PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
DI RESTORAN


__ADS_3

mobil yang dikendarai steven terus melaju dengan kecepatan sedang hingga 5 menit kemudian mobilnya berhenti di sebuah restoran mewah nan megah, ratu mengerutkan dahinya dengan ekspresi wajah yang sangat kecut dan sesekali merotasikan bola matanya sebagai tanda tidak menyukai tindakan yang di lakukan steven padanya.


ayo turun (ucap steven sambil beranjak turun duluan lalu berjalan memutar dan membukakan pintu mobil untuk ratu)


ratupun keluar dengan wajah yang masih jutek, judes dan masam tak enak di pandang.


ka....seharunya kakak jangan bersikaf berlebihan padaku....kita hanya pasangan kontrak bukan pasangan beneran...aku risih dengan sikap kakak belakangan ini, dan satu lagi kebaikan kakak padaku yang sudah menyewakan kontrakan itu....tenang saja aku akan segera menggantinya setelah aku mendapatkan pekerjaan nanti....ya walaupun dengan cara mencicilnya (ucap ratu jutek)


sementara steven hanya menatap ratu serta mendengarkan ocehan ratu itu dengan tersenyum manis yang menghiasi wajah tampannya.


ka...apa kakak mendengarkanku? (tanya ratu sambil membentak)


sudahlah ayo kita masuk aku sudah lapar (ucap steven sambil menarik tangan ratu dan merekapun masuk ke dalam restoran itu)


di sana steven memilih meja yang dekat dengan kaca di samping kanan hingga mereka bisa menikmati makanan sambil sesekali melihat pemandangan jalanan kota yang mulai dipadati kendaraan.


pelayan datang dan menyapa ratu juga steven dengan ramah lalu menanyakan pesanan apa yang akan di pesan ratu dan steven.


permisi tuan nona....silahkan melihat lihat menu di resto kami....(ucap pelayan resto sambil memberikan buku menu)

__ADS_1


steven segera mengambil buku menu itu lalu melihat lihat menu yang ada hingga dia memutuskan untuk memesan beberapa menu di sana


eummm mba saya pesan 2 steak plus kentang goreng juga lemon tea untuk minumnya (ucap steven dan segera di catat oleh sang pelayan)


nonanya mau pesan apa? (tanya pelayan pada ratu)


saya tidak mau pesan apa apa (jawab ratu jutek)


steven yang paham akan kondisi ratu dia pun segera meminta pelayan untuk pergi lagipun steven tadi sudah lebih dulu memesan makanan untuk ratu dengan menu yang sama dengan dirinya, karena steven sudah menyangka kalo ratu pasti tidak akan memesan makanan.


huh...dasar rakus ......tadi pagi dia sudah sarapan sekarang masa makan lagi...pantas saja badannya segede gitu (gerutu ratu sambil menatap steven kesal)


sudah sudah...aku sudah cukup muak dengan semua drama ini.....sekali lagi aku tegaskan pada kakak...kita hanya pasangan kontrak dan aku tidak mau sampai menikah dengan kakak atas dasar sebuah kontrak perjanjian seperti sekarang ini (ucap ratu menatap serius pada steven)


hmmmmmm......kamu tidak tau ratu kalo sekarang aku sudah menyayangimu sungguh sungguh (gumam steven dalam hati kecilnya)


kenapa kakak diam apa sekarang kakak sudah paham! (ucap ratu dengan begitu juteknya)


tak lama pelayan datang menghidangkan pesanan tadi dan setelah selesai pelayan itu kembali pergi ke dapur, steven segera menyantap makanannya berbeda dengan ratu yang hanya diam saja melihat steven melahap makanan dengan santai di depannya.

__ADS_1


jika sedang makan seperti ini ternyata ka stev tampan juga...pantas saja astrid menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya....ahhhrggggg apa apaan sih ratu...kenapa aku malah memujinya huh...sepertinya otakku error deh (gumam ratu yang refleks memukul mukul kepalanya untuk menghilangkan semua pujiannya pada steven tadi)


steven menatap ratu yang tengah memukul mukul kepalanya sambil mengerutkan dahi akhirnya steven berhenti makan sejenak dan menatap tajam ratu.


ratu sayang...kenapa kamu memukul kepalamu sendiri...apa kau gila karena melihat pria tampan makan dengan sexsi di depanmu hah (ucap steven menggoda dengan sringai liciknya)


ratu membulatkan matanya sempurna menatap tajam steven dengan penuh kekesalan dan amarah, tanpa basa basi ratu beranjak dari duduknya dan hendak pergi ke luar restoran itu namun gerakannya kalah cepat, steven berhasil menahannya dengan menarik tangan ratu lalu memaksanya untuk kembali duduk.


kamu mau kemana...ayo duduk...dan temani aku makan (ucap steven dengan tatapan tajam membunuh yang sukses membuat bulu kuduk ratu merinding hingga dia kembali duduk)


dasar pria menyebalkan kenapa malah dia yang marah dan aku yang ketakutan (gumam ratu)


kenapa kau malah diam cepat makan makananmu, aku sudah memsankannya untukmu (ucap steven berubah dingin)


kenapa kakak memaksaku, kakak kan tau aku tadi sudah sarapan dan baru pukul berapa kak?


aku masih kenyang (jawab ratu)


apa kau mau membantahku, apa perlu aku menyuapimu (ucap steven dengan sringai liciknya)

__ADS_1


a...aahhhh tidak perlu, aku bisa makan sendiri (ucap ratu yang langsung memakan steak di hadapannya)


__ADS_2