PENDERITAAN RATU KECIL

PENDERITAAN RATU KECIL
MEMPERHATIKAN RATU


__ADS_3

diperjalanan ratu sedikit merasa lega, sebab dia bisa menghindari doni yang menghadangnya di jalan tadi.


pyuhhhh...alhamdulillah aku bisa lolos dari si brandal itu, kalo enggak haduhhh gak tau deh nasibku bakal kaya gimana🤦‍♀ (ucap ratu pelan sambil mengusap dadanya)


tak lama ratu pun sampai di depan perusahaan atmaja grup dan dia segera turun masuk ke dalam perusahaan mengganti pakaiannya dan segera melakukan kerjanya seperti biasa hingga tak lama nasib buruk kembali menimpanya karena tak sengaja dia menyenggol seorang karyawan perempuan yang ternyata adalah sekretaris diah yang hendak memberikan dokumen penting pada randi siang itu.


brukkkk (ratu menabraknya hingga teh membuat rok sekretaris diah basah)


aduh...kamu ini gimana sih, kalo jalan pake mata! (bentak sekretaris diah sambil membersihkan roknya)


ma..maaf mba saya gak sengaja....sini biar saya bersihkan (ucap ratu sambil hendak membersihkan rok diah)


tidak perlu, yang ada rok mahal ku akan semakin rusak jika di pegang cleaning service sepertimu, minggir! (bentak sekretaris diah dengan angkuhnya)


ratu hanya berdiri diam membeku lalu membereskan pecahan gelas yang berserakan di lantai.


hmmm...apakah se hina itu kehidupanku sekarang, harusnya aku bisa menikmati harta peninggalan ayah untuk bekal hidupku, tapi aku justru malah harus menderita dan mengurusi ibu tiriku yang sakit sakitan (gumam ratu dalam hati kecilnya)


hingga tak terasa butiran bening mulai keluar perlahan tanpa izin dari pelupuk matanya, ratu tetap berusaha tegar semampunya walau bagaimanapun air mata tidak bisa menyembunyikan kesedihan dan beban hidup yang harus dia tanggung sendirian.


tanpa ratu sadari sedari tadi ada sepasang mata yang menyaksikan kejadian itu, orang tersebut adalah randi, dia menyaksikan semua kejadian itu dari awal hingga ratu selesai membersihkan pecahan kaca tersebut, dan entah mengapa randi merasa dirinya sakit sekali ketika melihat ratu dibentak orang lain bahkan hingga menangis dan diperlakukan hina di depan umum sampai menjadi pusat perhatian karyawan lainnya.


aneh kenapa aku merasakan perasaan yang aneh ini ketika melihat dia disakiti orang lain (gumam randi)

__ADS_1


setelah melihat ratu sudah kembali ke dapur randi pun pergi ke ruangannya yang ternyata sudah ada sekretaris bay juga sekretaris diah yang diutus zidan untuk memberikan dokumen penting itu, randi berjalan masuk dan meminta bay untuk diam di luar sedangkan membiarkan sekretaris diah dahulu yang menemuinya.


bay kau tunggu disini, sekretaris diah ikut saya ada yang hendak saya bicarakan pada anda (ucap randi dengan nada yang dingin)


sekretaris diah masuk ke dalam mengikuti randi dan setelah randi duduk di bangku kebesarannya dengan berani sekretaris diah ikut duduk di hadapan randi dengan memancarkan senyum termanis menurutnya.


ahhhh...aku harus bersikap manis agar ceo randi bisa terpesona padaku, kalau aku tidak bisa mendapatkan tuan zidan maka aku harus mendapatkan tuan randi atmaja (gumam diah)


siapa yang menyuruhmu duduk dihadapanku dan tersenyum! (ucap randi dingin tanpa eksfresi)


a..ah...maaf tuan saya sudah lancang (ucap diah merasa gugup dan langsung berdiri)


menjauhlah dari saya, dan simpan dokumennya di meja (titah randi)


cihhhh..bahkan orang ini jauh lebih dingin dan sombong dibandingkan tuan zidan yang selalu berhasil aku manfaatkan dalam situasi (gumam diah merasa putus asa)


ada yang ingin saya sampaikan padamu diah (ucap randi lagi masih tanpa ekafresi dan menatap tajam ke arah diah)


aduh dia mau ngomong apa sih, ko menakutkan gitu ya, tau gini aku gak mau bersikaf kaya tadi (gumam diah)


a..apa. tuan silahkan anda sampaikan saja saya akan mendengarkannya (ucap diah sedikit gugup)


berapa harga rok yang kau pakai itu? (tanya randi dingin)

__ADS_1


apa?....omg ternyata dia merhatiin aku diam diam sampai nanyain harga rok aku, apa tuan randi mau beliin rok buat aku ya aduhhhh baik banget (gumam diah ke geer an )


heyyy..kenapa kau diam dan malah tersenyum sendiri? (bentak randi)


ahhh...tidak tuan harganya hanya 1 juta tuan (ucap diah yang kembali sadar)


randi tersenyum miris lalu mendekati diah dengan tatapan elangnya yang membuat siapapun yang melihatnya akan gemetar ketakutan.


kenapa rok mahal mu bisa kotor? (tanya randi)


kenapa bapak menanyakan itu? (tanya balik diah)


jawab saja! (ucap randi)


hmmm...ini karena cleaning service sialan tadi yang menabrak saya tuan di loby (jawab sekretaris diah)


randi langsung naik pitam dan tersulut emosi ketika mendengar diah dengan beraninya mengatakan ratu sialan di hadapannya seperti itu tanpa penyesalan sama sekali.


randi mendorong tubuh dia hingga dia kehilangan keseimbangan dan jatuh ke lantai, diah seketika merasa ketakutan dengan perlakuan kasar dari randi.


saya peringatkan padamu, jangan sekali kali kamu merendahkan ratu, apalagi menghinanya dihadapanku atau kau akan tanggung sendiri akibatnya jika berurusan dengan randi atmaja!!!!!! (ancam randi lalu meninggalkan diah dan kembali duduk di bangku kekuasaannya)


sekarang pergi dari ruangan saya (titah randi tegas)

__ADS_1


diah langsung berdiri dan segera keluar dari ruangan randi dengan wajah yang pucat dan tubuh yang masih gemetar ketakutan dia bahkan tidak menyapa sekretaris han dan langsung berlari begitu saja.


__ADS_2