumah dan mulai membersihkan seisi rumah seperti biasa.
sementara ratu yang baru saja sampai di perusahaan atmaja tepat pukul 11.30, ratu turun dan membayar ongkos baru masuk ke dalam perusahaan yang agak sepi karena orang orang masih berada di luar melakukan aktivitas makan siangnya, ratu masuk ke dapur tempat para ob berada, ratu bisa sedikit santai karena jam istirahat masih 30 menit lagi, diapun duduk menunggu teman teman ob shif siangnya yang belum datang, tak lama adzanpun berkumandang dan ratu pergi untuk mencari mushola di perusahaan itu, kebetulan saat dia kebingungan mencari mushola dia bertemu dengan temannya yang sama sama ob di sana.
eh..ci..cici (teriak ratu memanggil teman barunya yang umurnya 3 tahun lebih tua dengannya)
ada apa tu ? (tanya cici)
ci kamu tau gak mushola di mana, aku mau solat nih (ucap ratu menanyakan maksudnya)
oh..mushola, yuk aku antar, tempatnya di ujung (ucap cici sambil berjalan mendahului ratu untuk menunjukkan jalan)
tak lama sampailah ratu di depan sebuah mushola yang amat kecil dan berada di pojok ruangan antara ruangan yang lain, bahkan tampatnya lebih mirip seperti gudang kosong yang hanya di beri karpet sajadah di lantainya.
ci...ini beneran musholanya? (tanya ratu tak habis pikir)
__ADS_1
iya..aku juga kadang suka solat di sini tu (ucap cici)
ko aku ngerasa aneh ya ci, masa sih perusahaan sebesar dan semewah ini, musholanya kumuh, kecil, sempit dan gak ada apa apanya gini, bahkan mukena aja gak ada (ucap ratu)
ya..jangan aneh lah namanya juga orang kaya, memang mereka lebih mengedepankan dunia di banding akhirat, udah sana kamu solat keburu nanti para karyawan datang terus ngeliat kaca atau lantai masih kotor kita bisa dimarahin bos (ucap cici memperingati)
hmmm..iya ci, makasih ya udah nganter aku (ucap ratu sambil melepas sepatunya)
iya sama sama, aku pergi dulu ya (ucap cici berpamitan)
setelah selesai melaksanakan salat dzuhur ratu kembali ke dapur menyimpan tas di lokernya lalu mengambil pembersih kaca beserta kemoceng, dia pun mulai membersihkan kaca pintu utama di depan resepsionis, setelah selesai ratu mulai membersihkan lantai dan mengeringkannya lalu mulai mengelap meja tamu, kursi dan dinding yang sedikit berdebu, setelah tugas bersih bersihnya selesai tak lama para karyawan kembali ke posisinya masing masing dan akan mulai bekerja kembali, sementara ratu beristirahat di dapur sambil menyeduh sebuah coklat panas kesukaannya untuk mengembalikan energi dan semangat di tubuhnya.
tapi sialnya baru saja ratu beres menyeduh coklat panasnya eh si cici tiba tiba datang sambil lari terburu buru menghampiri ratu sampai membuat ratu kaget dan coklat panas itupun jatuh ke lantai.
ratu...ratu...(teriak cici)
__ADS_1
bruk...ahhhhh( gelas berisi coklat panas jatuh karena cici menepuk pundak ratu)
yahhhh..cici...lo kenapa sih ngagetin gue, jadi jatuhkan coklat gue...hiks hiks (ucap ratu sambil meratapi coklatnya yang raip)
huh..udahlah jangan so sedih drama gitu, mending sekarang lo cepetan ke ruangan ceo tadi dia nyuruh gue buat manggil lo ke sana, cepet...(ucap cici tergesa gesa)
huh..iya iya, menyebalkan sekali sih, tuh sekalian tolong kamu beresin ya, pecahan kaca sama tumpahan coklatnya, aku pergi dulu bye (ratupun pergi ke ruangan randi)
ya elah tu..tu kalo bukan temen lo gue jitak juga,malah nyuruh ke gue lagi, baru juga mau istirahat (gerutu cici)
ratu pun pergi menuju ruangan ceo randi, di perjalanan ratu sudah merasakan tidak enak hati karena dia tau mau apapun itu jika bertemu manusia sombong seperti randi pasti akan memancing emosi, dan menguras kesabarannya.
****author
hai hai readers jangan lupa like, dan ikutin lapak author ya****
__ADS_1